Prediksi Mengerikan Ruud Gullit akan Nasib Manchester United Musim 2026/2027

Gullit melihat Manchester United akan mengalami nasib buruk di musim 2026/2027 ini.

OlehThomas
Diterbitkan 17 September 2026, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Legenda sepak bola Belanda, Ruud Gullit, memberikan pandangan mengenai kondisi Manchester United pada musim 2026/2027. Gullit menilai Setan Merah masih belum memiliki kualitas yang cukup untuk bersaing memperebutkan gelar juara.

Manchester United memang memasuki musim ini dengan ekspektasi tinggi setelah Michael Carrick dipercaya menangani tim secara permanen. Namun, awal perjalanan mereka di Premier League belum berjalan sesuai harapan.

Hingga empat pertandingan, MU baru meraih satu kemenangan dan berada di posisi ke-13 klasemen dengan empat poin. Kekalahan 0-1 dari Manchester City di Old Trafford pada akhir pekan lalu semakin menambah sorotan terhadap performa tim.

Gullit menilai persoalan Manchester United bukan sekadar masalah taktik atau permainan tim. Menurutnya, Setan Merah masih kekurangan kualitas individu untuk bisa bersaing dengan klub-klub papan atas.

"Manchester United? Mereka tidak bisa bersaing musim ini. Belum. Saya pikir mereka masih kekurangan sedikit kualitas karena kita bisa melihat mereka tidak mampu mengontrol pertandingan," ujar Gullit seperti dikutip dari Tribal Football, Rabu (16/9/2026).

"Mereka bisa unggul lebih dulu, tetapi pertandingan masih bisa berakhir ke arah mana pun," lanjutnya.

Butuh Waktu untuk Kembali ke Papan Atas

Gullit menilai Manchester United membutuhkan proses panjang untuk kembali menjadi penantang serius gelar Premier League.

Ia menyoroti persaingan dengan klub-klub seperti Liverpool, Chelsea, Arsenal, dan Manchester City yang dinilainya memiliki banyak pemain berkualitas.

"Hal terpenting yang bisa ditunjukkan Manchester United musim ini adalah kesabaran. Faktanya, mereka tidak lagi memiliki pemain-pemain terbaik di Premier League," kata Gullit.

Menurut Gullit, MU telah kehilangan momentum dalam perekrutan pemain top dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi tersebut membuat klub harus bekerja lebih keras untuk membangun kembali skuad yang mampu bersaing di level tertinggi.

"Para pemain top pergi ke Liverpool, Chelsea, Arsenal, dan Manchester City. Manchester United melewatkan kesempatan itu dan akan membutuhkan waktu untuk menata diri agar kembali berada di level yang memungkinkan mereka memiliki peluang memenangkan Premier League," ujarnya.

Soroti Warisan Sir Alex Ferguson

Gullit juga mengaitkan kondisi Manchester United saat ini dengan keputusan Sir Alex Ferguson meninggalkan klub pada 2013.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Ferguson mengakhiri masa kepelatihannya setelah membawa MU meraih gelar Premier League 2012/2013. Setelah itu, klub mengalami kesulitan untuk mempertahankan dominasi mereka di Inggris. Menurut Gullit, perubahan dalam persaingan sepak bola Inggris membuat Manchester United harus menghadapi tantangan yang jauh lebih besar dibanding era Ferguson. "Sir Alex Ferguson sendiri mengatakan itu akan membutuhkan waktu 10 tahun, dan mungkin memang seperti itu. Mereka berada dalam situasi sulit," ujar Gullit. Ia menilai semakin banyak klub memiliki kekuatan finansial serta mampu mendatangkan pelatih dan pemain top. Persaingan tersebut membuat jalan MU untuk kembali ke puncak menjadi semakin panjang.

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan