Juara NBA Thunder Tak Temui Trump di Gedung Putih, Kenapa? Ini Alasannya

Oklahoma City Thunder, juara NBA 2025, dilaporkan tidak akan Gedung Putih menemui Presiden Donald Trump. Apa alasan di balik keputusan ini?

OlehThomas
Diterbitkan 21 Maret 2026, 19:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Pernyataan resmi dari Oklahoma City Thunder menegaskan, "Kami telah berkomunikasi dengan Gedung Putih dan kami menghargai serta berterima kasih atas komunikasi yang telah kami lakukan, tetapi waktunya tidak memungkinkan." Pernyataan ini mengindikasikan adanya upaya komunikasi dan penghargaan, meskipun kunjungan tidak dapat terlaksana.

Tradisi Kunjungan yang Terganggu di Era Donald Trump

Tradisi kunjungan tim olahraga juara ke Gedung Putih telah menjadi "bermasalah secara politik" selama masa kepresidenan Donald Trump. Banyak tim, khususnya dari NBA, memilih untuk tidak hadir atau bahkan tidak diundang karena adanya perbedaan pandangan politik yang mencolok. Fenomena ini menandai pergeseran dalam hubungan antara olahraga profesional dan kepemimpinan negara.

Salah satu contoh paling menonjol adalah Golden State Warriors, juara NBA 2017, yang secara terbuka menolak undangan Gedung Putih. Bintang tim, Stephen Curry, menyatakan keengganannya untuk hadir, yang kemudian direspons oleh Presiden Trump dengan mencabut undangan tersebut melalui Twitter. Insiden ini menjadi preseden bagi tim-tim lain.

Warriors juga tidak diundang setelah memenangkan kejuaraan pada tahun 2018, menunjukkan konsistensi dalam kebijakan administrasi Trump terhadap tim yang menentang. Namun, setelah pergantian kepemimpinan, Warriors kembali mengunjungi Gedung Putih di bawah pemerintahan Presiden Joe Biden setelah memenangkan gelar pada tahun 2022, menandakan normalisasi tradisi tersebut.

Selain Warriors, beberapa tim lain juga menolak undangan atau tidak diundang selama kepresidenan Trump. Ini termasuk tim bola basket putra Universitas North Carolina (2017), Philadelphia Eagles dari NFL (2018), dan Toronto Raptors, juara NBA 2019, yang para pemainnya mengesampingkan perjalanan tersebut bahkan sebelum undangan resmi diberikan. Tim hoki es wanita AS juga menolak undangan pada Maret 2026 dengan alasan serupa.

Berbagai Respons Tim Juara Terhadap Undangan Gedung Putih

Penolakan Oklahoma City Thunder untuk mengunjungi Gedung Putih pada Maret 2026, meskipun secara resmi disebabkan oleh "masalah waktu," tidak dapat dilepaskan dari konteks sejarah di mana kunjungan semacam itu telah menjadi subjek kontroversi politik. Terutama selama masa kepresidenan Donald Trump, banyak tim juara menghadapi dilema antara tradisi dan keyakinan pribadi.

Meskipun banyak penolakan, beberapa tim juara tetap melanjutkan tradisi kunjungan Gedung Putih selama masa kepresidenan Trump. Contohnya termasuk Philadelphia Eagles setelah kemenangan Super Bowl LIX pada April 2025, Inter Miami CF, dan tim hoki es pria AS. Keputusan tim-tim ini menunjukkan bahwa ada beragam pandangan dan pendekatan terhadap undangan tersebut.

Perbedaan respons ini menyoroti bagaimana politik dapat memengaruhi dunia olahraga, dan bagaimana atlet serta tim menggunakan platform mereka untuk menyuarakan pandangan atau menunjukkan solidaritas. Kontroversi seputar kunjungan Gedung Putih selama era Trump mencerminkan ketegangan sosial dan politik yang lebih luas di Amerika Serikat.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan