Liputan6.com, Jakarta - Mengetahui jenis tanaman obat yang bisa ditanam di pagar rumah menjadi solusi praktis bagi keluarga yang ingin hidup lebih sehat secara alami. Selain memanfaatkan lahan sempit, pagar rumah bisa disulap menjadi area hijau yang produktif dan bermanfaat. Tanaman obat tidak hanya mempercantik tampilan rumah, tetapi juga menyediakan berbagai khasiat untuk menjaga daya tahan tubuh hingga mengatasi keluhan ringan sehari-hari.
Di tengah kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat, kehadiran tanaman obat di rumah menjadi pilihan yang semakin diminati. Beragam tanaman seperti herbal dan rempah dapat tumbuh dengan baik di sepanjang pagar, bahkan dengan perawatan yang relatif mudah. Hal ini membuat siapa pun, termasuk pemula, dapat mulai menanam tanpa perlu keahlian khusus atau lahan luas.
Dengan menanam tanaman obat sendiri, keluarga bisa lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan kesehatan alami. Selain hemat biaya, aktivitas berkebun juga memberikan manfaat tambahan seperti mengurangi stres dan meningkatkan kualitas udara di sekitar rumah. Tak heran jika tren memanfaatkan pagar sebagai kebun mini semakin populer di kalangan masyarakat modern. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Kamis (30/04/2026).
Advertisement
1. Sirih (Piper betle)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5549010/original/094739800_1775559171-Ide_Teras_dengan_Pagar_Tanaman_Sirih_Gading_Rambat.jpg)
Daun sirih berbentuk hati dengan aroma khas yang kuat, menjadikannya pilihan populer untuk apotek hidup di pagar. Tanaman ini dapat tumbuh subur di iklim tropis dan tidak memerlukan perawatan yang rumit, cukup dengan penyiraman teratur dan paparan sinar matahari yang cukup.
Daun sirih kaya akan senyawa bioaktif seperti minyak esensial, fenol, flavonoid, saponin, dan tanin yang memberikan sifat antiseptik, anti-inflamasi, dan antibakteri. Manfaatnya meliputi penyembuhan luka, menjaga kesehatan mulut dan gigi, serta mencegah infeksi bakteri. Daun sirih juga dipercaya dapat membantu mengatasi gusi berdarah, bronkitis, mimisan, hingga haid tidak teratur.
Untuk menanam sirih di pagar, Anda bisa menggunakan stek batang dan menancapkannya langsung ke tanah di dekat pagar atau menanamnya dalam pot yang diletakkan di dekat pagar. Pastikan ada media rambat seperti kawat atau jaring agar sirih dapat tumbuh dengan baik. Penyiraman dilakukan secara rutin, terutama saat musim kemarau, dan pastikan tanah memiliki drainase yang baik.
Advertisement
2. Binahong (Anredera cordifolia)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5169576/original/080196900_1742537198-image__14_.jpg)
Binahong atau dikenal juga dengan daun madeira vine, merupakan tanaman merambat yang sangat populer karena khasiat obatnya dan kemampuannya tumbuh dengan baik di pagar. Tanaman ini memiliki daun hijau tebal dan umbi yang berkhasiat. Binahong mudah dibudidayakan dan dapat tumbuh subur di berbagai kondisi tanah, menjadikannya pilihan ideal untuk ditanam di pagar rumah.
Daun binahong mengandung senyawa aktif antioksidan seperti alkaloid, flavonoid, dan tanin, serta bersifat antiradang, antibakteri, dan antinyeri. Manfaatnya sangat beragam, termasuk mempercepat penyembuhan luka bakar, mengatasi diare, jerawat, dan menurunkan risiko katarak. Binahong juga berperan dalam menjaga kesehatan ginjal, menstabilkan tekanan dan gula darah, serta mencegah kanker.
Penanaman binahong dapat dilakukan dengan stek batang atau umbinya. Cukup tancapkan potongan batang atau umbi ke tanah di dekat pagar, dan ia akan mulai merambat. Pastikan tanaman mendapatkan sinar matahari cukup dan disiram secara teratur. Daun binahong dapat dipanen kapan saja sesuai kebutuhan.
3. Sambiloto (Andrographis paniculata)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5570136/original/077250000_1777515925-Sambiloto.jpeg)
Sambiloto adalah tanaman herbal yang dikenal luas karena rasanya yang sangat pahit, namun memiliki khasiat obat luar biasa. Meskipun bukan tanaman merambat, sambiloto dapat ditanam di bedengan atau pot di dekat pagar rumah sebagai apotek hidup. Tanaman ini tumbuh tegak dengan batang pipih panjang dan ujung daun yang runcing.
Sambiloto kaya akan nutrisi dan zat aktif yang efektif mengatasi berbagai keluhan kesehatan. Manfaat utamanya meliputi meringankan gejala flu, meningkatkan kekebalan tubuh, meredakan peradangan, dan menurunkan demam. Selain itu, sambiloto juga dapat membantu menurunkan tekanan darah dan kadar gula darah, serta berpotensi menghambat pertumbuhan sel kanker.
Untuk menanam sambiloto, Anda bisa menggunakan biji atau stek batang. Pilih lokasi yang terkena sinar matahari penuh dan tanah yang subur dengan drainase baik. Meskipun tidak merambat, penanamannya di dekat pagar akan memudahkan akses dan pemanfaatan sebagai apotek hidup. Pastikan penyiraman cukup dan hindari genangan air.
Advertisement
4. Kumis Kucing (Orthosiphon aristatus)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5463467/original/049475800_1767615780-Tanaman_Kumis_Kucing.png)
Kumis kucing adalah tanaman herbal asli Indonesia yang memiliki banyak kegunaan dalam menanggulangi berbagai penyakit. Tanaman ini memiliki ciri khas bunga dengan benang sari yang menjulur keluar menyerupai kumis kucing, dan dapat tumbuh hingga 1,2 meter. Meskipun bukan tanaman merambat, kumis kucing dapat ditanam di pekarangan atau pot di dekat pagar rumah.
Daun kumis kucing mengandung antioksidan, antiradang, dan antijamur yang bermanfaat untuk kesehatan. Manfaat utamanya termasuk mengobati asam urat, menurunkan tekanan darah, mengatasi rematik, dan menurunkan kadar gula darah. Kumis kucing juga efektif dalam mengobati infeksi saluran kencing, masalah ginjal, dan membantu detoksifikasi tubuh.
Perbanyakan kumis kucing paling mudah dilakukan dengan stek batang. Pilih batang yang tidak terlalu tua, potong sepanjang 15-20 cm, dan tanam di persemaian sebelum dipindahkan ke lokasi permanen. Tanaman ini membutuhkan penyiraman 1-2 kali sehari tergantung cuaca dan dapat dipanen ketika ukurannya mencapai sekitar 50 cm.
5. Lidah Buaya (Aloe vera)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488304/original/055685200_1769746234-Kombinasi_Lidah_Buaya_dan_Herbal__Gemini_AI_.jpg)
Lidah buaya adalah tanaman sukulen yang terkenal dengan gel bening di dalam daunnya, kaya akan manfaat kesehatan dan kecantikan. Meskipun tidak merambat, lidah buaya dapat ditanam dalam pot dan diletakkan berjejer di sepanjang pagar rumah, memberikan sentuhan hijau yang menarik. Tanaman ini tahan lama tanpa air karena menyimpan kelembapan di daunnya.
Gel lidah buaya mengandung mineral, enzim, antioksidan, vitamin A, C, dan E, serta senyawa anti-inflamasi seperti polisakarida dan glikoprotein. Manfaatnya sangat banyak, mulai dari mengatasi kulit kering, menghilangkan jerawat, mempercepat penyembuhan luka, hingga meredakan gatal dan ruam kronis. Lidah buaya juga dapat membantu menurunkan gula darah dan menjaga kesehatan mulut.
Menanam lidah buaya cukup mudah, ia tumbuh baik di tanah yang berpasir dan memiliki drainase yang baik. Pastikan pot atau area tanam mendapatkan sinar matahari yang cukup. Penyiraman tidak perlu terlalu sering, cukup saat tanah terasa kering. Lidah buaya juga dapat diperbanyak dengan tunas anakan yang tumbuh di sekitar induknya.
Advertisement
6. Rosella (Hibiscus sabdariffa)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3220134/original/021996000_1598487141-roselle-3751602_1920.jpg)
Rosella adalah tanaman semak yang menghasilkan bunga berwarna merah cerah mirip kembang sepatu, dan kelopaknya kaya akan nutrisi. Meskipun bukan tanaman merambat, rosella dapat ditanam sebagai pagar hidup atau di dekat pagar rumah untuk memberikan keindahan sekaligus manfaat kesehatan. Tanaman ini tumbuh baik di wilayah tropis. Kelopak bunga rosella mengandung protein, tiamin, riboflavin, kalsium, zat besi, vitamin C, serta antioksidan seperti flavonoid, antosianin, dan polifenol.
Manfaatnya meliputi menurunkan tekanan darah dan kolesterol, mendukung penurunan berat badan, melawan bakteri, dan menjaga kesehatan hati. Rosella juga dapat meningkatkan kekebalan tubuh, mencegah kanker, dan melancarkan pencernaan. Rosella dapat ditanam dari biji atau stek. Pilih lokasi yang terkena sinar matahari penuh dan tanah yang subur. Tanaman ini membutuhkan penyiraman teratur, terutama saat masih muda. Kelopak bunga dapat dipanen saat sudah mekar penuh dan dapat diolah menjadi teh, selai, atau sirup.
7. Kembang Telang (Clitoria ternatea)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5546152/original/005508500_1775276007-WhatsApp_Image_2026-04-04_at_10.59.37.jpeg)
Kembang telang adalah tanaman merambat yang menghasilkan bunga berwarna biru keunguan yang indah, sering digunakan sebagai pewarna alami dan memiliki khasiat obat. Tanaman ini sangat cocok untuk ditanam di pagar karena sifatnya yang mudah merambat dan menutupi area vertikal. Bunga telang juga dapat menarik perhatian serangga penyerbuk, menambah keanekaragaman hayati di halaman rumah.
Bunga kembang telang kaya akan antioksidan, terutama antosianin, yang memberikan warna biru khasnya. Senyawa ini memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat membantu meningkatkan kesehatan mata, meningkatkan daya ingat, serta mengurangi stres. Kembang telang juga dipercaya memiliki efek antidiabetes dan antidepresan.
Untuk menanam kembang telang di pagar, Anda bisa menanam bijinya langsung di tanah atau menyemai bibit terlebih dahulu. Pastikan ada struktur rambatan seperti kawat atau jaring agar tanaman dapat tumbuh dengan baik. Kembang telang membutuhkan sinar matahari penuh dan penyiraman yang cukup. Bunga dapat dipanen setiap hari untuk diolah menjadi teh atau pewarna makanan.
Advertisement
8. Daun Dewa (Gynura procumbens)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5570137/original/000775800_1777515926-Ilustrasi_Daun_Dewa_di_Pagara.jpg)
Daun dewa, atau yang dikenal secara ilmiah sebagai Gynura segetum, adalah tanaman herbal yang telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional. Meskipun bukan tanaman merambat, daun dewa dapat ditanam di pot atau bedengan di dekat pagar rumah. Tanaman ini memiliki ciri khas daun berwarna hijau tua dengan bagian bawah kemerahan dan tekstur sedikit berbulu.
Daun dewa dikenal memiliki beragam khasiat penting bagi kesehatan, terutama dalam melancarkan sirkulasi darah dan menurunkan tekanan darah tinggi. Kandungan senyawa aktifnya seperti saponin dan polifenol memberikan sifat antikoagulan, antiradang, dan antikanker. Daun dewa juga bermanfaat untuk mengurangi nyeri dan peradangan, mengontrol kadar gula darah, serta mempercepat penyembuhan luka.
Penanaman daun dewa dapat dilakukan dengan stek batang. Cukup tancapkan potongan batang ke tanah yang subur dan lembap. Tanaman ini membutuhkan sinar matahari parsial hingga penuh dan penyiraman teratur. Daunnya dapat dipanen secara berkala untuk dikonsumsi langsung, direbus, atau ditumbuk sebagai obat luar.
9. Jarak Pagar (Jatropha curcas)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5570138/original/003301700_1777515926-Jarak_Pagar.jpg)
Jarak pagar adalah tanaman semak yang sering digunakan sebagai pagar hidup karena pertumbuhannya yang cepat dan kemampuannya membentuk barisan yang rapat. Tanaman ini memiliki getah putih dan biji yang beracun jika dikonsumsi, namun bagian lain dan ekstraknya memiliki khasiat obat.
Secara tradisional, jarak pagar telah digunakan untuk berbagai pengobatan. Getah dari batang jarak pagar dipercaya dapat mengobati luka, sariawan, dan sakit gigi. Daunnya dapat digunakan sebagai anti-inflamasi dan pereda nyeri. Biji jarak pagar, meskipun beracun, dalam dosis tertentu telah diteliti untuk potensi antidiabetes dan antikanker.
