Sukses

8-9-1994: Kecelakaan Tragis Pesawat USAir 427, 132 Tewas

Liputan6.com, Florida - Dua puluh tahun silam atau pada 8 September 1994, pesawat USAir penerbangan 427 gagal melakukan pendaratan di landasan West Palm Beach, Florida. Sebanyak 132 orang di dalamnya pun tewas. Tak ada yang selamat.

Kala itu, kapal terbang itu sedang melakukan perjalanan dari Chicago ke Pittsburg. Sayangnya, 10 menit sebelum mendarat, pesawat tiba-tiba celaka. 

Tanpa sepengetahuan kru, pesawat tiba-tiba berguling-guling ke kiri. Pilot dan kopilot pun berusaha mengendalikan pesawat kembali dengan memutar kemudi pesawat ke kanan. Namun, pesawat terus berguling ke kiri.

USAir 427 itu pun jatuh ke tanah dengan kecepatan mendekati 500 km/jam. Seperti diberitakan banyak media saat itu, secara misterius mesinnya dikabarkan tak berfungsi.

Insiden tersebut disebut-sebut sebagai salah satu kecelakaan udara paling mematikan dalam sejarah AS.

Peneliti berhasil menentukan penyebab kecelakaan tersebut dalam satu atau dua minggu, tetapi dibutuhkan lebih dari 4 tahun untuk menentukan penyebab kerusakan pesawat tersebut.

Mereka menyebutkan, pilot kehilangan kontrol dan mereka baru menyadari ada problem di kemudi pesawat saat sudah berada di udara.

Kejadian serupa juga dialami oleh penerbangan Amerika Serikat lainnya, pesawat United Penerbangan 585. Yang membedakan kecelakaan UAL 585 dengan USA 427 adalah arah bergulingnya: UAL 585 berguling ke kanan ketika hendak melakukan pendaratan.

Para investigator mengatakan bahwa kedua kecelakaan tersebut disebabkan oleh masalah pada mesin penggerak ekor (rudder). Dan penyelidik menjelaskan pula bahwa masalah tersebut menyebabkan ekor bergerak ke arah yang berlawanan dari arah yang dikehendaki oleh pilot. Apabila pilot membelokkan kemudi ke kanan, maka ekor akan bergerak ke kiri. Demikian sebaliknya.

Di tanggal yang sama pada tahun 1508 patung marmer Michelangelo setinggi 13 kaki dipasang di Florence, Italia.

Sedangkan pada 1988, terjadi kebakaran hutan besar di Taman Nasional Yellowstone di AS -- taman nasional pertama di dunia, memaksa dilakukannya evakuasi bersejarah Old Faithful Inn. (Ein)