Sukses

Penusukan di Festival Musik London, 4 Orang Terluka

Liputan6.com, London - Penusukan terjadi di sebuah festival musik di London timur. Empat orang ditikam dan terluka.

Dua dari korban yang menjadi target penusukan pada festival Garage Nation di Hainault Forest Country Park pada Sabtu 30 Juli 2018 waktu setempat langsung diterbangkan ke rumah sakit.

"Salah satu dari mereka, berusia 26 tahun, mungkin mengalami cedera yang berdampak serius," kata Kepolisian Metropolitan seperti dikutip dari BBC, Senin (2/7/2018).

Petugas menduga orang-orang itu ditikam dalam perkelahian di area VIP, lalu sekelompok tersangka laki-laki berlari menuju pintu masuk utama.

"Korban lain memiliki luka tusuk dan tebas yang tak begitu parah," jelas kepolisian.

Korban kedua yang diterbangkan ke rumah sakit, berusia 22 tahun, memiliki luka yang tidak membahayakan jiwa.

Lalu korban ketiga dibawa ke rumah sakit London timur dengan luka tikaman yang tak parah dan sudah pulang dari rumah sakit.

Keempatnya sempat dirawat di tempat kejadian oleh petugas medis dan dilarikan ke rumah sakit sebelum polisi tiba.

Polisi Metropolitan dipanggil pada 19.35 BST dan London Ambulance Service serta London's Air Ambulance segera datang.

Sejauh ini belum ada ada penangkapan dan investigasi lebih lanjut.

Menurut situs web acara itu, diperkirakan ada 15 ribu orang pada festival tersebut, serta lebih dari 100 artis beraliran garage, house and RnB tampil.

 

 

Saksikan juga video berikut ini:

 

2 dari 2 halaman

Keterangan Saksi

Mel Dee sedang dalam perjalanan ke salah satu bar di festival musik bersama tiga temannya ketika melihat salah satu korban disabet pisau di bagian belakang.

"Kami melihatnya pergi ke arah seseorang dengan cara yang sangat agresif. Lalu dia mengejutkan orang-orang," katanya.

"Mereka lalu melukai punggungnya, menebasnya. Lukanya sangat dalam, dia menggerutu."

Perempuan 21 tahun dari London utara itu menambahkan, "Tiba-tiba dia berlari ke arah siapa pun itu, sekitar 15 orang. Pisau lain lalu terlihat dikeluarkan.

"Saya bisa melihat orang saling tinju, Kami berlari sejauh mungkin."

Dee menggambarkan keamanan di Garage Nation sangat mengerikan.

"Mereka tidak memiliki keamanan di pintu gerbang masuk. 'Mereka berkata, 'Bisakah kami memeriksa tas Anda?' dan mereka meminta kami membukanya tetapi tak diperiksa dengan benar lalu membiarkan kami lewat."

"Festival-festival lain yang pernah saya kunjungi jauh lebih ketat."

Pernyataan Dee dibantah oleh seorang juru bicara dari promotor Garage Nation. "Kami menjalankan rezim kebijakan pemeriksaan empat lapis yang ketat," jelas mereka.

"Keamanan itu dijalankan dan disepakati sejalan dengan perencanaan yang telah berlangsung selama 12 bulan."

Pihak penyelenggara mengatakan mereka membantu polisi dalam penyelidikan insiden penusukan ini.

Loading
Artikel Selanjutnya
Diduga Depresi, Anak di Bogor Tusuk Ibu Kandung
Artikel Selanjutnya
Maia Estianty Akan Mengunjungi El Rumi di London