Sukses

Bisa Dipraktikkan Saat Ramadan, Ketahui Tata Cara Sholat Tahajud

Liputan6.com, Jakarta - Tak terasa sebentar lagi kita akan menghadapi bulan suci Ramadhan. Di bulan suci Ramadhan, seluruh ibadah umat muslim akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. itu mengapa bulan Ramadhan menjadi bulan yang sangat dinantikan oleh seluruh umat muslim di dunia.

Selain sholat wajib, sholat sunah menjadi salah satu ibadah yang banyak dilakukan oleh umat muslim terlebih saat bulan suci Ramadhan. Pasalnya dengan melakukan sholat sunnah kita akan mendapatkan pahala berlipat ganda dari Allah SWT.

Bagi umat Muslim, ada sholat sunah yang bisa dilakukan setiap Muslim saat malam hari hingga menjelang masuk waktu fajar. Tentu seluruh umat muslim sudah tahu. Ya, amalan ini adalah sholat tahajud.

Sholat tahajud termasuk qiyamul lail. Waktu yang terbaik bagi umat Islam untuk mengerjakannya adalah pada sepertiga akhir pada malam hari. Sekitar pukul 01.00 hingga 04.00 WIB.

Ada pun manfaat tahajud adalah akan dikabulkan doa-doanya oleh Allah SWT. Apalagi bila seseorang melaksanakannya di waktu utamanya yaitu di sepertiga malam terakhir.

Selain itu, hikmah dan manfaat sholat tahajud lainnya adalah sebagai ajang mendekatkan diri kepada Allah SWT, menghapus dosa, menolak penyakit serta pencegah dari dosa.

Terdapat sebuah hadis yang mengatakan tentang hikmah dan manfaat sholat tahajud yang luar biasa untuk umat manusia apabila menjalankannya. Manfaat itu adalah menjadikan sebuah jembatan untuk masuk ke surga.

Anda juga bisa mendapatkan hikmah dan manfaat sholat tahajud yang mengagumkan seperti kesehatan rohani yang cukup terjaga.

Hal ini sudah jelas ditegaskan oleh Allah SWT dengan mengatakan bahwa orang yang selalu sholat tahajud akan selalu mempunyai sifat yang rendah hati dan ramah dan refleksi ketenangan jiwa di dalam kehidupan sehari-hari.

Tahajud juga bermanfaat untuk menguatkan tali hubungan dengan Allah. Manfaat lainnya adalah tahajud juga dapat menyucikan ruh dan menaikkannya pada derajat mulia, membuat suka beribadah, menjauhi maksiat, dan jauh dari kufur dan malas beribadah.

Manfaat penting lainnya adalah, tahajud dapat melunakkan hati dan mendapat ridha Allah dan masuk surga, serta wasilah terbaik bagi seorang hamba untuk mendekatkan diri pada Tuhannya.

Karena itulah, sholat tahajud dapat menjadi salah satu ibadah sunah yang bisa dikerjakan, terutama saat Ramadhan. Ibadah ini dapat dilakukan sebelum atau sesudah menyantap hidangan sahur.

Kendati tergolong sebagai ibadah sunah, melalui tata cara dan niat yang sungguh-sungguh untuk mengharap ridho Allah SWT, maka sholat tahajud bakal memberikan pahala berlimpah bagi yang melaksanakannya.

Dalam sebuah riwayat yang dikemukakan Abu Hurairah, Rasulullah saw bersabda:

Bahwasanya Rasulullah saw ditanya orang, "Sholat manakah yang paling utama setelah salat yang diwajibkan (salat lima waktu)?" Rasulullah saw. menjawab, "Sholat tahajud." (HR. Muslim dari Abu Hurairah).

Kebiasaan Muhammad melaksanakan sholat tahajud dapat dijadikan dasar hukum bahwa sholat tahajud adalah sholat sunah yang dikerjakan setelah tidur beberapa saat di malam hari, kemudian bangun saat pertengahan malam hari. Simak keutamaan beserta niat dan doa untuk melaksanakan ibadah sholat tahajud yang dirangkum Liputan6.com di halaman berikut:

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Video Pilihan

2 dari 5 halaman

Keutamaan

Sholat tahajud diyakini sebagai ibadah yang istimewa. Sebab, dalam Alquran disebutkan bahwa siapa pun yang mengerjakannya akan disebut sebagai hamba-Nya yang terpuji di mata Allah.

Merujuk Q.S Al-Isra ayat 79, berikut keutamaan dari sholat tahajud.

