Liputan6.com, Jakarta Daging ayam merupakan salah satu bahan makanan yang paling digemari dan sering diolah menjadi beragam hidangan lezat di Indonesia. Popularitasnya tidak lepas dari rasa yang universal serta harganya yang relatif terjangkau.
Memilih daging ayam yang segar adalah langkah fundamental untuk menjaga kesehatan dan menghindari risiko gangguan pencernaan atau infeksi bakteri. Banyak konsumen belum memahami secara detail bagaimana cara membedakan ayam yang layak konsumsi dengan yang sudah tidak segar.
Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk membekali diri dengan pengetahuan praktis mengenai cara memilih daging ayam yang segar. Panduan ini akan membantu Anda mengidentifikasi ciri-ciri ayam berkualitas tinggi saat berbelanja di pasar tradisional maupun supermarket. Berikut Liputan6 memberikan ulasan lengkapnya untuk Anda, Kamis (13/11/2025).
Advertisement
1. Warna Daging dan Kulit
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5394005/original/096429400_1761623041-pexels-jeshoots-3688.jpg)
Salah satu indikator utama kesegaran daging ayam dapat dilihat dari warnanya. Daging ayam yang baru dan segar umumnya menampilkan warna putih kemerahan yang cerah serta merata di seluruh bagian. Warna ini menjadi tanda bahwa ayam tersebut baru saja disembelih dan belum mengalami proses penyimpanan yang panjang.
Sebaliknya, hindari daging ayam yang menunjukkan warna pucat, kekuningan, kebiruan, atau bahkan kehijauan. Warna-warna tersebut seringkali mengindikasikan bahwa ayam sudah tidak segar, telah disimpan terlalu lama, atau bahkan dibekukan dan dicairkan berulang kali.
Tidak hanya dagingnya, kondisi kulit ayam juga berperan penting dalam menentukan kesegarannya. Kulit ayam segar biasanya berwarna kuning muda cerah, tampak bersih, dan tidak kusam. Pastikan kulit tidak robek, tidak memiliki banyak luka, serta pori-pori kulitnya masih terlihat rapat sebagai tanda kualitas.
Lemak pada ayam segar juga memiliki karakteristik khusus, yaitu berwarna putih kekuningan. Jika Anda menemukan warna lemak yang tidak sesuai atau kulit yang terlihat kering, berlendir, atau memiliki bintik-bintik gelap, sebaiknya pertimbangkan untuk tidak membelinya. Indikator visual ini sangat membantu dalam proses seleksi.
Advertisement
2. Aroma dan Tekstur
Aroma adalah penentu kesegaran yang tidak kalah penting saat memilih daging ayam. Ayam segar akan mengeluarkan aroma alami yang khas, tidak menyengat, dan tidak berbau amis yang kuat. Bau yang netral dan segar ini menandakan bahwa daging belum mengalami pembusukan atau kontaminasi.
Apabila tercium bau aneh seperti busuk, hanyir yang sangat kuat, atau bahkan seperti bau obat, sebaiknya segera hindari daging ayam tersebut. Bau seperti obat bisa menjadi indikasi penggunaan bahan kimia berbahaya seperti formalin untuk mengawetkan daging. Daging dengan bau menyengat sudah pasti tidak layak konsumsi.
Selain aroma, tekstur daging juga menjadi kunci penting untuk menilai kesegaran. Daging ayam segar memiliki tekstur yang kenyal dan elastis saat disentuh. Ketika Anda menekannya dengan jari, daging akan dengan cepat kembali ke bentuk semula tanpa meninggalkan bekas.
Sebaliknya, daging yang terasa lembek, lengket, atau bekas tekanan jari tidak kembali, adalah tanda bahwa ayam sudah tidak segar. Kondisi ini menunjukkan bahwa struktur sel daging sudah mulai rusak dan proses pembusukan mungkin sudah dimulai. Pastikan untuk selalu memeriksa tekstur sebelum membeli.
3. Tanda-tanda Lainnya
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/2364179/original/049366100_1537504137-P_20180921_094118.jpg)
Daging ayam segar tidak akan mengeluarkan cairan berlebihan yang bertekstur tepung atau berpasir saat diusap. Kehadiran cairan semacam ini bisa menjadi indikasi penggunaan bahan kimia berbahaya atau proses penyimpanan yang tidak tepat. Cairan yang bersih dan tidak lengket adalah ciri ayam berkualitas.
- Suhu daging juga bisa menjadi petunjuk penting; ayam yang baru dipotong biasanya masih terasa hangat. Suhu hangat ini menjadi penanda bahwa ayam tersebut baru saja disembelih dan dibersihkan, menjamin kesegarannya. Namun, hal ini lebih relevan jika membeli langsung dari pemotong.
- Perhatikan juga kondisi tulang ayam; ayam segar tidak memiliki banyak darah pada bagian tulangnya. Tulang yang berwarna putih agak kebiruan adalah normal, namun jika warnanya sudah gelap atau kehitaman, itu menandakan ayam sudah tidak segar karena mungkin telah dibekukan dan dicairkan berulang kali. Darah berlebihan juga menjadi indikasi buruk.
- Bagi ayam yang dijual utuh dengan kepala, perhatikan mata ayam yang segar biasanya jernih dan cemerlang, tidak keruh atau berlendir. Kepala ayam juga terlihat segar dan tidak membiru. Terakhir, jika membeli ayam kemasan, selalu periksa label tanggal potong dan tanggal kedaluwarsa untuk memastikan keamanan.
Advertisement
People Also Ask
1. Bagaimana ciri warna daging ayam yang segar?
Jawaban: Daging ayam segar berwarna putih kemerahan cerah, kulit kuning muda bersih, dan lemak putih kekuningan.
2. Bagaimana cara mengetahui jika daging ayam sudah tidak segar dari aromanya?
Jawaban: Daging ayam yang tidak segar akan memiliki bau aneh, busuk, hanyir kuat, atau seperti obat (formalin).
3. Apa yang menandakan tekstur daging ayam yang segar?
Jawaban: Daging ayam segar memiliki tekstur kenyal dan elastis, saat ditekan akan cepat kembali ke bentuk semula.
4. Mengapa penting untuk memilih daging ayam yang segar?
Jawaban: Memilih daging ayam segar penting untuk menghindari gangguan pencernaan, infeksi bakteri, dan memastikan kualitas makanan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3835760/original/050425800_1640739830-IMG-20211228-WA0174.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5344257/original/055252700_1757482470-WhatsApp_Image_2025-09-10_at_11.23.02.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287484/original/056615100_1783229292-bansos_pkh_bpnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287416/original/074940600_1783225116-cek_fakta_sandiaga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3737485/original/046945700_1639833169-jk-sloan-9zLa37VNL38-unsplash_1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288050/original/077739700_1783289115-000_B9BX7KA-Haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9288049/original/011271500_1783288749-000_B9BX29C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8869225/original/041971000_1782930974-ko9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257144/original/052940400_1781226984-javier-aguirre.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258343/original/056341300_1781336647-063_2281311201.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261470/original/080593900_1781707583-haaland.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287245/original/018106300_1783200103-ma8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287948/original/075704800_1783254081-AP26185782516118.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287278/original/006462200_1783206952-pra7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8397156/original/089293200_1782278283-AP26174690236290.jpg)