Mengintip Keseruan Muslim LifeFair 2025 di Bogor

Muslim LifeFair (MuFair) kembali hadir untuk memeriahkan libur sekolah di Bogor pada 27–29 Juni 2025.

Diperbarui 18 Mei 2025, 21:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bogor Muslim LifeFair (MuFair) kembali hadir untuk memeriahkan libur sekolah di Bogor pada 27–29 Juni 2025. Berlangsung di Vivo Mall Bogor, pameran ini menawarkan pengalaman liburan keluarga yang edukatif dan penuh keberkahan, sekaligus menjadi wadah memperkuat gaya hidup halal dan Islami.

Menurut Taufik Surya Hidayat, Direktur Lima Events, antusiasme warga Bogor menjadi alasan utama pemilihan kota ini setelah sukses digelar di Bekasi.

"Ketika kami hadir di Cibinong sebelumnya, respons masyarakat luar biasa. Pengunjung memenuhi kajian, booth belanja ramai, dan interaksi positif tercipta dalam program keluarga. Tahun ini, kami kembali dengan konsep yang lebih kaya," ujar Taufik.

Mengusung tema #LiburanBarengAlim, MuFair menghadirkan lebih dari 130 booth yang menjual produk halal dari berbagai kategori, termasuk fashion muslim, kuliner, travel, hingga edukasi keluarga. Pengunjung juga bisa menikmati program interaktif seperti Feeding Animals, Kelas Masak Kreasi Koki Cilik, Kajian Anak, dan Kids Storytelling bersama para pendongeng ternama.

 

Yang baru di MuFair 2025

Yang baru di MuFair 2025 adalah Dauroh Ilmiah, hasil kolaborasi dengan Lembaga Amil Zakat Yurbi Shadaqat. Program intensif ini dirancang untuk memperdalam pemahaman Islam dengan materi tentang fiqih muamalah, akidah, hingga penguatan karakter produktif.

Dauroh ini menghadirkan sejumlah asatidz seperti Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri dan Ustadz Ammi Nur Baits, serta mendukung peserta belajar lebih mendalam dengan sesi tanya jawab langsung.

Selain itu, MuFair juga menjadi panggung bagi UMKM lokal untuk berkembang. Ketua Umum KPMI, Rachmat Sutarnas Marpaung, menyebut festival ini sebagai momentum untuk membangkitkan ekonomi syariah.

 

Pesatnya pertumbuhan pasar halal global

"Pasar halal global sedang tumbuh pesat, dan pelaku usaha muslim menunjukkan ketahanan luar biasa di tengah tantangan ekonomi," jelas Rachmat.

Melalui berbagai program seperti Sekolah Muamalah dan pendampingan sertifikasi halal, KPMI berharap UMKM halal di Bogor dapat meningkatkan daya saing dan menembus pasar global.

Optimisme PameranTaufik menargetkan lebih dari 20 ribu pengunjung selama tiga hari penyelenggaraan. Ia berharap, acara ini tidak hanya menjadi destinasi liburan edukatif, tetapi juga memperkuat ukhuwah dan mendorong penyebaran nilai-nilai Islami yang inklusif.