Jerman vs Curacao: Kalah Kelas dan Hilang Kendali, Akhir Pahit Sang Debutan

Debut Curacao di Piala Dunia 2026 berujung kekalahan telak 1-7 dari Jerman akibat kalah kelas di sektor tengah dan organisasi pertahanan yang rapuh.

Diterbitkan 15 Juni 2026, 12:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kalah Kelas di Sektor Tengah Lapangan

Kelemahan kentara lainnya juga terekspos di area sentral permainan. Curacao pada dasarnya sanggup mengimbangi determinasi lawan dalam kurun waktu sekitar 35 menit awal, akan tetapi perlahan-lahan ritme mereka rontok begitu barisan gelandang Jerman mulai mendominasi jalannya aliran bola.

Leandro Bacuna tercatat hanya mampu membukukan tingkat ketepatan operan sebesar 77 persen sewaktu berada di wilayah permainan Jerman, sementara Juninho Bacuna meraih angka 84 persen. Catatan milik kedua pemain tersebut masih berada di bawah performa Aleksandar Pavlovic yang bermain amat taktis dengan persentase operan sukses mencapai 93 persen.

Bahkan sosok Livano Comenencia, sang pencetak gol tunggal bagi Curacao, dibuat mati kutu untuk mengalirkan serangan lantaran mendapatkan kawalan yang sangat ketat. Dirinya terpantau cuma bisa melepaskan tiga kali umpan progresif di sepanjang durasi pertandingan.

Curacao sekarang dituntut untuk segera membenahi elemen keserasian tim serta kedisiplinan dalam menerapkan strategi sebelum melakoni dua laga sisa yang diprediksi tidak akan berjalan lebih mudah. Pertarungan kontra Ekuador dan Pantai Gading bakal menjadi pembuktian krusial apakah mereka sanggup membalikkan situasi atau justru harus mengepak koper lebih awal dari turnamen.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan