Morgan Stanley Luncurkan Dana Cadangan Stablecoin, Perkuat Ekosistem Kripto

Morgan Stanley meluncurkan dana cadangan stablecoin untuk dukung penerbit kripto dan modernisasi sistem keuangan.

Diterbitkan 25 April 2026, 14:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan investasi global, Morgan Stanley, resmi meluncurkan produk baru berupa dana cadangan untuk stablecoin.

Produk bernama Stablecoin Reserves Portfolio (MSNXX) ini diperkenalkan di New York sebagai bagian dari Institutional Liquidity Funds Trust. Dana tersebut dirancang sebagai government money market fund.

Dalam keterangan resminya pada 23 April, dikutip dari Crypto Potato, Sabtu (25/4/2026), Morgan Stanley menyebut dana ini disesuaikan dengan kebutuhan pasar yang terus berkembang, khususnya bagi penerbit stablecoin.

Dana ini juga dirancang untuk memenuhi ketentuan cadangan yang diatur dalam GENIUS Act, sekaligus memberikan opsi yang sesuai regulasi bagi perusahaan penerbit stablecoin untuk menyimpan dana pendukung token mereka.

Co-Head of Global Liquidity Morgan Stanley, Fred McMullen, menyebut peluncuran produk ini sebagai respons terhadap meningkatnya jumlah penerbit stablecoin.

“Kami senang dapat menghadirkan solusi investasi baru ke pasar yang bertujuan memenuhi kebutuhan penerbit stablecoin,” ujarnya.

Dana ini dirancang untuk menjaga stabilitas nilai aset bersih (Net Asset Value/NAV) di level USD 1, sekaligus memberikan imbal hasil.

Untuk menjaga keamanan, investasi hanya ditempatkan pada instrumen berisiko rendah seperti kas, surat utang pemerintah AS, serta perjanjian pembelian kembali (repurchase agreements).

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

Strategi Jangka Panjang di Sektor Kripto

Kepala Digital Assets Morgan Stanley, Amy Oldenburg, menegaskan bahwa inovasi ini menjadi bagian dari modernisasi sistem keuangan.

“Mengembangkan cara inovatif untuk bekerja dengan penerbit stablecoin adalah langkah penting dalam memodernisasi infrastruktur keuangan,” katanya.

Peluncuran dana ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Morgan Stanley dalam memperluas bisnis aset digital.

Sebelumnya, bank ini juga meluncurkan produk Morgan Stanley Bitcoin Trust serta kelas saham DAP dalam portofolio sekuritas treasury.

Fred McMullen menyebut langkah ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas perusahaan dalam menyediakan solusi likuiditas kripto.

Meski masih dalam tahap awal, Morgan Stanley menunjukkan komitmen untuk mengembangkan layanan yang sesuai dengan kebutuhan investor yang terus berubah.

Di sisi lain, perdebatan terkait stablecoin juga terus berkembang. Bank dan institusi keuangan disebut telah berdiskusi dengan pemerintah AS terkait aturan pemberian imbal hasil (yield) pada stablecoin.

Sejumlah bank menilai stablecoin berbunga dapat mengalihkan dana dari rekening tabungan dan giro, sehingga berpotensi mengganggu sumber pembiayaan perbankan.

Namun, ekonom Gedung Putih berpendapat bahwa pelarangan fitur tersebut tidak akan berdampak signifikan bagi bank, sekaligus dapat menghilangkan manfaat bagi konsumen.

Dengan berbagai dinamika ini, langkah Morgan Stanley dinilai mempertegas arah integrasi antara sektor keuangan tradisional dan ekosistem kripto global.