Sukses

Sup Panas Tumpah di Paha Model, Maskapai Korsel Didenda Mahal

Liputan6.com, Incheon - Maskapai penerbangan Asiana Airlines asal Korea Selatan harus membayar denda sebesar 109,6 juta won atau setara dengan Rp 1,3 miliar akibat melukai seorang penumpang.

Penumpang maskapai penerbangan tersebut mengalami luka bakar setelah tersiram kuah sup yang sangat panas.

Dikutip dari laman Straits Times, Kamis (18/1/2018), peristiwa itu terjadi karena pramugari lalai dan menumpahkan sup panas ke penumpang wanita tersebut.

Akibatnya, korban mengalami luka bakar pada bagian perut, paha, dan alat kelaminnya.

Korban diketahui bermarga Chang. Kala itu ia hendak bertolak dari Incheon, Korea Selatan menuju Paris, Prancis dengan fasilitas kelas bisnis.

Tak terima dengan hal itu, Chang mengajukan tuntuan ganti rugi uang. Dalam gugatannya, Chang mengatakan bahwa maskapai tersebut tak memiliki persediaan pertolongan darurat untuk menangani luka bakar.

Korban mengaku hanya mengandalkan salep, sekantong es, dan beberapa obat penahan rasa sakit setiba di Paris. Chang adalah seorang model dan ia mengaku sulit sepenuhnya kembali bekerja akibat luka tersebut.

Ia harus menunggu hingga 10 tahun sampai kulitnya pulih dan mulus seperti sediakala.

Dalam pernyataannya, Asiana Airlines mengatakan bahwa kesalahan terjadi akibat kesalahan Chang sendiri. Sebab, akibat senggolan tangannya, kuah sup panas itu tumpah.

Akan tetapi, Pengadilan Seoul, Korea Selatan memutuskan untuk memenangkan Chang dalam perkara ini. Pihak maskapai harus mengganti rugi Rp 1,3 miliar akibat kerusakan yang ia alami.

 

2 dari 2 halaman

Pesawat Tujuan Tokyo Putar Balik ke LA

Kejadian tak mengenakan yang dialami penumpang juga pernah terjadi. Namun, hal ini terjadi karena kesalahannya sendiri.

Pada Desember 2017, Penumpang pesawat All Nipon Airways (ANA) dengan nomor penerbangan 175 dari Los Angeles menuju Tokyo harus mengalami kejadian tak menyenangkan. Pasalnya, mereka harus kembali lagi ke LA setelah pesawat terbang selama empat jam.

Menurut sumber dari ANA, pesawat yang mengangkut 226 penumpang itu memutar balik setelah ada kesalahan administrasi penumpang.

Dikutip dari CNN, kru pesawat menemukan bahwa terdapat penumpang yang seharusnya tak ikut dalam penerbangan itu. Mereka pun memutuskan untuk kembali ke Los Angeles.

Berdasarkan seorang aparat penegak hukum, hal itu berawal saat dua orang kakak beradik yang sama-sama menuju Tokyo memesan tiket dengan penerbangan berbeda. Ia mengatakan bahwa mereka memiliki nama yang sangat mirip.

Entah kenapa keduanya diizinkan untuk naik ke pesawat ANA, meski hanya satu dari mereka yang memesan tiket maskapai asal Jepang itu. Saat pesawat telah mengudara, kru baru menyadari kekeliruan tersebut.

Kepada CNN, ANA mengatakan bahwa keputusan untuk kembali ke Los Angeles merupakan bagian dari prosedur keamanan, jika terjadi kesalahan mengangkut penumpang.

"Kru kabin memberi tahu pilot bahwa seorang penumpang naik di pesawat yang salah, pilot lalu memutuskan untuk kembali ke bandara awal," ujar maskapai tersebut dalam sebuah pernyataan.

Untuk mengetahui bagaimana penumpang itu bisa salah naik pesawat, penyelidikan pun dilangsungkan.

ANA 175 lepas landas dari Bandara Internasional Los Angeles pada 11.36 pada 26 Desember 2017 dan kembali lagi pada 19.33.