Sukses

Top 3: Naiknya Kasus COVID-19 di India hingga Desakan Dubes Myanmar untuk PBB Jadi Sorotan

Liputan6.com, Jakarta - Kasus COVID-19 di India terus bertambah. Jumlah kasus positif hariannya kian naik, bahkan angka kematiannya mencapai yang tertinggi dalam lima bulan terakhir. 

Berita ini pun menjadi yang terpopuler di kanal Global Liputan6.com edisi Minggu (11/4/2021).

Beralih ke berita populer lainnya, media asing ikut menyorot bencana gempa bumi yang terjadi di kota Malang pada Sabtu (10/4). Gempa bermagnitudo 6,0 tersebut tidak hanya menghebohkan dalam negeri namun juga tersorot oleh media asing.

Informasi penting lainnya adalah Duta Besar Myanmar untuk PBB agar menyerukan zona larangan terbang dan sanksi. Hal ini seiring dengan banyaknya tekanan kepada pemerintah militer untuk mengakhiri tindakan keras yang mematikan dan memulihkan demokrasi.

Simak ketiga berita paling populer di kanal Global Liputan6.com edisi Minggu (11/4/2021):

 

2 dari 4 halaman

1. Kasus Harian COVID-19 di India Capai Rekor Baru, Angka Kematian Tertinggi dalam 5 Bulan

India melaporkan rekor jumlah infeksi baru COVID-19 pada Jumat 9 April 2021 dengan kematian harian juga mencapai yang tertinggi dalam lebih dari lima bulan ketika negara itu berjuang melawan gelombang kedua infeksi dan negara-negara bagian mengeluhkan kekurangan vaksin yang terus-menerus.

Negara terpadat kedua di dunia melaporkan 131.968 infeksi baru dan 780 kematian pada hari Jumat - peningkatan harian terbesar sejak pertengahan Oktober.

Simak berita selengkapnya di sini...

3 dari 4 halaman

2. Media Asing Sorot Gempa Malang Hari Ini

Gempa bermagnitudo 6,0 melanda lepas pantai pulau Jawa Indonesia, Sabtu 10 April 2021, badan geologi Amerika Serikat United States Geological Survey (USGS) mengatakan, tetapi tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan.

Media asing menyorot lindu yang dilaporkan terjadi di wilayah Malang tersebut.

Baca berita lengkapnya...

4 dari 4 halaman

3. Dubes Myanmar untuk PBB Desak Zona Larangan Terbang Akibat Banyak Pendemo Tewas

Duta Besar Myanmar untuk PBB telah menyerukan zona larangan terbang dan sanksi, menyusulkomunitas internasional memberikan lebih banyak tekanan kepada pemerintah militer untuk mengakhiri tindakan keras yang mematikan dan memulihkan demokrasi, dan ketika korban tewas terus meningkat dengan puluhan lainnya dilaporkan tewas pada dini hari Sabtu.

Informasi selengkapnya...