Liputan6.com, Jakarta Memiliki teras rumah yang indah dan asri tentu menjadi idaman banyak orang. Namun, paparan sinar matahari langsung yang menyengat seringkali menjadi tantangan, membuat banyak tanaman layu dan sulit bertahan. Memilih jenis tanaman yang tepat menjadi kunci agar teras tetap hijau dan menawan.
Untungnya, ada berbagai pilihan tanaman teras outdoor anti layu di terik matahari yang dapat menjadi solusi. Tanaman-tanaman ini tidak hanya tangguh menghadapi cuaca ekstrem, tetapi juga menawarkan keindahan visual yang beragam, mulai dari bunga berwarna-warni hingga bentuk daun yang unik.
Liputan6 akan mengulas tujuh jenis tanaman yang sangat direkomendasikan untuk teras Anda. Dengan ketahanan terhadap panas dan perawatan yang relatif mudah, tanaman-tanaman ini akan memastikan teras Anda tetap hidup dan menarik sepanjang tahun, tanpa perlu khawatir layu di bawah sengatan matahari. Simak ulasan lengkapnya sebagai berikut, Minggu (24/8/2025).
Advertisement
1. Bougenville (Bunga Kertas)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5011837/original/081217200_1732003322-Depositphotos_743698072_S.jpg)
Bougenville, yang sering dijuluki bunga kertas, merupakan salah satu pilihan tanaman teras outdoor anti layu di terik yang sangat populer. Tanaman ini dikenal karena pertumbuhannya yang cepat dan ketahanannya yang luar biasa terhadap cuaca panas ekstrem. Semakin banyak bougenville terpapar sinar matahari, semakin lebat dan rajin ia akan berbunga, menghasilkan warna-warni cerah yang memukau.
Warna-warni bunganya yang mencolok seperti merah, ungu, oranye, dan pink, mampu memberikan nuansa ceria pada halaman rumah atau teras Anda. Bougenville tidak memerlukan penyiraman yang terlalu sering, menjadikannya pilihan ideal bagi pemilik rumah dengan jadwal padat. Tanaman ini juga sangat tahan kekeringan dan dapat tumbuh subur di hampir semua jenis tanah asalkan memiliki drainase yang baik.
Perawatan bougenville terbilang cukup mudah, hanya membutuhkan penyiraman teratur saat tanah mulai mengering dan pemangkasan sesekali. Pemangkasan ini penting untuk membentuk tajuk tanaman yang seimbang serta merangsang pertumbuhan tunas baru yang akan menghasilkan bunga. Untuk mendorong pembungaan yang lebih intens, disarankan memberikan pupuk dengan kandungan fosfor dan kalium yang tinggi secara berkala.
Advertisement
2. Kaktus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5263525/original/004663400_1750824903-halaman_belakang_7.jpg)
Kaktus adalah pilihan tanaman hias yang sangat tahan panas dan kekeringan, menjadikannya ideal untuk teras outdoor yang terpapar sinar matahari langsung. Tanaman ini memiliki kemampuan unik untuk menyimpan cadangan air di batangnya, sehingga tidak membutuhkan penyiraman yang sering. Duri pada kaktus berfungsi sebagai pengganti daun untuk memperlambat proses penguapan air, memungkinkannya bertahan lebih lama tanpa disiram.
Meskipun kaktus mampu bertahan di lingkungan kering, mereka tetap memerlukan perawatan yang tepat. Kaktus sangat menyukai cahaya matahari dan berkembang baik di bawah sinar matahari langsung hingga delapan jam per hari. Namun, paparan sinar matahari yang terlalu intens dapat menyebabkan kaktus terbakar dan berubah warna menjadi cokelat kehitaman, menunjukkan stres pada tanaman.
Penyiraman kaktus sebaiknya dilakukan hanya ketika tanahnya benar-benar kering, sekitar setiap 10 hingga 14 hari sekali selama musim panas, dan sebulan sekali di musim dingin. Pastikan pot memiliki lubang drainase yang baik untuk mencegah pembusukan akar akibat kelebihan air. Media tanam yang poros, seperti campuran sekam dan pasir malang, sangat disarankan untuk pertumbuhan optimal.
3. Lidah Mertua (Sansevieria)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2854516/original/011599800_1563258067-Lidah_mertua.jpg)
Lidah mertua, atau Sansevieria trifasciata, adalah tanaman hias yang sangat populer karena perawatannya yang mudah dan ketahanannya terhadap berbagai kondisi lingkungan. Tanaman ini dikenal sebagai “anti-ribet” karena dapat bertahan meskipun jarang disiram, bahkan jika Anda lupa menyiramnya selama seminggu penuh. Kemampuannya bertahan di suhu tinggi dan kelembapan rendah menjadikannya pilihan tepat untuk teras.
