Liputan6.com, Meksiko: Tequila adalah Meksiko. Jika Anda bertandang ke Jalisco, Meksiko, warga setempat akan dengan bangga melontarkan semboyan ini. Maklum, 80 persen warga kota yang tanahnya mengandung unsur belerang ini berprofesi sebagai pengolah tequila, minuman beralkohol khas negara Amerika Latin itu. Baru-baru ini, reporter SCTV Apriliana dan Joni Akbar dari SCTV berkunjung ke Negeri Sombrero untuk menelisik lika-liku pengolahan tequila.
Bahan dasar minuman ini adalah tanaman blue agave yang memang tumbuh subur di tanah berbelerang. Sebenarnya, di negara ini terdapat 136 spesies tanaman agave. Tapi cuma blue agave yang paling baik dan aman digunakan sebagai bahan dasar tequila. Nah, jantung tanaman sejenis kaktus inilah yang diolah.
Di pabrik, jantung blue agave yang bentuknya seperti buah nanas raksasa itu dipanaskan dalam oven. Selanjutnya, didinginkan selama delapan jam untuk kemudian dikuliti. Setelah itu buahnya dipotong-potong lantas digiling sampai mengeluarkan ekstrak yang mengandung gula dan minyak. Terakhir, disuling agar cairan gula dan minyak terpisah. Sementara kulitnya dapat diolah pula menjadi bahan pembuat kertas.
Maka jadilah tequila yang terkenal sampai mancanegara itu. Minuman tersebut kemudian dikemas dalam berbagai bentuk dan warna botol setelah sebelumnya dicampur dengan zat tambahan seperti karamel atau sari aroma kayu. Untuk mendapatkan tequila berkualitas prima, bisanya para pembuatnya menyimpan minuman itu di dalam drum sampai beberapa tahun.
Awalnya, secara hukum tequila cuma boleh diproduksi di Jalisco. Namun, setelah perjuangan panjang seorang pengusaha selama beberapa tahun, peraturan itu berubah. Dia diizinkan mendirikan pabrik tequila di Tamaulipas. Kemudian, pengusaha lain membangun pabrik tequila pula di Kota Penjamo.
Tapi, hati-hati menenggak minuman tradisional khas Meksiko ini. Dalam keadaan normal, orang bisa teler hanya dengan mereguk tiga gelas saja. Wajar, rata-rata minuman ini berkadar alkohol 38-40 persen. Bahkan, ada pula yang sampai 55 persen. Wah!(MTA)
Bahan dasar minuman ini adalah tanaman blue agave yang memang tumbuh subur di tanah berbelerang. Sebenarnya, di negara ini terdapat 136 spesies tanaman agave. Tapi cuma blue agave yang paling baik dan aman digunakan sebagai bahan dasar tequila. Nah, jantung tanaman sejenis kaktus inilah yang diolah.
Di pabrik, jantung blue agave yang bentuknya seperti buah nanas raksasa itu dipanaskan dalam oven. Selanjutnya, didinginkan selama delapan jam untuk kemudian dikuliti. Setelah itu buahnya dipotong-potong lantas digiling sampai mengeluarkan ekstrak yang mengandung gula dan minyak. Terakhir, disuling agar cairan gula dan minyak terpisah. Sementara kulitnya dapat diolah pula menjadi bahan pembuat kertas.
Maka jadilah tequila yang terkenal sampai mancanegara itu. Minuman tersebut kemudian dikemas dalam berbagai bentuk dan warna botol setelah sebelumnya dicampur dengan zat tambahan seperti karamel atau sari aroma kayu. Untuk mendapatkan tequila berkualitas prima, bisanya para pembuatnya menyimpan minuman itu di dalam drum sampai beberapa tahun.
Awalnya, secara hukum tequila cuma boleh diproduksi di Jalisco. Namun, setelah perjuangan panjang seorang pengusaha selama beberapa tahun, peraturan itu berubah. Dia diizinkan mendirikan pabrik tequila di Tamaulipas. Kemudian, pengusaha lain membangun pabrik tequila pula di Kota Penjamo.
Tapi, hati-hati menenggak minuman tradisional khas Meksiko ini. Dalam keadaan normal, orang bisa teler hanya dengan mereguk tiga gelas saja. Wajar, rata-rata minuman ini berkadar alkohol 38-40 persen. Bahkan, ada pula yang sampai 55 persen. Wah!(MTA)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296017/original/033910000_1784000101-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T103335.623.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9316388/original/075760100_1785924799-cek_fakta_-_cpns_kementerian_imigrasi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5569782/original/065699500_1777454729-Tugas__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/382432/original/041102aLntequila.jpg)