Sukses

Selain PMS, Ini 5 Penyebab Mengapa Wanita Sering Bad Mood

Liputan6.com, Jakarta - Bagi para pria, wanita memang menyimpan berbagai misteri yang sulit untuk dipecahkan. Ada kalanya mereka marah akan hal-hal kecil yang sebenarnya tidak perlu dipermasalahkan.

Seringkali para pria juga kedapatan menjadi bahan bad mood wanita yang sebenarnya bikin bingung mereka. Selain saat mestruasi atau PMS, sebenarnya lima hal ini juga menjadi pemicu mengapa wanita selalu merasa bad mood atau dalam keadaan hati yang buruk.

 

* Update Terkini Asian Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di Sini.

 

Saksikan Video Pilihan di Bawah ini:

2 dari 6 halaman

1. Kebanyakan mengonsumsi gula

Katherine Glick, terapis di Talkspace menjelaskan bahwa makanan yang kita konsumsi bisa berdampak langsung pada otak dan senyawa tertentu yang berhubungan dengan kesehatan mental. Makanan tinggi lemak dan gula pun bisa memberi efek yang mirip pada suasana hati seperti pengaruh obat-obatan dan alkohol.

Makanan tersebut bisa menciptakan efek bahagia pada otak tapi cuma sementara, sisanya bakal bikin kita bad mood dan ingin makan lagi.

3 dari 6 halaman

2. Kurang tidur

Kurang tidur bisa mempengaruhi tubuh kita. Salah satunya membuat kita jadi super sensitif. Kurang tidur bisa mengganggu keseimbangan hormon dan senyawa otak serta menyulitkan kita memahami mana yang penting dan mana yang tidak.

Eggak heran kalau kurang tidur bisa membuat seseorang jadi gampang marah karena hal-hal sepele.

4 dari 6 halaman

3. Kurang buah dan sayur

Dikutip dari huffingtonpost.com, peneliti dari University of Warwick and Dartmouth College meneliti pola makan dan kondisi kesehatan 80 ribu orang di Britania Raya. Mereka pun menemukan bahwa orang-orang yang mengonsumsi sekitar 80 gram buah dan sayur sehari memiliki kondisi kesehatan mental yang paling baik.

Jadi kalau kamu sering gampang merasa bad mood, coba deh tambah lagi asupan buah dan sayuran setiap harinya.

5 dari 6 halaman

4. Kurang sinar matahari

Dalam sebuah studi sederhana, peneliti Zayed University meminta 20 orang dengan kadar vitamin D yang rendah dan mengalami gejala depresi untuk memilih antara menghabiskan lebih banyak waktu mendapatkan sinar matahari atau pergi ke dokter.

Setelah tujuh minggu, orang-orang yang menghabiskan lebih banyak waktu mendapatkan sinar matahari memiliki gejala depresi yang lebih sedikit dibandingkan lainnya.

6 dari 6 halaman

5. Kebanyakan kerja

Sebuah penelitian dari Kansas State University menunjukkan bahwa orang-orang yang bekerja lebih dari 50 jam per minggu memiliki kondisi kebugaran tubuh yang terus menurun. Hal ini juga bisa mempengaruhi kondisi mental dan bikin jadi gampang bad mood.

Reporter:

Endah Wijayanti

Sumber: Vemale.com

Video Populer Citizen6

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Ini 4 Alasan Sulit Melupakan Mantan Menurut Penelitian
Artikel Selanjutnya
Ada Manfaat, Jangan Dilarang Anak Bermain Tanah