Selain tahan banting, lidah mertua juga memiliki bentuk daun yang tegak dan elegan, sangat cocok untuk gaya minimalis atau modern. Tanaman ini juga dikenal mampu menyaring polusi udara dan menghasilkan oksigen di malam hari, sehingga secara signifikan meningkatkan kualitas udara di sekitarnya, memberikan manfaat ganda bagi penghuni rumah.
Meskipun menyukai pencahayaan matahari, lidah mertua lebih baik ditempatkan di area yang mendapat sinar matahari sedang atau tidak langsung, terutama di pagi hari, untuk menghindari daunnya terbakar. Penyiraman harus dilakukan hanya ketika tanah benar-benar kering, karena penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, yang merupakan masalah umum pada tanaman ini.
Advertisement
4. Kamboja Jepang (Adenium)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4899189/original/080904200_1721722990-plumeria-209905_1280.jpg)
Kamboja Jepang, atau Adenium obesum, adalah tanaman hias yang populer karena bunganya yang indah dan bentuk batangnya yang unik. Tanaman ini berasal dari daerah gurun di Afrika dan Timur Tengah, sehingga secara alami sangat toleran terhadap panas dan kekeringan. Batangnya yang tebal berfungsi sebagai penyimpan air, membuatnya kuat menghadapi terik matahari langsung.
Adenium membutuhkan paparan sinar matahari yang cukup untuk pertumbuhan yang baik dan pembungaan yang lebat, idealnya minimal 7-9 jam per hari. Sinar matahari membantu mengembangkan batang dan cabang yang kuat, serta memicu pembentukan akar dan bunga yang indah. Kurangnya sinar matahari dapat menghambat pembungaan dan membuat tanaman kurang sehat.
Perawatan adenium meliputi pemilihan lokasi yang tepat, penyiraman yang hati-hati karena tahan kekeringan tetapi tetap membutuhkan air, dan sirkulasi udara yang baik. Bonggol besar pada adenium berfungsi sebagai cadangan air, memungkinkan tanaman ini bertahan di iklim kering dan cuaca panas ekstrem, menjadikannya pilihan tanaman teras outdoor anti layu di terik yang sangat baik.
5. Euphorbia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2945851/original/047412000_1571720618-euphorbia-238648_1920.jpg)
Euphorbia, atau Euphorbia milii, adalah tanaman hias yang berasal dari Madagaskar dan telah menyebar ke berbagai wilayah beriklim tropis. Tanaman ini dikenal dengan kelopak bunganya yang kecil namun banyak, duri yang khas, dan variasi warna bunga yang menarik, menjadikannya daya tarik di teras. Euphorbia sangat cocok ditanam dalam pot dan dipajang di halaman atau teras rumah.
Tanaman ini sangat menyukai sinar matahari langsung dan tumbuh subur di bawah paparan cahaya penuh. Bahkan, beberapa jenis Euphorbia dapat bertahan di kawasan beriklim gurun, menunjukkan ketahanannya yang luar biasa terhadap panas. Penempatan di tempat terbuka dengan sirkulasi udara yang bagus akan merangsang pertumbuhan bunga yang lebat dan menjaga kesehatan tanaman.
Meskipun tahan panas, penyiraman Euphorbia harus dilakukan dengan hati-hati. Tanaman ini tidak membutuhkan banyak air; penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk dan daun menguning. Cukup siram seminggu sekali, dan hindari penyiraman saat musim hujan untuk mencegah kelembapan berlebih yang merugikan.
Advertisement
6. Krokot (Portulaca)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/925958/original/002393600_1436602930-11072015-krokot.jpg)
Krokot, atau Portulaca, dikenal juga sebagai moss rose atau bunga pukul sembilan, adalah tanaman hias yang sangat tahan panas dan tumbuh subur di tanah yang kering. Bunga-bunga krokot memiliki warna-warni cerah seperti merah, kuning, oranye, pink, dan putih, yang mekar sempurna saat terkena sinar matahari penuh, menciptakan pemandangan yang indah.
Tanaman ini sangat mudah tumbuh dan tidak memerlukan perawatan khusus, menjadikannya pilihan ideal untuk teras outdoor yang terpapar sinar matahari langsung. Sinar matahari sangat berpengaruh pada proses perkembangan bunga krokot, membuat warnanya lebih meriah dan bunganya lebih banyak. Ini adalah pilihan tanaman teras outdoor anti layu di terik yang praktis dan estetik.
Perawatan krokot cukup sederhana; Anda hanya perlu menyiramnya ketika tanah terasa kering. Krokot juga dapat berfungsi sebagai penutup tanah atau ditanam dalam pot gantung, memberikan tampilan yang ceria dan berwarna-warni pada area teras Anda. Kemampuannya beradaptasi membuatnya sangat fleksibel untuk berbagai desain lansekap.
7. Kamboja (Plumeria)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4217552/original/085430600_1667812666-Kamboja_pixabay.jpg)
Kamboja, atau Plumeria, adalah tanaman ikonik di daerah tropis yang dikenal dengan bunga beraroma harum dan kemampuannya bertahan di bawah terik matahari. Tanaman ini memiliki akar yang kuat dan tidak memerlukan banyak air, sehingga cocok untuk daerah dengan curah hujan rendah. Kamboja dapat menambah estetika rumah dengan bunganya yang berwarna-warni seperti putih, kuning, merah, dan pink.
Kamboja membutuhkan sinar matahari yang cukup untuk tumbuh dengan baik, setidaknya enam jam sehari. Semakin banyak sinar matahari yang didapatkan, semakin subur dan lebat bunganya akan tumbuh. Tanaman ini juga relatif tahan terhadap hama dan penyakit, sehingga perawatannya tidak terlalu rumit bagi para pemula.
Perawatan bunga kamboja meliputi penyiraman rutin saat tanah mulai kering, pemupukan berkala untuk mendukung pertumbuhan dan pembungaan, serta pemilihan media tanam yang memiliki drainase baik. Pemangkasan juga penting untuk merangsang pertumbuhan tunas baru dan pembungaan yang lebih lebat, memastikan tanaman tetap produktif dan indah.
Advertisement
People Also Ask
1. Apa saja pilihan tanaman teras outdoor yang tahan terik matahari?
Jawaban: Beberapa pilihan tanaman teras outdoor yang tahan terik matahari antara lain Bougenville, Kaktus, Lidah Mertua, Kamboja Jepang (Adenium), Euphorbia, Krokot (Portulaca), dan Kamboja (Plumeria).
2. Bagaimana cara merawat Bougenville agar rajin berbunga?
Jawaban: Untuk Bougenville, pastikan terkena sinar matahari langsung, siram teratur saat tanah kering, lakukan pemangkasan untuk merangsang tunas baru, dan berikan pupuk tinggi fosfor serta kalium.
3. Apakah kaktus membutuhkan banyak air?
Jawaban: Tidak, kaktus adalah tanaman yang sangat tahan kekeringan dan tidak membutuhkan banyak air. Siram hanya ketika tanah benar-benar kering, sekitar 10-14 hari sekali di musim panas.
4. Mengapa Lidah Mertua cocok untuk teras minimalis?
Jawaban: Lidah Mertua cocok untuk teras minimalis karena bentuk daunnya yang tegak dan elegan, perawatannya yang mudah, serta kemampuannya menyaring polusi udara dan menghasilkan oksigen di malam hari.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714532/original/000144500_1782797436-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T122233.633.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7675056/original/096398500_1780469939-1000436835.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709839/original/047593100_1782789385-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T101408.733.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3885023/original/ACg8ocJhAqQ111Qo7aNKJo-e-gQosi_iVPv_IfWPcQDZFdPai56-TQS9%3Ds200.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3325907/original/022793200_1608131631-shutterstock_1254025699.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409475/original/099185100_1479452337-Kamboja.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/1812235/original/087792300_1550019778-1709255D-BDFF-4E25-B45D-78CC996796BF.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714917/original/028527700_1782798194-Brazil_s_Gabriel_Martinelli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625301/original/096522400_1782619158-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8713141/original/058795600_1782795003-Germany_players_are_dejected.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8309790/original/022314100_1782176318-000_B7XQ8ZR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8703035/original/020989500_1782776197-IMG-20260630-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7814803/original/065180300_1780632434-raul-jimenez-meksiko-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513569/original/057945500_1782437405-063_2283345869.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263225/original/037460900_1781869308-IMG-20260619-WA0012.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8137255/original/007132100_1780989370-HL_kamboja.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5459782/original/064524600_1767173893-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6398663/original/041635600_1779272999-IMG-20260520-WA0007.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5622699/original/082401100_1778213650-Screenshot_2026-05-08_105805.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496716/original/041026000_1770597133-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5443090/original/034043600_1765619153-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5546781/original/065340600_1775367165-Focal_Point_Pohon_Tropis_____Satu_Pohon_Rindang___Semak_Rendah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3005833/original/005389400_1577346189-20191226-Proyeksi-Pertumbuhan-Ekonomi-Indonesia-2020-ANGGA-4.jpg)