Prabowo Minta Erick Thohir Susun Blueprint Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030

Di Kongres PSSI 2026, Prabowo meminta Erick Thohir menyusun blueprint Timnas menuju Piala Dunia 2030 dan menegaskan dukungan penuh pemerintah.

Diterbitkan 03 Agustus 2026, 15:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sepak Bola, Nilai-Nilai, dan Persatuan

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan sepak bola bukan semata hasil di papan skor. Ia menilai olahraga ini menjadi wahana pembentukan karakter dan mentalitas bangsa.

"Di lapangan hijau, kita belajar tidak ada kemenangan tanpa disiplin, tidak ada prestasi tanpa pengorbanan, dan tidak ada kejayaan tanpa kerja sama. Nilai-nilai itulah yang sesungguhnya menjadi fondasi bagi kemajuan sebuah bangsa," tutur Prabowo.

Ia menyebut pembangunan sepak bola berjalan seiring dengan pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, sepak bola mengajarkan integritas, penghormatan terhadap aturan, semangat kerja sama, serta ketangguhan menghadapi tantangan.

Prabowo juga mencontohkan peran Skuad Garuda dalam merajut kebersamaan. Ia menggambarkan bagaimana jutaan masyarakat memberi dukungan saat Timnas bertanding, melampaui latar belakang yang berbeda.

"Ada satu hal yang selalu membuat saya bangga. Setiap kali Timnas Indonesia bertanding, kita melihat Merah Putih mampu menyatukan seluruh rakyat Indonesia," ungkapnya.

"Di situlah kita melihat bahwa sepak bola bukan sekadar olahraga. Sepak bola adalah kekuatan yang mempersatukan bangsa sekaligus memperkuat rasa cinta kepada Tanah Air," kata Prabowo.

Akses Bagi Anak Indonesia dan Pesan ke Kongres

Prabowo menyampaikan harapan agar negara membuka jalan bagi seluruh anak Indonesia yang bercita-cita membela Timnas. Ia menekankan pentingnya kesempatan yang setara.

"Saya ingin setiap anak Indonesia berani bermimpi mengenakan lambang Garuda di dadanya. Namun, lebih dari itu, saya ingin negara memastikan setiap anak yang memiliki mimpi tersebut memperoleh kesempatan untuk menggapainya," ungkap Prabowo.

"Saya mengucapkan selamat berkongres kepada seluruh peserta. Laksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan persatuan, profesionalisme, dan kepentingan sepak bola Indonesia di atas kepentingan yang lain. Mari kita bekerja sama, bergandengan tangan, dan menjaga semangat gotong royong agar cita-cita Indonesia tampil di Piala Dunia dapat kita wujudkan," terangnya.

"Saya yakin dengan persatuan, kerja keras, disiplin, dan semangat gotong royong, Indonesia akan mampu mewujudkan cita-cita besar itu. Bukan hanya untuk lolos ke Piala Dunia 2030, tetapi untuk membangun Indonesia yang semakin kuat, semakin dihormati, dan semakin disegani oleh dunia."

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Muhammad Adi Yaksa, Benediktus Gerendo PradigdoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan