Harga Bahan Makanan Mulai Naik

Pedagang di Pasar Tebet, Jaksel, membantah kenaikan harga sembako dan sayur mayur dipicu rencana kenaikan BBM. Kenaikan harga sejumlah bahan makanan itu karena pasokan berkurang saat musim hujan.

Diterbitkan 07 Desember 2004, 13:56 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jakarta: Harga sejumlah bahan makanan di beberapa pasar tradisional di Jakarta mulai naik sejak sepekan terakhir. Padahal, usai Lebaran silam sempat turun. Sejumlah pedagang di Pasar Tebet, Jakarta Selatan, baru-baru ini, menuturkan, kenaikan harga disebabkan berkurangnya pasokan barang menyusul musim hujan. Dengan kata lain, bukan dipicu rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak.

Kenaikan harga sembilan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional bervariasi. Di antara harga bahan makanan yang melonjak cukup tajam adalah sayur mayur. Cabai merah, misalnya, naik Rp 6 ribu per kilogram. Sementara kacang panjang naik Rp 2.000 per kg.

Kenaikan harga membuat konsumen khawatir. Melambungnya harga barang makin tak terbendung bila harga BBM jadi naik tahun depan. Seperti diketahui, kenaikan BBM bisa menjadi pemicu efek domino kenaikan harga barang. Ketika harga BBM naik, ongkos distribusi dipastikan bertambah [baca: Kalla: Pemerintah Hati-Hati Menentukan Harga BBM].(YAN/Aldi Yarman dan Taufan Yudha)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6