Sukses

Taman Ini Berisi Potongan Tubuh Boneka, Horor Atau...

Liputan6.com, Atlanta - Pohon-pohon nan menjulang tinggi ditambah jejeran bangku kayu dan udara yang sejuk bisa Anda dapatkan saat berkunjung ke sebuah taman. Namun suasana berbeda disajikan taman unik berikut.

Di taman yang satu ini, pemandangan indahnya berbeda karena dibubuhi dengan pameran seni. Di Constitution Lakes Park, Atlanta banyak 'pajangan' yang sengaja ditata seapik mungkin.

Seperti yang dilansir oleh CNN, Jumat  (23/8/2019), taman itu ternyata mengoleksi barang-barang yang sudah tidak terpakai dan dipajang di sana. Mulai dari boneka bayi tanpa tubuh dan beberapa boneka lainnya.

Selain itu ada boneka dinosaurus, Superman --tokoh pahlawan Marvel-- tanpa kepala yang mengenakan baju kapten dengan tulisan disampingnya 'O, CAPTAIN! MY CAPTAIN!'. Semuanya diletakkan di jalan-jalan sempit taman.

Kepala boneka lain ditempatkan di dalam bilah kipas yang dibuang dengan tulisan di dekatnya, 'tarian kipas'.

Selain itu ada juga 'perpustakaan umum' dengan buku-buku yang bisa diambil dan dibawa. Pada akhir Mei lalu, salah satu buku yang tersedia berjudul Rumah Kecil di Hutan Besar'.

2 dari 2 halaman

Dari Mana Awal Mulanya?

Pajangan kreatif yang terbuat dari benda-benda yang telah hancur ini adalah ide Joey Slaton, seorang tukang kayu daerah Atlanta.

Ide itu muncul pada Februari 2011. "Saat saya mendaki di Constitution Lakes, saya mulai menemukan boneka, sepeda dan beberapa barang lagi," ujarnya.

"Jejak itu dimulai sebagai semacam lelucon bagi beberapa orang, namun mereka tetap memberanikan diri untuk berjalan jauh menemukan boneka," lanjut Slaton.

Ia juga menambahkan, "Barang-barang ini menjadi seni publik dan dibuat oleh publik. Beberapa orang kesini tidak hanya melihat boneka saja, ada juga yang memetik ceri." kata Salton yang dikutip dari CNN.

"Tidak ada yang melindungi pajangan, tetapi orang-orang yang datang mengatakan bahwa untuk menemukannya harus berjalan satu mil, seperti hampir ke hutan." tuturnya.

 

 

Reporter: Aqilah Ananda Purwanti

Loading
Artikel Selanjutnya
Hutan Desa Rio Kemuyang, Oasis Kehidupan di Tengah Kekeringan Jambi
Artikel Selanjutnya
Hutan atau Pantai, Destinasi Liburan Favorit Bisa Ungkap Kepribadian