Berlian Senilai Rp 17,9 Miliar Ditemukan oleh Pemburu Batu Permata

Proses sang pemburu batu tidak sebentar hingga akhirnya menemukan berlian berharga ini.

Diterbitkan 05 Oktober 2026, 21:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Washington D.C - Jack Pearadin adalah orang pertama yang mengakui bahwa hobi berburu berliannya belum membuahkan hasil, walaupun ia sudah menyaring batu-batuan selama lebih 12 tahun. Namun, di awal tahun ini, anggota cadangan Angkatan Laut tersebut bersama temannya berhasil menggali berlian seberat enam karat dari sebuah ladang di Arkansas, tempat ia menemukan lebih dari 300 baru permata sejauh ini.

Dikutip dari AP News, Senin (5/10/2026), tapi, berlian ini sangat berbeda dari yang pernah ia temukan sebelumnya. Pearadin mengklaim bahwa para kolektor memberitahunya bahwa berlian tersebut mungkin bernilai US$ 1 juta (Rp 17,9 miliar).

Setidaknya satu penilai berpengalaman berkata kepada The Associated Press bahwa berlian dengan ukuran dan kualitas seperti itu mungkin bernilai seperempat dari angka tersebut, tapi tetap saja sebuah penemuan yang luar biasa.

"Ya Tuhan! Ya Tuhan!" Pearadin berseru saat menyiarkan penemuan tersebut secara langsung di TikTok. "Astaga, kita dapat yang besar!" teriaknya setelah membilas kerikil dari ember lalu membalik tumpukan tersebut ke atas meja untuk memperlihatkan sisi-sisi berkilau dari berlian seberat 6.03 karat.

Dengan ukuran sebesar kuku jari, berlian ini adalah berlian terbesar yang ditemukan tahun ini di Crater of Diamonds State Park. Lebih dari 37 ribu berlian ditemukan sejak bekas tambang berlian terbuka ini menjadi bagian dari taman negara bagian di tahun 1972.

Taman tersebut memungut biaya sebesar US$ 15 (Rp 267 ribu) untuk mengisi ember dengan kapasitas 5 galon dengan batu-batu, dan pengunjung bisa menyimpan batu apapun yang mereka temukan.

Sebagian besar berukuran kecil dan nilainya mungkin hanya beberapa ratus dolar. Berlian terbesar yang pernah ditemukan di Amerika Serikat, sebuah batu seberat 40,23 karat yang dinamai "Uncle Sam," ditemukan di taman ini di tahun 1924.

 

Proses Kristalisasi Berlian

Pearadin, yang asalnya dari Missouri, sudah mencoba peruntungannya di taman tersebut sejak 2013, bahkan ia pindah ke Murfreesboro yang lokasinya tidak jauh dari sana untuk menekuni hobinya. Ia sudah menjual sebagian besar berliannya secara online

"Saya sangat menyukainya," tuturnya kepada The Associated Press.

Menurut pemandu taman tersebut Sarah Bivens, sebagian besar dari 400 hingga 800 berlian yang ditemukan di taman nasional tersebut setiap tahunnya memiliki berat sekitar seperempat karat. Namun, kata asisten pengawas taman Waymon Cox, ada juga beberapa yang lebih besar. Di tahun 2020, seorang manajer bank asal Arkansas menemukan berlian seberat 9 karat, dan pada tahun 2024, seorang pria asal Prancis menemukan berlian sebesar 7 karat.

Berlian terbentuk melalui proses kristalisasi di bawah tekanan dan panas yang sangat hebat di kedalaman Bumi, kemudian terdorong ke permukaan lewat aktivitas vulkanik sebelum tersebar oleh air atau angin.

Menurut manajer senior di Gemological Institute of America Nathan Renfro, berlian alami ini sering kali terlihat keruh dan berbentuk aneh, serta kehilangan sekitar 25 persen beratnya saat dipotong dan dipoles menjadi produk yang akan dijual oleh penjual perhiasan.

Renfro berkata bajwa AS hanya memiliki dua deposit berlian primer yang diketahui, lokasi-lokasi di mana kolom-kolom batuan vulkanik yang dulunya adalah lelehan telah mencapai permukaan, yaitu Crater of Diamonds dan Kelsey Lake di Colorado. Lahan-lahan tersebut sudah direklamasi setelah operasi penambangan komersial di sana bangkrut beberapa tahun yang lalu.

 

Batu-batu yang Ditemukan di Taman Nasional Terjual dengan Harga Tinggi

Kini, taman di Arkansas itu menjadi salah satu dari sedikit tempat di dunia di mana siapapun bisa mencari berlian dan membawa pulang temuan mereka.

"Ini adalah kegiatan yang cukup luar biasa karena terbuka untuk umum," ujar Renfro. "Sebagian besar tambang berlian memiliki sistem keamanan yang sangat ketat."

Penilai permata bersertifikat Laura Stanley di Little Rock menyebutkan sebuah berlian berukuran 0,17 karat yang berasal dari taman nasional tersebut biasanya bisa dijual dengan harga US$ 700 (Rp 12,5 juta). Namun, berlian kuning berkualitas tinggi seberat enam karat dari taman nasional tersebut bisa dijual seharga sekitar US$ 250 ribu (Rp 4,4 miliar), ujarnya, sebagian karena asal-usulnya.

Kristal Uncle Sam dipotong dan dipoles menjadi berlian seberat 12,42 karat yang disumbangkan ke Smithsonian National Museum of Natural History, di mana berlian tersebut dipamerkan dalam pameran "Great American Diamonds."

Pearadin menamai penemuan terbarunya sekaligus terbesar itu dengan nama "American Dream," atau sebuah cita-cita para individu yang pergi ke AS untuk memiliki kesempatan yang sama agar mencapai kehidupan yang lebih baik.

"Ini adalah berlian kuning yang sangat besar dan indah," tutur Pearadin.

Ia berencana untuk membagi keuntungan dengan sesama pemburu permata, Michael Schumacher dari Wisconsin, yang membantunya mengisi ember yang menampung batu tersebut. Ia juga membuka tambang kristal miliknya sendiri.

Â