Sukses

Selidiki Asal-Usul COVID-19 di Wuhan, WHO: Semua Hipotesis Dipertimbangkan

Liputan6.com, Beijing - Anggota tim peneliti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyelidiki asal-usul pandemi Virus Corona melakukan kunjungan ke rumah sakit lain di Wuhan yang merawat pasien COVID-19.

Kunjungan ini menandai hari kedua proses pengamatan pandemi COVID-19 oleh tim peneliti WHO di China.

Rumah Sakit Jinyantan adalah salah satu rumah sakit pertama di Wuhan yang menangani pasien COVID-19 pada awal tahun 2020 lalu.

Pertemuan tatap muka pertama tim dengan ilmuwan China berlangsung pada Jumat (29/1), sebelum para ahli yang berspesialisasi dalam kesehatan hewan, virologi, keamanan pangan, dan epidemiologi mengunjungi situs awal wabah lainnya, yaitu Hubei Integrated Chinese and Western Medicine Hospital.

WHO yang berbasis di Jenewa mengatakan pada Kamis malam di Twitter bahwa timnya berencana untuk mengunjungi rumah sakit, pasar-pasar seperti Pasar Makanan Laut Huanan yang terkait dengan banyak kasus infeksi pertama, Institut Virologi Wuhan, serta laboratorium di fasilitas terkait dan Pusat Pengendalian Penyakit Wuhan.

"Semua hipotesis dipertimbangkan saat tim mengikuti pengamatan dalam pekerjaan mereka untuk memahami asal-usul virus COVID-19," tulis WHO di Twitter, demikian seperti dikutip dari Channel News Asia, Sabtu (30/1/2021).

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 4 halaman

Meminta Data yang Mendetail

Dikatakan juga bahwa tim peneliti tersebut telah meminta "data dasar yang mendetail" dan berencana untuk berbicara dengan responden awal dan beberapa pasien pertama.

Kunjungan peneliti WHO sebelumnya tidak berujung pada penemuan pasti asal-usul virus.

Menentukan asal wabah pada biasanya merupakan upaya yang panjang dan membutuhkan penelitian hingga bertahun-tahun - yang termasuk mengambil sampel hewan, analisis genetik, dan studi epidemiologi.

Salah satu kemungkinan munculnya wabah disebut adalah karena pemburu satwa liar yang mungkin menularkan virus kepada pedagang yang membawanya ke Wuhan.

Pemerintah China telah mempromosikan teori, dengan sedikit bukti, bahwa wabah mungkin dimulai dengan impor makanan laut beku yang tercemar virus. 

Namun para ilmuwan dan lembaga internasional skeptis terhadap dugaan tersebut.

3 dari 4 halaman

Infografis 7 Tips Cegah Klaster Keluarga COVID-19

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Berikut Ini: