Liga Champions: Roma Ogah Remehkan Manchester United yang Sedang Loyo

Manchester United lagi terpuruk. Namun Roma tetap tidak mau menganggap remeh saat bertemu di Liga Champions.

OlehThomas
Diterbitkan 03 November 2026, 20:00 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, menegaskan timnya tidak akan meremehkan Manchester United saat kedua tim bertemu pada lanjutan Liga Champions 2026/2027. Meski Setan Merah tengah mengalami periode sulit, Gasperini menilai mereka tetap memiliki kualitas untuk memberikan ancaman serius.

AS Roma dijadwalkan bertandang ke markas Manchester United di Old Trafford pada Selasa (3/11/2026) waktu setempat. Pertandingan ini menjadi tantangan tersendiri bagi Giallorossi yang sedang berusaha menjaga momentum positif di kompetisi domestik maupun Eropa.

Roma datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menghancurkan Udinese dengan skor 5-2 pada lanjutan Serie A akhir pekan lalu. Hasil tersebut membuat mereka menempati posisi ketiga klasemen sementara, hanya terpaut satu poin dari pemuncak klasemen.

Sebaliknya, Manchester United sedang berada dalam tekanan setelah menelan kekalahan 0-2 dari Chelsea. Hasil itu semakin memperberat situasi pelatih Michael Carrick yang tengah berusaha mengangkat performa timnya.

Namun, Gasperini menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak boleh membuat para pemain Roma kehilangan kewaspadaan.

"Manchester United sedang mengalami periode sulit dalam hal hasil pertandingan di liga, tetapi kami tidak boleh terdistraksi. Mereka tetap tim yang kuat dengan pemain-pemain berkualitas tinggi. Old Trafford juga merupakan lingkungan yang panas dan sulit," ujar Gasperini, dikutip dari Football Italia.

"Kami mempersiapkan diri seolah-olah menghadapi Manchester United dalam performa terbaiknya," lanjutnya.

Gasperini Punya Mimpi di Old Trafford

Old Trafford dikenal sebagai Theatre of Dreams atau Teater Impian. Gasperini pun mengakui dirinya memiliki harapan besar ketika membawa Roma menghadapi salah satu klub paling terkenal di dunia tersebut.

Meski demikian, pelatih asal Italia itu memilih bersikap realistis dan tidak ingin terlalu jauh berbicara mengenai target timnya.

"Semua orang berhak bermimpi. Saya berusaha memiliki mimpi yang bisa diwujudkan dalam waktu dekat, dimulai besok, di stadion fantastis yang terkenal di seluruh dunia. Saya berharap mimpi itu bisa menjadi kenyataan," kata Gasperini.

Pernyataan tersebut mencerminkan ambisi Roma untuk meraih hasil positif di markas Manchester United. Kemenangan akan menjadi modal penting bagi Giallorossi untuk memperkuat posisi mereka dalam persaingan Liga Champions musim ini.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Di balik kepercayaan diri menghadapi Manchester United, Roma harus menghadapi persoalan serius terkait ketersediaan pemain. Gasperini mengonfirmasi timnya tidak bisa diperkuat tiga pemain penting, yakni Lorenzo Pellegrini, Paulo Dybala, dan Manu Kone. Absennya ketiga pemain tersebut menjadi tantangan bagi Roma karena mereka kehilangan sejumlah opsi di beberapa sektor permainan, terutama lini tengah. "Kami kehilangan Pellegrini, Dybala, dan Kone di sektor yang sama-sama penting. Karena itu, kami harus menyesuaikan permainan dalam situasi tertentu. Kami memiliki Castro sebagai alternatif bersama Malen, tetapi pilihan di lini tengah cukup terbatas," ungkap Gasperini. Ia berharap kondisi tersebut hanya berlangsung sementara. Menurutnya, Roma telah menjalani tujuh pertandingan terakhir dalam situasi yang cukup sulit, tetapi para pemain yang tersedia mampu menjaga kesiapan fisik dan memberikan kontribusi maksimal. Gasperini juga menyebut 17 pemain yang dibawanya untuk pertandingan ini berada dalam kondisi siap bermain. Ia berharap para pemain yang mengalami cedera bisa kembali setelah jeda internasional, meski mengakui situasi pekan ini tidak mudah bagi timnya.

Halaman
Show All