Untuk menanam jarak pagar sebagai pagar hidup, Anda bisa menggunakan stek batang yang ditancapkan langsung ke tanah. Tanaman ini sangat toleran terhadap kekeringan dan dapat tumbuh di tanah yang kurang subur. Pemangkasan rutin diperlukan untuk menjaga bentuk pagar dan mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun.
Advertisement
10. Melati (Jasminum sambac)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562529/original/088114200_1776831794-unnamed__1_.jpg)
Melati adalah tanaman semak merambat yang terkenal dengan bunganya yang harum semerbak dan indah, menjadikannya pilihan populer untuk ditanam di pagar rumah. Selain sebagai tanaman hias, melati juga memiliki beberapa khasiat obat yang telah dimanfaatkan secara tradisional. Bunga melati mengandung antioksidan polifenol dan antimikroba yang bermanfaat bagi kesehatan.
Manfaatnya meliputi menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, mengurangi kadar kolesterol jahat, serta meredakan stres dan kecemasan melalui aromaterapi. Melati juga dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan meredakan berbagai penyakit kulit.
Melati dapat ditanam dengan stek batang atau cangkok. Untuk menanamnya di pagar, berikan penopang agar batangnya dapat merambat. Tanaman ini membutuhkan sinar matahari penuh atau parsial dan penyiraman teratur. Pemangkasan setelah berbunga akan mendorong pertumbuhan bunga baru yang lebih banyak.
FAQ
- Apa saja jenis tanaman obat yang bisa ditanam di pagar rumah? Beberapa jenis tanaman obat yang bisa ditanam di pagar rumah antara lain sirih, binahong, sambiloto, kumis kucing, lidah buaya, rosella, kembang telang, daun dewa, jarak pagar, dan melati.Â
- Mengapa menanam tanaman obat di pagar rumah itu bermanfaat? Menanam tanaman obat di pagar rumah bermanfaat untuk menghemat pengeluaran, menyediakan obat alami yang segar, meredakan stres, dan menjaga kelestarian lingkungan.
- Bagaimana cara menanam sirih di pagar rumah? Sirih dapat ditanam dengan stek batang yang ditancapkan di dekat pagar dan diberi media rambat seperti kawat atau jaring.
- Apakah lidah buaya bisa ditanam di pagar rumah? Lidah buaya dapat ditanam dalam pot dan diletakkan berjejer di sepanjang pagar rumah.
- Apa manfaat utama daun binahong? Manfaat utama daun binahong meliputi mempercepat penyembuhan luka, mengatasi diare, jerawat, dan menjaga kesehatan ginjal.
- Tanaman obat apa yang cocok untuk meredakan flu dan demam? Sambiloto dikenal efektif untuk meringankan gejala flu dan demam.
- Bagaimana cara merawat tanaman kumis kucing yang ditanam di dekat pagar? Kumis kucing membutuhkan penyiraman 1-2 kali sehari dan dapat diperbanyak dengan stek batang.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9312395/original/029328500_1785490278-Screenshot_2026-07-31_154400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306600/original/019959200_1784885023-PLN_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315322/original/015511800_1785834344-cek_fakta_-_Bank_Bali.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296926/original/028949100_1784034568-Menteri_Komunikasi_dan_Digital__Menkomdigi__Meutya_Hafid-14_Juli_2026d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5570115/original/025615100_1777514850-Jenis_Tanaman_Obat_di_Pagar_Rumah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4473583/original/010189000_1687242103-Emi_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5269743/original/092797600_1751358995-Gianni_Infantino.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302387/original/003320700_1784544976-Argentina_s_Nicolas_Otamendi__19__and_Nahuel_Molina__26__scuffle_with_Spain___s_Rodri__16_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294318/original/065079400_1783829517-063_2285706113.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9245742/original/085478200_1783138991-verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299398/original/064759200_1784250864-000_B8VA8NK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300741/original/083077900_1784373810-olmo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9289600/original/065309500_1783409865-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301644/original/087929500_1784508450-trump_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7819898/original/018958300_1780638389-WhatsApp_Image_2026-06-05_at_11.47.30.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7683258/original/098768700_1780479226-IMG-20260603-WA0037.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7621713/original/095394400_1780408684-IMG-20260602-WA0025_1_.jpg)