Liputan6.com, Jakarta - Banyak orang ingin lebih bahagia jalani hidup tanpa harus mengubah seluruh rutinitas secara drastis. Rasa bahagia dapat hadir melalui kebiasaan sederhana, waktu istirahat cukup, hubungan sosial sehat, serta kesempatan menikmati aktivitas favorit. Perubahan kecil dalam keseharian bisa memberi suasana lebih positif.
Bagi seseorang yang ingin lebih bahagia jalani hidup, menikmati momen sederhana dapat menjadi kebiasaan berharga. Menyeruput minuman favorit, berjalan santai, membaca buku, mendengarkan musik, atau berbincang bersama orang terdekat bisa menghadirkan perasaan menyenangkan. Aktivitas kecil semacam ini akan membantu pikiran memperoleh jeda dari tekanan harian.
Memiliki tujuan hidup juga penting bagi siapa pun yang ingin lebih bahagia jalani hidup. Target tidak harus selalu besar atau berkaitan pada pencapaian materi. Menjaga kesehatan, merawat hubungan, mengembangkan hobi dan memberi waktu bagi diri sendiri, bisa menjadi bagian dari perjalanan menuju kehidupan lebih bermakna.
Advertisement
Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (6/10/2026).
1. Awali Hari Tanpa Terburu-buru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5010365/original/025257600_1731909586-IMG-20241118-WA0018.jpg)
Cara menjalani beberapa menit pertama setelah bangun tidur dapat memengaruhi suasana hati. Tidak perlu langsung memenuhi pagi dengan berbagai tuntutan. Berikan sedikit waktu untuk tubuh dan pikiran beradaptasi sebelum memulai aktivitas.
Kamu bisa menikmati minuman favorit, melakukan peregangan ringan, membuka jendela, atau duduk sejenak sambil mengatur rencana hari. Rutinitas sederhana seperti ini dapat menciptakan awal hari lebih tenang.
Jika memungkinkan, hindari langsung memeriksa berbagai notifikasi setelah bangun. Memberi jarak dari informasi digital dapat membuat pikiran tidak langsung dipenuhi berbagai hal dari luar.
2. Jangan Menuntut Diri Selalu Sempurna
Keinginan menjadi lebih baik merupakan hal positif, tetapi tuntutan untuk selalu sempurna dapat membuat seseorang mudah kecewa terhadap diri sendiri.
Setiap orang memiliki keterbatasan. Ada hari ketika pekerjaan berjalan lancar, ada pula saat berbagai rencana tidak berjalan sesuai harapan. Menerima kondisi tersebut dapat membantu mengurangi tekanan terhadap diri sendiri.
Alih-alih bertanya apakah semuanya sudah sempurna, cobalah melihat kemajuan kecil. Menyelesaikan satu pekerjaan, menjaga kesehatan, atau berani mengambil waktu istirahat juga termasuk pencapaian.
Advertisement
3. Luangkan Waktu untuk Diri Sendiri
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5243841/original/068858100_1749114961-full-shot-woman-reading.jpg)
Kesibukan pekerjaan, keluarga, dan berbagai tanggung jawab dapat membuat seseorang lupa memenuhi kebutuhan pribadi. Padahal, waktu untuk diri sendiri penting untuk menjaga keseimbangan kehidupan.
Tidak perlu menyediakan waktu berjam-jam. Membaca buku, mendengarkan musik, merawat tanaman, berjalan santai, memasak makanan favorit, atau sekadar menikmati suasana rumah bisa menjadi pilihan.
Aktivitas tersebut memberikan kesempatan untuk beristirahat dari tuntutan sehari-hari dan kembali melakukan sesuatu sesuai minat pribadi.
4. Kurangi Kebiasaan Membandingkan Diri
Membandingkan kehidupan sendiri dengan orang lain dapat membuat seseorang merasa tertinggal. Hal ini semakin mudah terjadi ketika media sosial menampilkan berbagai pencapaian, perjalanan, pekerjaan, atau gaya hidup orang lain.
Ingat bahwa setiap orang memiliki kondisi dan perjalanan berbeda. Apa terlihat di media sosial juga belum tentu menggambarkan seluruh kehidupan seseorang.
Daripada terus membandingkan diri, fokuslah pada perkembangan pribadi. Catat hal kecil yang sudah berhasil dilakukan dan jadikan pencapaian tersebut sebagai bahan evaluasi.
5. Bangun Hubungan Positif
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5139708/original/073870700_1740120933-1200x600-60-kata-kata-teman-konyol-yang-bikin-ngakak-jadi-ingat-kalau-lagi-kumpul-bareng-210702i.jpg)
Interaksi sosial dapat menjadi bagian penting dalam kehidupan. Berbicara bersama orang terpercaya, menghabiskan waktu bersama keluarga, atau bertemu sahabat dapat memberikan rasa terhubung.
Tidak harus selalu membahas persoalan serius. Percakapan ringan, makan bersama, berjalan-jalan, atau tertawa bersama juga dapat membuat hari terasa lebih menyenangkan.
Jika sedang menghadapi masalah berat, berbicara kepada orang yang dipercaya juga dapat menjadi langkah awal untuk memperoleh dukungan emosional.
6. Biasakan Bergerak dan Berolahraga
Aktivitas fisik tidak hanya berkaitan dengan kebugaran tubuh. Bergerak secara rutin juga dapat membantu menjaga suasana hati dan membuat tubuh terasa lebih bugar.
Tidak harus melakukan olahraga berat. Berjalan kaki, bersepeda, berenang, melakukan peregangan, atau mengikuti olahraga ringan bisa menjadi pilihan. Pilih aktivitas sesuai kemampuan agar mudah dilakukan secara rutin. Kebiasaan yang realistis biasanya lebih mudah dipertahankan dalam jangka panjang.
Advertisement
7. Tidur yang Cukup
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334679/original/028942900_1787892595-greg-pappas-rUc9hVE-L-E-unsplash.jpg)
Kualitas tidur memiliki kaitan erat pada kondisi fisik dan mental. Kurang tidur dapat membuat tubuh terasa lelah dan membuat seseorang lebih sulit berkonsentrasi.
Usahakan memiliki jadwal tidur cukup teratur. Ciptakan suasana kamar nyaman dan kurangi aktivitas menggunakan perangkat elektronik menjelang waktu tidur jika hal tersebut membantu tubuh lebih rileks.
Tidur bukan sekadar waktu berhenti beraktivitas. Istirahat berkualitas memberikan kesempatan bagi tubuh dan pikiran untuk memulihkan diri.
8. Beri Jeda dari Layar
Perangkat digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Meski bermanfaat, penggunaan layar terus-menerus dapat membuat seseorang sulit benar-benar beristirahat dari berbagai informasi.
Cobalah menentukan waktu tertentu untuk menjauh dari ponsel, komputer, atau media sosial. Gunakan waktu tersebut untuk berjalan, membaca, berbicara langsung, melakukan hobi, atau menikmati lingkungan sekitar.
Jeda digital juga dapat membantu memberikan ruang bagi pikiran untuk tidak terus menerima berbagai rangsangan dari dunia maya.
9. Belajar Menikmati Hal-Hal Kecil
Kebahagiaan tidak selalu berasal dari pencapaian besar. Secangkir minuman hangat, makanan favorit, udara pagi, obrolan menyenangkan, atau melihat tanaman tumbuh juga dapat memberikan rasa senang.
Membiasakan diri memperhatikan pengalaman sederhana dapat membantu seseorang lebih menghargai kehidupan sehari-hari. Cobalah menyadari satu atau dua hal menyenangkan setiap hari. Kebiasaan ini tidak menghilangkan masalah, tetapi dapat membantu keseharian terasa lebih berimbang.
Â
Â
Pertanyaan Seputar Ingin Lebih Bahagia Jalani Hidup
Apa arti ingin lebih bahagia jalani hidup?
Keinginan tersebut merujuk pada usaha membangun kehidupan terasa lebih bermakna, tenang, dan menyenangkan. Fokusnya bukan mengejar rasa senang setiap waktu, melainkan menemukan keseimbangan dalam berbagai situasi.
Apakah hidup bahagia berarti tidak boleh merasa sedih?
Tidak. Kesedihan, kecewa, marah, atau lelah merupakan bagian alami dari kehidupan. Hidup lebih bahagia justru dapat dimulai dari kemampuan menerima emosi tanpa membiarkannya menguasai seluruh aktivitas.
Dari mana sebaiknya memulai jika ingin lebih bahagia?
Mulailah dari kebiasaan paling sederhana dan realistis. Memperbaiki waktu tidur, menyediakan waktu istirahat, bergerak aktif, atau mengurangi penggunaan media sosial bisa menjadi langkah awal.
Apakah uang bisa membuat seseorang lebih bahagia?
Uang dapat membantu memenuhi kebutuhan dan memberikan rasa aman secara finansial. Akan tetapi, kebahagiaan tidak hanya ditentukan kondisi ekonomi. Hubungan sosial, kesehatan, kepuasan hidup, dan kesempatan melakukan aktivitas bermakna juga berperan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8267016/original/061315600_1782115624-Wayan_Koster_-_Cek_Fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5280875/original/081904900_1752290852-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__24_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366610/original/070754600_1791272536-cek_fakta_wayan_koster.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4942667/original/082011500_1726114940-portrait-happy-asian-girl-say-hi-stops-drawing-digital-tablet-with-graphic-pen-waving-hand.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343315/original/017970000_1788851304-Gemini_Generated_Image_axetuwaxetuwaxet.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290629/original/052200500_1783487789-bacb1c05-d2be-49ae-8dc9-11a3593f4654.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4225411/original/037712400_1668396216-alora-griffiths-p22zBYW3gIo-unsplash_1_.jpg)