Leani Ratri Oktila Borong Tiga Emas, Angkat Prestasi Bulutangkis Indonesia di ASEAN Para Games 2025

Atlet para bulutangkis Leani Ratri Oktila sumbang 3 emas di ASEAN Para Games 2025 Thailand, dorongan buah hati jadi bahan bakar semangat.

Diterbitkan 26 Januari 2026, 12:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kontingen Indonesia menambah koleksi medali emas dalam ajang ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand. Kali ini, emas diraih atlet para bulutangkis putri Leani Ratri Oktila.

Atlet yang punya pengalaman panjang di ajang-ajang olahraga disabilitas ini mempersembahkan tiga medali emas untuk kontingen Indonesia.

Emas pertama ia raih pada nomor ganda campuran SL3-SU5 berpasangan dengan Hikmat Ramdani, emas kedua di nomor ganda putri SL4, kemudian di nomor ganda putri SL3-SU5 berpasangan dengan Khalimatus Sadiyah.

"Alhamdulillah tiga medali emas APG Thailand ini," ujarnya di Indoor Stadium SPADT Convention Center 80th Birthday Anniversary Stadium, Nakhon Ratchasima, Thailand, Minggu, 25 Januari 2026 sore mengutip laman Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

APG 2025 Thailand menjadi laga multievent ke-6 yang ia ikuti, ia bersyukur masih bisa mempertahankan medali emas di saat banyaknya pemain muda yang bergabung dan menjadi pelapis para bulutangkis Indonesia.

"Ini kebetulan APG saya yang ke enam, jadi mungkin tidak ada yang spesial ya. Tapi bersyukurnya bisa mempertahankan medali emas itu dan hingga pertandingan hari ini saya mempersiapkan dengan baik jadi bisa dibilang tidak ada kendala berarti," urai atlet asal Kampar, Riau ini.

 

Dorongan Sang Anak Jadi Kunci

Leani mampu membagi fokus saat dirinya berlatih dan juga saat menjadi ibu dari anak-anaknya. Dorongan dan komunikasi dengan buah hatinya justru menjadi kunci semangatnya hingga mampu ke titik ini.

"Mungkin sekarang jadi ibu semangatnya jadi lebih tinggi justru, apalagi dengar support dari anak mungkin itu yang membuat berbeda dan terharu ya karena anak udah bisa ngerti dan bisa ngomong," jelas perempuan kelahiran 6 Mei 1991 ini.

Menurutnya, sejauh ini komposisi pemain para bulutangkis Indonesia sudah mulai regenerasi dengan baik, ia berharap di semua kelas para bulutangkis akan lahir atlet penerusnya.

"Untuk atlet Indonesia sebenarnya kita semua bisa bersaing dengan negara-negara lain seperti tuan rumah Thailand ini, apalagi sekarang kita sudah banyak regenerasi. Di kelas saya sendiri sudah ada pelapisnya sudah ada atlet generasi barunya. Di kelas yang lain juga banyak teman-teman yang bisa bersaing, terbukti sekarang banyak All Indonesian Finals," ujar atlet yang dijuluki Ratu Para Bulutangkis ini.

 

Harap Bisa Tembus Paralimpiade LA 2028

Di usia yang telah menginjak 34 tahun, Leani berharap masih bisa menembus Paralimpiade LA 2028. Ia berpesan agar para atlet muda yang baru bergabung di pelatihan nasional (pelatnas) agar dapat giat berlatih dan pantang menyerah.

"Tujuan utama saya nanti kalau masih diberi sehat dan rejeki, saya pengen bisa bermain lagi nanti di Paralimpiade Los Angeles 2028. Dan saya masih berambisi di single walaupun usia bertambah, keinginan bertambah, kemampuan berkurang tapi saya masih mau berusaha dulu," paparnya lagi.

"Pesan saya buat teman-teman yang baru tetap semangat jangan mudah menyerah, terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang dukungannya luar biasa baik lewat streaming yang komennya terus positif itu menjadi nilai tambah buat kami para atlet. Terima kasih juga kepada pemerintah yang memfasilitasi kami dengan cukup baik," pungkasnya.