Pesan Manis Igor Tolic usai Persib Bandung Gagal Juara Piala Presiden

Igor Tolic memuji Bobotoh usai Persib Bandung kalah dari Persebaya di final Piala Presiden 2026.

Diterbitkan 07 Agustus 2026, 22:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Persib Bandung gagal meraih trofi Piala Presiden 2026 setelah takluk dari Persebaya Surabaya pada final, Kamis (6/8/2026). Pelatih Igor Tolic merespons kekalahan itu dengan menyampaikan apresiasi untuk Bobotoh yang disebutnya tak henti memberi dukungan sepanjang turnamen.

Ia menilai suporter memahami beragam tantangan yang dihadapi tim dan tetap mendorong Maung Bandung hingga melaju ke partai puncak. Ucapan itu ia sampaikan seusai laga final.

Selain menyoroti dukungan penonton, Tolic juga menekankan semangat juang skuadnya yang menurutnya tetap terjaga meski tidak semua pemain berada pada performa terbaik.

Dukungan Bobotoh dari Bandung Hingga Bali

Tolic menegaskan timnya menjalani kompetisi dengan selalu memikirkan suporter. Ia mengakui ada banyak persoalan yang harus diselesaikan, namun menyebut momen bermain di Bandung menjadi dorongan besar bagi pemain.

"Sepanjang turnamen kami selalu memikirkan para penggemar. Kami memiliki banyak masalah yang harus ditangani, tetapi saat berada di Bandung, kami memainkan tiga pertandingan dengan sepenuh hati," jelas Igor Tolic.

Sambutan positif juga diterima ketika Persib melakukan perjalanan ke Bali. Menurutnya, gelombang pesan dukungan dari Bobotoh membuat tim merasa dibelakangnya ada kekuatan besar.

"Ketika sampai di Bali, kami menerima banyak pesan dukungan. Saya sangat senang mereka ada di belakang kami. Ini adalah kelompok penggemar dan organisasi yang luar biasa," tegas Tolic.

Ia percaya Bobotoh memahami perjalanan tim di Piala Presiden 2026, termasuk fase-fase sulit yang dilalui hingga mencapai final.

Karakter Suporter: Kritis Namun Tetap Membela

Pelatih asal Kroasia itu melihat Bobotoh memiliki karakter unik: tidak ragu menyampaikan kritik saat performa tim kurang maksimal, namun tetap berdiri di barisan terdepan untuk membela klub.

"Ya, yang saya suka adalah mereka akan menunjukan jika ada hal yang kurang baik dari diri kami, tetapi mereka juga akan membela tim dan klub ini. Itu adalah dukungan yang berada di tingkat tertinggi," imbuh Tolic.

Tolic mengaku terkesan dengan loyalitas suporter yang menurutnya hadir dalam situasi sulit maupun ketika tim meraih hasil positif.

Mentalitas Skuad usai Final Versus Persebaya

Soal performa di lapangan, Tolic menyanjung motivasi anak asuhnya. Ia menyebut tidak semua pemain tampil pada level tertinggi, tetapi dorongan untuk menang dan cara mereka bertarung tidak pernah surut.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Beberapa pemain tampil sangat baik, beberapa pemain lagi mungkin tidak begitu baik. Namun, pada akhirnya motivasi mereka tidak diragukan, cara mereka bermain, bagaimana mereka turun ke lapangan dan keinginan mereka untuk menang," tutur Tolic. Duel puncak memperlihatkan ketangguhan mental Persib. Mereka sempat tertinggal 0-1 sebelum menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dan tetap berjuang meski harus bermain dengan 10 pemain. "Penalti adalah lotre, meski kami tertinggal 0-1, kami bisa menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Bahkan kami tetap berjuang, meski pemain kami berkurang," ungkapnya.

Halaman
Show All
Erwin Snaz, Harley Ikhsan, Yus Mei SawitriTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan