Liputan6.com, Jakarta Banyak orang tua yang mendengar istilah toddler namun belum sepenuhnya memahami maknanya secara mendalam. Toddler artinya adalah sebutan untuk anak yang berada dalam rentang usia 1 hingga 3 tahun, sebuah fase yang ditandai dengan kemampuan berjalan yang masih belum stabil serta rasa ingin tahu yang sangat besar terhadap dunia sekitar.
Fase ini menjadi salah satu periode paling menakjubkan sekaligus menantang dalam perjalanan tumbuh kembang anak. Otak, kemampuan motorik, bahasa, dan emosi si kecil berkembang dengan kecepatan luar biasa sehingga membutuhkan perhatian khusus dari orang tua.
Dr. Pierrette Mimi Poinsett, dokter anak dan konsultan medis, dikutip dari Care.com menyatakan, "Masa toddler adalah periode pertumbuhan dan perkembangan yang sangat cepat. Toddler sedang mempelajari berbagai keterampilan, termasuk berjalan, berbicara, dan toilet training. Ini juga merupakan periode ketika temperamen mulai lebih terlihat." Memahami toddler artinya secara komprehensif akan membantu setiap orang tua memberikan pengasuhan terbaik.
Advertisement
Pengertian Toddler dan Asal-Usul Istilahnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5486172/original/086558900_1769578282-side-view-smiley-kids-playing-together.jpg)
Sebelum mendalami berbagai aspek perkembangan, penting untuk memahami secara mendasar apa yang dimaksud dengan toddler. Dilansir dari The Bump, istilah toddler berasal dari kata kerja bahasa inggris "to toddle" yang berarti berjalan dengan langkah pendek dan tidak stabil.
Istilah ini sudah digunakan sejak awal abad ke-19 dan berasal dari kata kerja "toddle" yang berarti berjalan dengan tidak stabil dalam langkah-langkah pendek. Gambaran ini sangat akurat menggambarkan cara anak usia 1 hingga 2 tahun melangkahkan kakinya untuk pertama kali. Toddler artinya dalam bahasa Indonesia secara sederhana bisa dipadankan dengan istilah "batita" (bawah tiga tahun), yakni anak yang sedang berada di fase awal kemandirian.
Rentang usia toddler secara resmi dideskripsikan mulai dari 1 hingga 3 tahun, menurut American Academy of Pediatrics (AAP). Namun, perlu dipahami bahwa transisi dari bayi ke toddler tidak terjadi secara tiba-tiba dalam satu malam. Bethany Cook, seorang psikolog klinis, dikutip dari Care.com menjelaskan, "Masa toddler bukanlah sesuatu yang tiba-tiba dialami anak saat bangun tidur suatu hari. Mereka akan kurang lebih berubah ke tahap ini secara bertahap."
Berdasarkan data dari HealthyChildren.org milik American Academy of Pediatrics, anak di fase toddler sedang meninggalkan masa bayi menuju tahun-tahun prasekolah, dan selama waktu ini, pertumbuhan fisik serta perkembangan motoriknya akan melambat, namun orang tua dapat mengharapkan perubahan intelektual, sosial, dan emosional yang luar biasa.
Advertisement
Perbedaan Toddler dengan Fase Usia Lainnya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5000565/original/048163400_1731313283-pexels-tuan-pm-1320993433-29338594.jpg)
Untuk memahami toddler artinya secara lebih utuh, penting bagi orang tua mengetahui posisi fase ini dalam keseluruhan tahapan perkembangan anak. Berikut adalah pembagian umum yang diakui oleh para ahli perkembangan anak:
- Newborn (0-28 hari): Secara medis, bayi baru lahir atau neonatus adalah bayi dalam 28 hari (4 minggu) pertama kehidupan. Pada fase ini anak sepenuhnya bergantung pada orang tua untuk kebutuhan dasar seperti menyusu dan tidur.
- Infant (0-12 bulan): Istilah infant biasanya merujuk pada bayi sejak lahir hingga sekitar usia 1 tahun. Perkembangan motorik seperti tengkurap, duduk, dan merangkak terjadi pesat di periode ini.
- Toddler (1-3 tahun): Rentang usia toddler biasanya dari 1 tahun hingga 3 tahun. Anak mulai berjalan sendiri, berbicara lebih jelas, dan menunjukkan kemandirian.
- Prasekolah (3-5 tahun): Setelah anak berusia sekitar 3 tahun, mereka sering dianggap sebagai anak prasekolah, dan rentang usia prasekolah bisa berlangsung dari 3 tahun hingga sekitar 5 tahun.
Baca juga: Perkembangan Adalah Perubahan Anak Seiring Waktu, Begini Tahapannya
Aspek Perkembangan Kunci pada Masa Toddler
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3407496/original/056923000_1616386662-WhatsApp_Image_2021-03-22_at_10.39.19.jpeg)
Masa toddler merupakan fondasi bagi seluruh perkembangan anak di masa depan. Mengacu pada data MedlinePlus dari U.S. National Library of Medicine, berikut adalah aspek-aspek penting perkembangan yang terjadi selama fase toddler:
1. Perkembangan Motorik Kasar dan Halus
Tanda-tanda perkembangan fisik yang diharapkan pada toddler meliputi berdiri sendiri dengan baik pada usia 12 bulan, berjalan dengan lancar pada usia 12 hingga 15 bulan, dan jika anak belum berjalan pada usia 18 bulan, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. Anak mulai bisa melompat di tempat sekitar usia 24 bulan dan mengendarai sepeda roda tiga serta berdiri sebentar dengan satu kaki pada usia sekitar 36 bulan.
Dari segi motorik halus, tangan anak semakin terampil memegang krayon, menyusun balok, dan menggunakan sendok makan meskipun masih berantakan. Koordinasi tangan-mata juga membaik secara signifikan selama periode ini.
2. Perkembangan Bahasa dan Komunikasi
Salah satu aspek yang paling mengejutkan orang tua tentang toddler artinya adalah ledakan kosakata. Anak akan terus menambah kosakatanya secara stabil hingga sekitar usia 18 bulan ketika kemampuan bahasa meningkat drastis, dan mereka bisa mempelajari sebanyak 7 hingga 9 kata baru per hari. Sekitar usia ini, toddler umumnya sudah mengenal sekitar 50 kata.
Pada usia 21 bulan, toddler mulai menggabungkan dua kata menjadi frasa seperti "Aku pergi," "Mama kasih," dan "Bayi main." Kemampuan ini terus berkembang hingga akhir masa toddler ketika anak bisa berbicara dalam kalimat pendek yang lebih kompleks.
3. Perkembangan Sosial dan Emosional
Toddler sedang menemukan bahwa mereka adalah individu yang terpisah dari orang tuanya dan sedang menguji batasan-batasan mereka dalam mempelajari cara dunia di sekitar mereka bekerja. Fase ini sering disebut "Terrible Twos" karena anak kerap menunjukkan perilaku tantrum sebagai cara mengekspresikan emosi yang belum bisa mereka sampaikan secara verbal.
Dr. Wendy Hunter, MD, FAAP, dokter anak di Rady Children's Hospital di San Diego, dikutip dari The Bump menyatakan, "Ini adalah salah satu masa perkembangan paling dramatis dalam seluruh rentang kehidupan seseorang. Otak mereka sedang terhubung dengan cepat selama tahap ini, itulah mengapa mereka tampak mempelajari sesuatu yang baru setiap hari."
4. Perkembangan Kognitif
Pada masa toddler, anak mulai memahami konsep sebab-akibat, mengenali benda-benda di rumah, serta belajar memecahkan masalah sederhana. Sebagaimana dikutip dari Wikipedia, penelitian menemukan bahwa pencapaian milestones perkembangan yang lebih awal secara umum menunjukkan tingkat kecerdasan yang lebih tinggi. Sebuah studi tahun 2007 berdasarkan lebih dari 5.000 anak yang lahir di Inggris pada tahun 1946 menunjukkan bahwa untuk setiap bulan lebih awal seorang anak belajar berdiri, terdapat peningkatan setengah poin IQ pada usia 8 tahun.
Baca juga: 4 Cara Monitoring Pertumbuhan dan Perkembangan Anak
Advertisement
Pentingnya Nutrisi dan 1000 Hari Pertama Kehidupan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4122239/original/015778700_1660318686-stephen-andrews-tegxWQgZudE-unsplash.jpg)
Memahami toddler artinya juga berarti memahami betapa krusialnya peran nutrisi di fase ini. Masa toddler merupakan bagian dari apa yang oleh para ahli disebut sebagai "1000 hari pertama kehidupan," yakni periode dari saat konsepsi hingga usia 2 tahun yang menjadi jendela emas perkembangan otak.
Berdasarkan data 1,000 Days Organization, otak bayi baru lahir hanya seperempat ukuran otak orang dewasa, namun tumbuh hingga sekitar 80% pada usia 3 tahun dan mencapai 90% ukuran otak dewasa pada usia 5 tahun. Fakta ini menunjukkan betapa pesatnya pertumbuhan otak selama fase toddler.
Otak yang sedang tumbuh membutuhkan makanan bergizi yang kaya akan zat besi, seng, dan protein. Toddler membutuhkan daging dan makanan kaya zat besi lainnya untuk menghindari kekurangan nutrisi kunci ini yang pada gilirannya dapat mengganggu kemampuan belajar dan perilaku mereka.
Merujuk riset yang dipublikasikan di PubMed Central, di antara faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan otak dini, ada tiga yang menonjol dengan efek yang sangat mendalam, yaitu pengurangan stres toksik dan peradangan, kehadiran dukungan sosial yang kuat dan ikatan emosional yang aman, serta pemberian nutrisi optimal. Orang tua perlu memastikan asupan gizi seimbang untuk mencegah stunting dan masalah perkembangan lainnya.
Baca juga: Memahami Tahap Perkembangan Kecerdasan Anak pada 1000 Hari Pertama
Keamanan dan Tantangan Umum di Usia Toddler
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5672488/original/023424500_1778481567-full-shot-woman-kid-playing.jpg)
Seiring meningkatnya mobilitas dan rasa ingin tahu, toddler menghadapi berbagai risiko yang perlu diantisipasi orang tua. Lebih banyak kecelakaan terjadi selama tahun-tahun toddler dibandingkan tahap masa kanak-kanak lainnya. Oleh karena itu, pengawasan ketat dan pengamanan lingkungan rumah menjadi prioritas utama.
Beberapa tantangan umum yang sering dihadapi orang tua selama fase toddler meliputi:
- Tantrum: Penyebab langsung tantrum bisa meliputi faktor fisik seperti rasa lapar, ketidaknyamanan, dan kelelahan, serta keinginan anak untuk mendapatkan kemandirian dan kendali yang lebih besar atas lingkungan di sekitar mereka.
- Fase picky eater: Banyak toddler menjadi sangat pemilih terhadap makanan, yang bisa memengaruhi kecukupan nutrisi harian mereka.
- Risiko kecelakaan di rumah: Jatuh merupakan penyebab utama cedera pada toddler, sehingga orang tua perlu menjaga pintu atau gerbang tangga tetap tertutup.
- Gangguan tidur: Perubahan pola tidur sering terjadi ketika anak mulai mengurangi frekuensi tidur siang.
Mengacu pada pedoman dari MedlinePlus, keteraturan adalah kunci dalam mengasuh toddler. Perubahan besar dalam rutinitas mereka sulit bagi anak-anak di usia ini. Orang tua disarankan untuk menjaga jadwal makan, tidur siang, dan tidur malam yang konsisten.
Baca juga: 8 Tips Mengatasi Anak Tantrum di Tempat Umum
Advertisement
Tips Stimulasi dan Dukungan untuk Tumbuh Kembang Toddler
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5537423/original/021121200_1774423642-pexels-yankrukov-5791251.jpg)
Setelah memahami toddler artinya dan berbagai aspek perkembangannya, langkah berikutnya adalah menerapkan strategi stimulasi yang tepat. Untuk pertama kalinya dalam hampir dua dekade, milestones perkembangan untuk bayi dan toddler baru-baru ini direvisi oleh US Centers for Disease Control dan American Academy of Pediatrics. Dengan pembaruan ini, persentase anak yang diharapkan memenuhi milestones tertentu dinaikkan menjadi 75%.
Berikut adalah beberapa aktivitas stimulasi yang direkomendasikan para ahli:
- Membacakan buku cerita bergambar: Kegiatan ini meningkatkan kemampuan bahasa, konsentrasi, dan daya imajinasi. Membacakan buku untuk anak secara teratur akan membantu mengembangkan keterampilan verbal mereka.
- Bermain balok dan puzzle: Aktivitas ini mendorong perkembangan motorik halus, koordinasi, serta kemampuan memecahkan masalah.
- Bermain sensorik: Bermain pasir, air, atau bahan bertekstur lainnya merangsang perkembangan sensorik dan mengajarkan konsep dasar.
- Menari dan menyanyi: Selain menyenangkan, aktivitas ini meningkatkan kemampuan ekspresi emosi dan motorik kasar.
- Bermain peran imajinatif: Membantu anak mengembangkan pemahaman sosial dan kreativitas.
Selama masa toddler, orang tua disarankan untuk memberdayakan anak melakukan hal-hal secara mandiri dengan membiarkan mereka membuat pilihan sederhana dan mengambil peran aktif dalam aktivitas yang sesuai usia, seperti makan dan berpakaian sendiri.
Penting untuk memahami dan menghargai posisi anak dalam rangkaian perkembangannya, karena hal ini membantu orang tua mengidentifikasi ekspektasi yang realistis. Setiap anak berkembang dengan kecepatannya sendiri, sehingga tidak perlu terlalu khawatir jika si kecil belum mencapai tonggak tertentu selama masih dalam rentang yang wajar.
Baca juga: 7 Tips Mengatasi Tantrum Anak Sebelum Tidur
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Toddler
Apa bedanya toddler dan balita?
Toddler artinya secara spesifik merujuk pada anak usia 1 hingga 3 tahun, sementara istilah balita dalam bahasa Indonesia merupakan singkatan dari "bawah lima tahun" yang mencakup rentang usia 0 hingga 5 tahun. Jadi, semua toddler adalah balita, tetapi tidak semua balita termasuk dalam kategori toddler. Fase toddler hanya mencakup sebagian dari keseluruhan masa balita.
Kapan sebaiknya orang tua mulai khawatir tentang perkembangan toddler?
Sebagaimana disampaikan CDC melalui program "Learn the Signs. Act Early," jika anak tidak memenuhi satu atau lebih milestones, telah kehilangan keterampilan yang pernah dimiliki, atau orang tua memiliki kekhawatiran lain, sebaiknya segera bertindak. Tanda-tanda seperti tidak berjalan hingga usia 18 bulan, tidak mengucapkan kata apa pun pada usia 16 bulan, atau hilangnya keterampilan yang sebelumnya sudah dikuasai merupakan sinyal untuk berkonsultasi dengan dokter anak.
Bagaimana cara terbaik menghadapi tantrum pada toddler?
Tantrum adalah bagian normal dari perkembangan toddler dan bukan tanda kegagalan pola asuh. Langkah terbaik saat anak tantrum adalah tetap tenang, memastikan anak berada di tempat yang aman, memberi ruang untuk meluapkan emosi, lalu setelah tangisannya mereda, peluk anak dan bantu ia memahami perasaannya dengan bahasa yang sederhana.
Disclaimer: Artikel ini ditulis ulang oleh redaksi dengan menggunakan Artificial Intelligence
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8519902/original/067689300_1782446978-Tugas__41_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3235896/original/046311000_1777366243-pp.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578271/original/080587600_1782536579-qjFAnWLPQJ7tvpzzZHcdrpNCiNIiaLjYIxq95rd7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3864017/original/044019100_1738389296-1596670441577.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261539/original/051141200_1781743137-IMG-20260618-WA0008.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625922/original/005183100_1782620553-063_2283651686.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625483/original/070181900_1782619556-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8479065/original/058215800_1782390523-afsel.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8315631/original/085066700_1782183105-AP26173665939735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621093/original/089503900_1782612244-063_2283639746.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8269025/original/029326100_1782119069-063_2281966729.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8620430/original/011957700_1782610877-000_B8JY4LY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8620429/original/007432300_1782610876-000_B8JY7M2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322679/original/008420700_1782191790-Amine_Gouiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8615608/original/002262500_1782601852-063_2283621934.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578260/original/087162000_1782536568-dmBGHSviznnxZggpXfDE6I8scoAXBu5kwA5jphm8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8622487/original/003747800_1782615123-5522.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578250/original/046917800_1782536560-iihI8MgiCOrBPiQaiPWuha8fxFUJBjYsWGmSBMNL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3567322/original/028219600_1631249136-LISA_-__LALISA__M_V_1-51_screenshot.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578313/original/088623400_1782536628-yWY6IRv0g3etnzN9E9ccOdQNLq2KAvzFDeDe92m3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8621449/original/094727600_1782613211-mukbang.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8578308/original/036897100_1782536625-CVTppM5xANeYANYLnMITDULP7FDbtmSKTvDq8z39.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8127715/original/076010800_1780979470-Gemini_Generated_Image_k1dsllk1dsllk1ds.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8572534/original/075309700_1782527460-Gk4H70DUF5Dj9nz4eBnBN9bSTYbsMOgybV7fhYYd.jpg)