وَمِنَ ٱلَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِۦ نَافِلَةً لَّكَ عَسَىٰٓ أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا

Wa minal-laili fa tahajjad bihi nafilatal laka ‘asa ay yab’asaka rabbuka maqamam mahmuda.

Artinya:

"Dan pada sebagian malam hari, bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Semoga Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji."

3 dari 5 halaman

Niat

Membaca niat menjadi salah satu Tata Cara Sholat tahajud yang dianjurkan. Niat sholat tahajud wajib dilakukan untuk membedakan dengan sholat sunah malam lainnya.

Bacaan niat sholat tahajud juga harus diucapkan dengan baik dan benar. Dengan demikian, sholat tahajud yang dikerjakan menjadi sempurna dan diterima oleh Allah SWT.

Berikut doa niat sholat tahajud yang dapat diucapkan sebelum menjalankan ibadah sholat tahajud.

Usholli sunnatat-tahujjudi rak’ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta’alaa.

Artinya:

"Aku niat sholat tahajud 2 rakaat, menghadap kiblat karena Allah Ta’ala."

4 dari 5 halaman

Tata Cara

Pada umumnya, panduan sholat tahajud seperti halnya dengan gerakan serta doa seperti sholat fardhu 5 waktu. Hal yang membedakan, yakni bacaan niat, doa setelah sholat tahajud, dan jumlah rakaat.

Terdapat berbagai dalil yang membahas mengenai jumlah rakaat pada sholat tahaujd. Tata cara untuk melakukan sholat tahajud yakni paling sedikit 2 rakaat hingga paling banyak yakni 12 rakaat.

Berikut merupakan tata Cara Sholat Tahajud yang perlu dipahami agar dapat dikerjakan dengan sempurna dan mendapatkan rahmat dari Allah SWT.

• Membaca Niat

• Melakukan Takbiratul Ihram dan Doa Iftitah

• Membaca Surat Al-Fatihah

• Membaca Surat Pendek

• Rukuk dengan Tumakninah

• I’tidal

• Sujud

• Duduk di Antara Dua Sujud

• Sujud

• Mengulang Gerakan Seperti Rakaat Pertama

• Takhiyat Akhir

• Salam

5 dari 5 halaman

Doa

Pedoman sholat tahajud yang terakhir adalah berzikir dan membaca doa setelah sholat. Berizikir dan berdoa dengan sungguh-sungguh, yaitu salah satu cara untuk mendekatkan diri dan pasrah kepada Allah SWT. Berikut doanya:

للّٰهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَالِكُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ مُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّاَللّٰهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ، اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ، وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ

Allaahumma lakal hamdu anta qayyimus samaa waati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu anta malikus samaa waati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu anta nuurus samaawaati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu antal haqqu, wa wa’dukal haqqu, wa liqaa’uka haqqun, wa qauluka haqqun, wal jannatu haqqun, wannaaru haqqun, wannabiyyuuna haqqun, wa muhammadun shallallaahu ‘alaihi wasallama haqqun wassaa’atu haqqun.

Allaahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, wa ‘alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wa bika khaashamtu, wa ilaika haakamtu, faghfirlii maa qaddamtu, wa maa akh-khartu, wa maa asrartu, wa maa a’lantu, wa maa anta a’lamu bihiminnii. antal muqaddimu, wa antal mu’akhkhiru, laa ilaaha illaa anta, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah.

Arti dari Doa Sholat Tahajud:

"Wahai Allah! Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah penegak dan pengurus langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah penguasa (raja) langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah cahaya langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah Yang Hak (benar),janji-Mu lah yang benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, perkataan-Mu benar, surga itu benar (ada), neraka itu benar (ada), para nabi itu benar, Nabi Muhammad saw itu benar, dan hari kiamat itu benar(ada).

Wahai Allah! Hanya kepada-Mu lah aku berserah diri, hanya kepada-Mu lah aku beriman, hanya kepada-Mu lah aku bertawakkal hanya kepada-Mu lah aku kembali, hanya dehgan-Mu lah kuhadapi musuhku, dan hanya kepada-Mu lah aku berhukum. Oleh karena itu ampunilah segala dosaku, yang telah kulakukan dan yang (mungkin) akan kulakukan, yang kurahasiakan dan yang kulakukan secara terang-terangan, dan dosa-dosa lainnya yang Engkau lebih mengetahuinya daripada aku. Engkaulah Yang Maha Terdahulu dan Engkaulah Yang Maha Terakhir. tak ada Tuhan selain Engkau, dan tak ada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah."