Sukses

Kerap Dimakan Saat Buka Puasa, Ini 4 Manfaat Kurma untuk Kesehatan Tubuh

Liputan6.com, Jakarta - Selain takjil, puasa Ramadan juga identik dengan buah kurma. Hal ini berkaitan dengan tuntunan sunnah Rasulullah SAW yang menganjurkan memakan kurma saat sahur atau berbuka puasa. Sebagian individu bahkan merasa semakin afdhol saat berbuka dengan kurma.

Kurma merupakan buah yang mengandung sumber serat dan gula alami yang baik bagi kesehatan tubuh.

Perpaduan serat dan gula alami pada kurma memungkinkan peningkatan kadar gula darah yang lebih lambat. Akibatnya, kita tetap berenergi dan tak mudah mengantuk setelah berbuka puasa.

Buah yang sering disebut sebagai buah nabi ini nyatanya juga kaya akan nutrisi yang menguntungkan bagi tubuh.

Karbohidrat sebagai kandungan utama pada kurma memungkinkan aliran energi menjadi stabil setelah berbuka puasa. Lantas, apa lagi manfaat mengonsumsi kurma saat berbuka puasa?

2 dari 6 halaman

1. Kadar antioksidan tinggi

Selain kandungan vitamin dan mineral, kurma juga kaya akan antioksidan sebagai pelindung kesehatan. Sebuah jurnal yang terbit dalam Journal of Pharmacy & BioAllied Sciences mengatakan bahwa kurma merupakan sumber antioksidan alami yang baik yang dapat digunakan untuk mengelola penyakit terkait stres oksidatif.

Kurma juga mengandung senyawa antiinflamasi dan antimikroba yang berperan dalam mengurangi risiko penyakit dan memerangi penyakit menular.

3 dari 6 halaman

2. Tidak mengandung gula tambahan

Fruktosa merupakan jenis gula alami yang menjadi kandungan pemanis tertinggi pada kurma. Hal itu membuat kurma bisa menjadi pengganti gula putih yang sehat.

Selain itu, perpaduan serat dan gula alami dalam kurma memungkinkan peningkatan kadar gula darah yang lebih lambat sehingga kita akan merasa berenergi dan tak mudah mengantuk usai berbuka puasa.

4 dari 6 halaman

3. Meningkatkan kesehatan otak

Makan kurma dapat membantu meningkatkan fungsi otak. Sebuah penelitan pada hewan menemukan bahwa tikus yang diberi makanan yang dicampur dengan kurma memiliki memori dan kemampuan belajar yang jauh lebih baik. Selain itu, perilaku terkait kecemasan juga lebih sedikit daripada mereka yang tidak memakannya.

Kurma dapat membantu menurunkan peradangan dan mencegah pembentukan plak otak yang penting untuk mencegah penyakit Alzheimer.

5 dari 6 halaman

4. Menambah energi tubuh

Kurma mengandung gula alami, glukosa, fruktosa dan sukrosa yang dapat memberi energi cepat saat tubuh sedang membutuhkannya.

Kandungan serat, potasium, magnesium, vitamin dan antioksidan pada kurma dapat menjaga kecukupan energi sehingga membuat tubuh lebih fit dan tak cepat lelah.

6 dari 6 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: