Prabowo: Saya Tidak Rela Rakyat Miskin, Anak-Anak Lapar

Hal itu disampaikan Prabowo saat pidato meresmikan serentak lima bendungan di lima daerah Indonesia di Lombok Barat, Jumat (10/7/2026).

Diterbitkan 10 Juli 2026, 14:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Prabowo prioritaskan pangan dan tidak rela rakyat Indonesia miskin atau lapar.
  • Ia menegaskan Indonesia mampu mandiri dalam produksi pangan untuk rakyatnya.
  • Prabowo meminta birokrat, militer, dan polisi introspeksi karena mereka milik rakyat.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan permasalahan pangan menjadi salah satu prioritas pemerintahannya. Prabowo mengaku tidak rela apabila rakyat Indonesia miskin.

"Saya tidak rela rakyat Indonesia miskin. Saya tidak rela, saya tidak rela ada anak-anak Indonesia lapar. Saya tidak rela," kata Prabowo saat pidato meresmikan secara serentak lima bendungan di lima daerah Indonesia di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Jumat (10/7/2026).

Prabowo menuturkan, tidak ada negara yang berhasil apabila tidak bisa menghasilkan pangan bagi rakyatnya. Menurut Prabowo, Indonesia saat ini mampu mendirikan pangan sendiri untuk rakyatnya.

"Apapun segelintir elit di Jakarta berpendapat bahwa perut lapar itu tidak penting, saya berbeda. Ada rakyat Indonesia yang lapar itu penting bagi saya. Tidak ada negara yang berhasil kalau tidak bisa menghasilkan pangan bagi rakyatnya. Dan alhamdulillah Indonesia sekarang mampu mendirikan pangan sendiri," ujar Prabowo.

Prabowo Minta Polisi hingga Militer Introspeksi

Di sisi lain, Prabowo juga mengingatkan para birokrat, militer hingga polisi introspeksi. Prabowo mengingatkan kepada para birokrat hingga polisi dan militer semua diterima berasal dari rakyat.

"Masalah bagi bangsa Indonesia juga masalah bagi kita semua. Saya minta kita introspeksi terutama pada birokrat kita semua introspeksi, pejabat-pejabat militer dan polisi introspeksi. Saudara adalah milik rakyat. Bintangmu dari rakyat, sepatumu dari rakyat, topi dari rakyat, jangan pernah lupa itu," kata Prabowo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6