Cara Membuat Vas Bunga dari Kardus Bekas, Kreatif dan Ramah Lingkungan

Panduan lengkap cara membuat vas bunga dari kardus bekas yang mudah, kreatif, dan ramah lingkungan.

Diterbitkan 15 Januari 2026, 18:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Mendaur ulang barang bekas bisa menjadi aktivitas kreatif yang mudah dilakukan di rumah. Salah satu ide sederhana yang menarik dicoba adalah cara membuat vas bunga dari kardus, karena bahan mudah didapat dan prosesnya tidak rumit.

Selain ramah lingkungan, cara membuat vas bunga dari kardus juga cocok dijadikan kegiatan edukatif bersama keluarga. Kardus bekas dapat diubah menjadi dekorasi rumah yang unik dan bernilai guna.

Dengan memahami cara membuat vas bunga dari kardus, Anda bisa menghasilkan hiasan cantik sesuai selera tanpa perlu biaya besar, sekaligus membantu mengurangi limbah rumah tangga.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang cara membuat vas bunga dari kardus bekas, Kamis (15/1/2026).

Cara Membuat Vas Bunga dari Kardus - Vas Display Alami

Mengutip dari laman holker.co.uk, berikut ini cara membuat vas bunga dari kardus bekas yang mudah dipraktikkan di rumah.

Alat dan Bahan yang dibutuhkan:

Sebagian besar bahan berikut biasanya sudah tersedia di rumah:

  • Kardus kecil (kotak sereal atau kardus paket sangat cocok)
  • Pensil
  • Gunting
  • Bahan alami seperti ranting kecil, batang bunga, bulu, rumput kering, atau daun
  • Opsional: tali, cat, atau stiker untuk dekorasi

Langkah-langkah:

1. Menyiapkan Kardus Dasar

Langkah pertama adalah memilih kardus kecil yang cukup kokoh agar bisa berdiri sendiri tanpa mudah roboh. Kardus sereal sangat cocok karena ringan tetapi cukup kuat. Jika kardus sereal terlalu besar, kamu bisa melipat sisi kanan dan kiri ke dalam, lalu direkatkan agar ukurannya lebih kecil. Kardus paket kecil juga bisa digunakan dengan cara dipotong sesuai kebutuhan.

Setelah memilih kardus, tentukan tinggi vas yang diinginkan, idealnya sekitar 15–20 cm. Gunakan penggaris atau perkiraan mata, lalu potong bagian atas kardus secara lurus. Bagian bawah kardus tidak boleh dipotong, karena berfungsi sebagai alas agar vas bisa berdiri stabil di meja atau lantai.

2. Membuat Lubang di Bagian Atas

Lubang dibuat di permukaan paling atas kardus, bukan di sisi samping. Bayangkan kardus seperti gelas, maka lubang berada di bagian “mulut” gelas tersebut. Gunakan pensil untuk memberi tanda titik-titik kecil sebagai panduan sebelum melubangi.

Atur jarak antar titik sekitar 2–3 cm, supaya bunga atau ranting tidak terlalu rapat dan bisa menyebar dengan cantik. Setelah itu, gunakan gunting kecil atau ujung pensil untuk menusuk kardus dari atas ke bawah. Lubang tidak perlu besar, cukup agar batang bunga atau ranting bisa masuk dengan pas. Tidak masalah jika lubangnya tidak sempurna, karena kesan alami dan buatan tangan justru menjadi nilai estetik vas ini.

3. Mengumpulkan Hiasan Alami

Tahap ini bisa menjadi bagian paling menyenangkan, terutama jika dilakukan bersama anak-anak. Ajak mereka berjalan santai di sekitar rumah, halaman, atau taman terdekat untuk mengumpulkan bahan-bahan alami. Pilih benda dengan bentuk dan tekstur menarik seperti bunga liar, rumput panjang, daun kering, ranting kecil, atau biji tanaman.

Pastikan hanya mengambil bahan dari tempat yang diperbolehkan dan tidak merusak tanaman hidup. Kegiatan ini juga bisa menjadi sarana edukasi tentang mencintai alam dan lingkungan sekitar.

4. Merangkai Vas Bunga

Setelah semua bahan terkumpul, mulailah memasukkan satu per satu bahan alami ke dalam lubang yang sudah dibuat. Batang bunga atau ranting dimasukkan dari atas hingga berdiri tegak di dalam kardus.

Cobalah memadukan bahan dengan tinggi dan tekstur berbeda, misalnya rumput kering yang tinggi dipadukan dengan bunga kecil atau daun kering. Tidak ada aturan baku dalam menata, jadi biarkan anak-anak atau kamu sendiri berkreasi sesuai selera dan imajinasi.

5. Menghias Bagian Luar Vas (Opsional)

Jika ingin vas terlihat lebih menarik, bagian luar kardus bisa dihias sesuai keinginan. Kamu bisa mengecatnya dengan warna cerah atau warna alami, menempelkan daun kering, stiker, atau melilitkan tali di sekeliling kardus untuk kesan rustic.

Untuk tampilan yang lebih unik, tambahkan kerikil kecil atau potongan kulit kayu pada bagian luar. Namun, jika ingin tampilan minimalis, vas juga tetap cantik meski dibiarkan polos.

Cara Membuat Vas Bunga dari Kardus - Vas Dekoratif Permanen

Bahan dan alat utama:

  • Kardus bekas: Pilih kardus yang tebal, bersih, dan tidak lembek agar vas lebih kuat.
  • Gunting atau cutter: Digunakan untuk memotong kardus sesuai pola.
  • Lem: Bisa menggunakan lem tembak, lem kayu, atau lem kertas dengan daya rekat kuat.
  • Cat akrilik atau cat semprot: Untuk memberi warna dan tampilan akhir pada vas.
  • Kuas: Digunakan jika memilih cat akrilik agar hasil lebih merata.

Bahan tambahan (opsional):

  • Plester kertas untuk menutup sambungan
  • Tali elastis untuk menahan bentuk saat proses pengeringan
  • Batu teraso atau kerikil kecil sebagai hiasan
  • Koran bekas untuk lapisan penguat
  • Semen putih, gypsum, atau plaster untuk hasil lebih kokoh
  • Plitur atau pernis untuk lapisan pelindung dan kilau

Langkah-langkah:

1. Menyiapkan Pola dan Memotong Kardus

Tentukan terlebih dahulu bentuk vas bunga yang diinginkan. Gambar pola vas pada kardus menggunakan pensil, bisa berbentuk silinder sederhana atau model lain sesuai kreativitas.

Setelah pola selesai, potong kardus mengikuti garis pola dengan gunting atau cutter secara hati-hati. Jika ingin hasil lebih tebal dan kuat, buat beberapa potongan pola yang sama untuk dilapisi.

2. Merangkai dan Merekatkan Kardus

Satukan potongan-potongan kardus menggunakan lem hingga membentuk struktur vas. Tekan setiap sambungan agar lem menempel dengan kuat dan tidak mudah lepas.

Jika bentuk vas memiliki banyak sisi, lakukan perekatan secara bertahap. Pastikan setiap bagian sudah cukup kering sebelum melanjutkan ke bagian berikutnya agar vas tetap stabil dan simetris.

3. Proses Pengerasan (Opsional)

Agar vas lebih kokoh, lapisi permukaan kardus dengan koran bekas menggunakan lem. Setelah kering, lapisan ini akan membantu memperkuat struktur vas.

Alternatif lainnya, lapisi vas dengan campuran semen putih atau gypsum untuk menciptakan tekstur seperti keramik. Diamkan hingga benar-benar kering sebelum masuk ke tahap berikutnya.

4. Mengecat dan Menghias Vas Bunga Kardus

Setelah vas benar-benar kering, aplikasikan cat akrilik atau cat semprot sesuai warna yang diinginkan. Lakukan pengecatan secara merata dan biarkan kering sempurna.

Sebagai sentuhan akhir, tambahkan hiasan seperti kerikil kecil, batu teraso, atau ornamen lainnya. Jika ingin hasil lebih awet dan mengkilap, lapisi vas dengan plitur atau pernis. Vas bunga dari kardus siap digunakan sebagai dekorasi cantik di rumah.

Q & A Seputar Topik

Apa saja bahan utama untuk membuat vas bunga dari kardus?

Bahan utama meliputi kardus bekas, gunting atau cutter, serta lem seperti lem tembak atau lem kayu.

Bagaimana cara membuat vas bunga dari kardus menjadi lebih kuat dan tahan lama?

Vas bisa diperkuat dengan melapisi kardus dengan kertas dan plastik lalu disetrika, atau menggunakan campuran semen putih/gypsum dan koran bekas.

Bisakah vas bunga dari kardus dihias agar terlihat lebih menarik?

Tentu, vas dapat dicat dengan cat akrilik atau semprot, serta ditambahkan hiasan seperti batu terazo atau kerikil kecil dan plitur/pernis untuk hasil akhir yang lebih baik.