Israel Menjamin Mundur Tanpa Kekerasan

Militer Israel menegaskan penarikan mundur Israel dari Jalur Gaza tidak akan dilakukan dengan kekerasan. Bila terjadi kekerasan, penarikan mundur Israel itu akan dihentikan hingga kekerasan berakhir.

Diterbitkan 15 Juni 2005, 05:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Liputan6.com, Jalur Gaza: Militer Israel menjamin penarikan mundur pasukannya dari Jalur Gaza tidak akan dilakukan dengan kekerasan. Kepala Staf Militer Israel Letnan Jenderal Dan Halutz menegaskan, bila terjadi kekerasan, pihaknya akan menghentikan penarikan mundur hingga kekerasan itu berakhir.

Kendati demikian, Halutz tidak merinci tingkat kekerasan yang bisa menangguhkan penarikan mundur itu. Sementara itu, para pejabat Israel dan Palestina saling berkoordinasi untuk mencegah tindak kekerasan saat Israel menarik diri dari tanah pendudukan itu.

Perdana Menteri Ariel Sharon dan Presiden Palestina Mahmud Abbas dijadwalkan akan bertemu 21 Juni mendatang untuk membahas penarikan Israel itu. Prioritas Abbas dalam pertemuan itu, menurut Menteri Luar Negeri Palestina Nassir Al Kidwa, adalah mencapai kesepakatan mengenai penarikan Israel sebagai pelaksanaan gencatan senjata Februari silam [baca: Palestina dan Israel Sepakat Mengakhiri Kekerasan].(ZIZ/Rcm)