9 Oktober 1876: Alexander Graham Bell Lakukan Percakapan Telepon Jarak Jauh Pertama

Begini sejarah telepon dua arah yang dilakukan Alexander Graham Bell dan asistennya pada 9 Oktober 1876.

Diterbitkan 09 Oktober 2026, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Washington D.C - Sejarah telepon dua arah lewat kabel luar pertama dilakukan oleh Alexander Graham Bell bersama asistennya yang sama-sama seorang penemu pada 9 Oktober 1876. Di siang hari, Bell mengobrol selama tiga jam bersama sang asisten, Thomas Watson. Menariknya adalah, Bell berada di Boston sedangkan Watson di Charles River, Cambridgeport.

Dikutip dari Live Science, Jumat (9/10/2026), ini adalah panggilan telepon dua arah pertama yang terkirim melalui kabel luar ruangan dan pada akhirnya hal ini membuka jalan untuk terbentuknya jaringan global yang mengubah cara orang berkomunikasi.

Bell dan Watson sudah berkomunikasi melalui perangkat mereka sejak bulan Maret tahun itu, tidak lama setelah perangkat "telegraf" Bell yang sudah sempurna dipatenkan. Namun, perintah yang terdengar dengan suara gemerisik tersebut, "Tuan Watson, tolong datang ke sini. Saya ingin bertemu," hanya disampaikan dalam jarak dekat.

Sebaliknya, telepon di bulan Oktober tersebut berlangsung selama beberapa jam dan dikirim lewat kabel telegraf yang panjang.

Bell berada di kerumunan sekelompok penemu yang sedang merancang cara untuk mentransmisikan suara lewat listrik. Beberapa dekade sebelumnya, Antonio Meucci menciptakan, dan mengambil langkah-langkah awal untuk mematenkan, sebuah "telectrophone" untuk berkomunikasi dengan istrinya yang sedang terbaring di tempat tidur ruangan lain.

Di tahun 1861, penemu asal Jerman Johann Philipp Reiss mencitakan istilah "telephon" untuk menggambarkan perangkat yang ia buat, yang merubah gelombang suara menjadi sinyal listrik dan sebaliknya. Sinyal yang ia kirimkan berhasil mereproduksi melodi dengan tepat, tapi kata-katanya terlalu tidak jelas untuk dipahami. Kemudian sekitar waktu yang sama dengan Bell, Elisha Gray mengembangkan rancangan yang mirip menggunakan mikrofon air.

Kunci dari kemampuan Bell dalam mentransmisikan suara adalah ide untuk mengirimkan beberapa transmisi frekuensi secara bersamaan, yang dilakukan dengan menggunakan apa yang ia sebut sebagai arus "bergelombang" atau arus yang berubah-ubah, alih-alih pulsa arus terputus-putus yang digunakan Samuel Morse untuk telegrafnya.

 

Proses Getaran Transmisi Suara

"Frekuensi osilasi arus listrik sebanding dengan frekuensi getaran benda penginduksi, yaitu dengan suara yang dihasilkan," tertulis dalam tulisan paten Bell.

"Intensitas arus bervariasi dengan amplitudo getaran, yaitu dengan tingkat kerasnya suara." Singkatnya, karakteristik arus tersebut mengodekan karakteristik suara.

Prototipe pertama milik Bell menggunakan diafragma, induktor (inti besi yang dililit kumparan kawat), magnet permanen, dan kabel penghubung. Saat gelombang suara menyentuh diafragma, gelombang tekanan menyebabkan diafragma bergetar.

Getaran ini menggerakkan induktor, mengubah medan magnet yang dihasilkannya. Hal ini menyebabkan arus mengalir di kumparan kawat. Arus tersebut kemudian ditransmisikan melalui kabel ke penerima, yang memiliki elemen-elemen yang sama tapi terpasang dengan urutan terbalik.

Percakapan jarak jauh pertama ini sangat menggugah semangat, tapi saluran telepon pertama, yang dipasang di bulan April 1877, hanya menghubungkan toko seorang pedagang dengan rumahnya. Mulanya, saluran telepon disewakan secara berpasangan dan digunakan untuk menghubungkan lokasi-lokasi terpisah.

Namun, pembukaan "pusat telepon" dan papan penghubung sekitar satu tahun setelahnya memungkinkan panggilan dialihkan antar lokasi, sehingga secara dramatis meningkatkan kegunaan penemuan tersebut.

Butuh waktu puluhan tahun sebelum panggilan telepon lintas benua pertama dilakukan, dan kabel telepon bawah laut lintas Atlantik pertama dipasang pada tahun 1956.

Industri telepon ikut mendorong munculnya sejumlah inovasi modern lainnya, termasuk sakelar, transistor yang akan mengantarkan era komputasi, kabel serat optik untuk transmisi data, dan satelit komunikasi.

Â