Sukses

Pria India Ini Tewas Diduduki Gajah, Kok Bisa?

Liputan6.com, Kerala - Seorang laki-laki tewas diduduki gajah tak lama usai korban memukul binatang besar itu dengan tongkat saat memandikannya di Karappuzha, Distrik Kottayam, Kerala di India selatan.

Daily Mail menyebut, Arun Panikkar memukul hewan berbelalai itu dengan tongkat agar si gajah berbaring untuk dibersihkan punggungnya. Tetapi hewan itu enggan melakukannya.

Dikutip dari The Sun, Selasa (5/2/2019), Panikkar dilaporkan tergelincir ke bawah binatang besar itu tepat saat sang gajah akhirnya mau duduk. Alhasil kepala pria 40 tahun itu tertindih dan diduga kehabisan napas.

Rekaman CCTV menunjukkan pria yang merupakan penjaga gajah itu tengah berdiri di dekat sisi gajah ketika ia terlihat memerintahkan binatang jumbo itu untuk duduk. Namun tak lama kemudian dia tergelincir tepat ke bagian bawah saat hewan besar itu duduk.

Seorang lelaki lain yang berada di dekatnya terlihat bergegas memberikan bantuan dan berupaya memindahkan gajah besar. Namun upaya sia-sia dan sulit dilakukan karena hewan itu enggan bangkit kembali.

Akhirnya ia berhasil membujuk hewan besar itu berdiri menggunakan tongkat besar. Lalu penjaga gajah yang tertindih pun segera dievakuasi. Kendati demikian semua sudah terlambat, korban sudah meninggal dunia.

Pemeriksaan mengonfirmasi bahwa Panikkar terbunuh seketika.

Saat ini penyelidikan atas kejadian itu tengah berlangsung, dengan temuan sementara menunjukkan bahwa gajah tersebut merupakan milik rumah sakit setempat. 

 

Saksikan juga video berikut ini:

2 dari 2 halaman

Pria di Thailand Diinjak-injak 5 Gajah hingga Tewas

Nasib malang dialami oleh Masaree Samar. Pria asal Thailand tersebut tewas setelah diinjak-injak oleh lima ekor gajah liar di dekat perkebunan karet pada Jumat, 29 Juni 2018.

Dikutip dari laman Thestar.com.my, Minggu 1 Juli 2018, pria berusia 40 tahun itu tewas pada Jumat pagi di Provinsi Yala selatan yang dikenal sebagai rumah bagi gajah.

"Korban sedang mengendarai sepeda motornya dan berhenti di hutan untuk menyadap karet dan tiba-tiba dihampiri oleh lima gajah," kata kapten polisi Sathit Woonchoom.

"Saya telah melakukan otopsi dengan seorang dokter dan menemukan luka di punggung dan kepalanya," kata Sathit.

Menurut Pusat Konservasi Gajah Thailand, populasi gajah liar Negeri Seribu Pagoda itu telah berkurang menjadi sekitar 2.700 dari 100.000 sejak tahun 1850.

Deforestasi dan kehilangan habitat telah membuat gajah lebih dekat dengan manusia dalam beberapa dekade terakhir dan mereka sering terlibat konflik dengan penduduk desa, bahkan kadang membunuh manusia.

Penduduk desa juga kerap membunuh gajah meskipun mereka adalah spesies yang dilindungi. Gajah juga diburu atau dijinakkan untuk hiburan dan pariwisata.

Thailand telah mendapat kecaman karena pemanfaatkan gajah sebagai sarana hiburan dan pariwisata yang melewati batas. Mereka juga dijadikan sebagai anggota sirkus, tumpangan serta kebutuhan pembuatan film.

Loading
Artikel Selanjutnya
Empat Gajah Sirkus Sengaja Dibeli supaya Bisa Pensiun
Artikel Selanjutnya
Detik-Detik Gajah Mengamuk di Pawai Buddha Sri Lanka, 18 Orang Terluka