Liputan6.com, Jakarta - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggelar agenda makan malam bersama CEO Anthropic, Dario Amodei. Pertemuan ini berlangsung di tengah sengitnya perdebatan mengenai penggunaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk kepentingan militer.
Dikutip dari Associated Press (AP), Senin (28/9/2026), Trump menyampaikan hal tersebut setibanya di Joint Base Andrews, Maryland. Ia dijadwalkan bertemu dengan Amodei hanya dua hari setelah Anthropic kalah dalam perkara hukum melawan pemerintah AS terkait penggunaan produknya oleh Departemen Pertahanan yang telah berlangsung sejak Februari.
Sebelumnya, Trump bersama Menteri Pertahanan Pete Hegseth menuding Anthropic membahayakan keamanan nasional. Pemerintah AS kemudian memasukkan perusahaan pengembang AI tersebut ke dalam daftar risiko rantai pasok (supply chain risk).
Advertisement
Di sisi lain, Amodei tetap teguh pada pendiriannya. Ia menolak mundur dari kekhawatiran bahwa teknologi besutan Anthropic berpotensi salah guna untuk pengawasan massal (mass surveillance) maupun pengembangan drone bersenjata yang beroperasi secara otonom.
Pengadilan banding federal pada Jumat resmi menolak gugatan yang diajukan Anthropic terhadap keputusan pemerintah. Putusan hukum tersebut memberikan hijau bagi Pentagon untuk melanjutkan penghapusan model AI Claude dari seluruh sistem militer mereka.
Â
Perbedaan Pandangan Strategis Pengembangan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5662925/original/042593600_1778322120-Anthropic.jpeg)
Pertemuan ini mengeksplisitkan benturan pandangan strategis antara pemerintah AS dan pelaku industri AI. Trump berulangkali mendorong akselerasi pengembangan AI agar AS tetap mendominasi dan mengungguli Tiongkok dalam persaingan teknologi global.
Sebaliknya, Amodei secara konsisten menyerukan agar industri memperlambat laju pengembangan AI guna memberikan ruang bagi sistem keselamatan (safety system) untuk mengejar pesatnya kemajuan teknologi.
"Dalam rentang 6 hingga 12 bulan ke depan, AI berpotensi mampu memimpin kelompok agen otonom yang dapat mengambil alih seluruh jaringan internet," peringat Amodei pada awal September lalu, seperti dilaporkan AP.
Amodei menjadi salah satu figur utama dari industri teknologi yang vokal menyoroti risiko eksponensial akibat perkembangan AI yang terlalu cepat, terutama saat kemampuan sistem kian kompleks dalam menyelesaikan persoalan di luar jangkauan manusia.
Kendati demikian, Trump tetap pada pendiriannya untuk memprioritaskan kepemimpinan mutlak AS di sektor AI. Perbedaan mendasar terkait kecepatan riset dan batasan penggunaan militer ini menjadi isu sentral dalam hubungan antara Gedung Putih dan Anthropic.
Adapun pertemuan antara Trump dan Amodei ini berlangsung persis sebelum rencana agenda diskusi Ketua DPR AS Mike Johnson bersama sejumlah pimpinan perusahaan AI terkemuka pada pekan ini.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5290555/original/019424000_1753145219-1000011471.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344440/original/084293900_1788945337-cek_fakta_PGI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359742/original/014720700_1790573611-HOAX__26_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292785/original/068110200_1783657736-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-10T112807.834.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5490104/original/053721500_1769996978-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1384773/original/024567600_1477395058-Donald_Trump.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355283/original/019472000_1790097211-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_00.04.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350795/original/061905200_1789630521-ChatGPT_Image_17_Sep_2026__14.15.53.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4647050/original/096680300_1699881296-Tempat_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347871/original/082698900_1789371708-ChatGPT_Image_14_Sep_2026__14.36.52.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352169/original/056693800_1789732852-Foto_1_credit_WWF-Indonesia_Ilham_Andriansyah.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4282587/original/088452000_1672910855-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357656/original/068951300_1790272311-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563533/original/046149400_1776904156-AP26108447326306.jpg)