Liputan6.com, Jakarta - Liverpool, salah satu klub raksasa Liga Inggris, telah mencapai kesepakatan penting untuk mendatangkan bek muda berbakat Jeremy Jacquet dari Stade Rennais. Namun, transfer yang telah disepakati ini tidak akan terealisasi dalam waktu dekat. Pemain internasional Prancis U-21 tersebut baru akan bergabung dengan skuad The Reds menjelang musim 2026/2027.
Penundaan ini memicu banyak pertanyaan di kalangan penggemar dan pengamat sepak bola. Pasalnya, klub Merseyside Merah saat ini dihadapkan pada kebutuhan mendesak untuk memperkuat lini pertahanan mereka. Meski demikian, manajemen memutuskan untuk tetap mempertahankan sang bek muda di Ligue 1 bersama Rennes untuk sisa musim 2025/2026, sebelum akhirnya pindah ke Anfield dengan kontrak jangka panjang.
Keputusan ini bukan tanpa alasan kuat. Di balik penundaan kedatangan Jeremy Jacquet, terdapat beberapa faktor strategis yang menjadi pertimbangan utama, mulai dari kepatuhan aturan keuangan hingga visi jangka panjang klub dalam pengembangan pemain. Kesepakatan transfer dilaporkan mencapai sekitar £60 juta (US$82 juta) atau setara 72 juta euro (sekitar Rp1,4 triliun), sebuah angka yang signifikan untuk seorang pemain muda.
Kepatuhan Aturan Keuangan (FFP) Jadi Prioritas Utama
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5493213/original/000791100_1770197626-Jeremy.jpg)
Salah satu alasan krusial di balik penundaan transfer bek muda ini adalah kepatuhan terhadap aturan Financial Fair Play (FFP) Premier League. "Terkait Jeremy Jacquet, Liverpool dan Rennes dilaporkan memiliki banyak alasan untuk menyepakati nilai transfer guna menghindari pelanggaran peraturan keuangan. Kesepakatan dicapai dengan mempertimbangkan pengeluaran musim panas lalu." Hal ini sangat penting mengingat pengeluaran besar klub pada jendela transfer sebelumnya.
Pada musim 2025/2026, Liverpool tercatat sebagai tim terboros di bursa transfer, menghabiskan lebih dari £450 juta untuk sejumlah pemain baru. Angka ini merupakan rekor transfer tertinggi di Inggris. Meskipun melakukan bisnis yang agresif, klub berhasil tetap mematuhi aturan keuntungan dan keberlanjutan Premier League. Ini dimungkinkan karena minimnya pengeluaran mereka di tahun-tahun sebelumnya, memberikan ruang fiskal untuk investasi besar.
Kesepakatan untuk menunda kedatangan Jacquet hingga musim panas 2026 memungkinkan The Reds untuk menyeimbangkan neraca keuangan. Dengan demikian, mereka dapat memastikan bahwa investasi jangka panjang ini tidak akan menimbulkan masalah FFP di masa mendatang, sembari tetap mempertahankan daya saing di level tertinggi.
Pengembangan Pemain dan Proyek Jangka Panjang The Reds
Selain FFP, alasan penundaan kedatangan pemain ini juga berkaitan erat dengan strategi pengembangan pemain dan proyek jangka panjang Liverpool. Jacquet, yang baru berusia 20 tahun, telah menunjukkan potensi besar dengan 31 penampilan untuk Rennes sejak debutnya pada Januari 2024. Membiarkannya tetap di Rennes untuk sisa musim ini dapat menjadi bagian penting dari rencana pengembangannya.
Klub Merseyside Merah menyajikan proyek jangka panjang yang komprehensif kepada Jacquet, meyakinkannya bahwa ia akan menjadi pemain krusial segera setelah kedatangannya. Ia diproyeksikan menjadi bagian integral dari restrukturisasi pertahanan mereka. "Liverpool presented the long-term project to the player. telling Jeremy Jac that he was going to be crucial player immediately. so going to be a big part of Liverpool restyling in the defense." Proyek ini menunjukkan bahwa klub melihat sang pemain bukan hanya sebagai talenta saat ini, melainkan sebagai pilar masa depan lini belakang.
Kesempatan untuk terus bermain secara reguler di Ligue 1 akan memberikan Jacquet pengalaman berharga. Hal ini akan membantu mematangkan kemampuannya sebelum ia menghadapi tuntutan intensitas dan tekanan di Premier League. Liverpool percaya bahwa pendekatan ini akan memaksimalkan potensi Jacquet dan memastikan ia siap untuk memberikan kontribusi maksimal saat tiba di Anfield.
Persaingan Transfer Sengit dan Kebutuhan Pertahanan Klub
Liverpool berhasil "membajak" transfer Jeremy Jacquet dari klub rival, Chelsea, yang juga menunjukkan minat serius pada sang pemain. Chelsea dilaporkan enggan menyamai harga yang diminta Rennes, terutama karena persaingan ketat untuk posisi bek tengah di skuad mereka yang sudah "gemuk". Kondisi ini membuka jalan bagi The Reds untuk mengamankan tanda tangan Jacquet.
Kebutuhan Liverpool akan bek tengah baru sangat jelas saat ini. Negosiasi kontrak baru Ibrahima Konate belum menemukan titik terang, Joe Gomez masih berkutat dengan masalah cedera, sementara Giovanni Leoni harus menepi dalam jangka panjang. Situasi ini membuat klub tak punya banyak pilihan selain mulai menyusun rencana jangka menengah hingga panjang untuk memperkuat lini belakang.
Rennes sendiri dikabarkan mematok harga tinggi untuk Jacquet, sekitar 65–70 juta euro, yang akan menjadi rekor penjualan klub. Namun, Rennes lebih memilih melepas sang pemain pada bursa transfer musim panas, bukan Januari. Keinginan klub Prancis tersebut untuk menahan Jacquet lebih lama juga menjadi faktor penentu dalam kesepakatan penundaan ini, memastikan mereka mendapatkan nilai terbaik dari aset berharganya.
Pandangan Pelatih Arne Slot dan Potensi Masa Depan Klub
Manajer Liverpool, Arne Slot, telah memberikan pujian tinggi kepada Jeremy Jacquet, menyebutnya sebagai "bakat yang sangat besar" dan investasi penting untuk masa depan klub. Slot juga memuji model transfer klub yang mampu mengamankan pemain potensial meskipun ada persaingan ketat.
Meskipun Liverpool saat ini membutuhkan bala bantuan di lini pertahanan karena masalah cedera, keputusan untuk menunda kedatangan pemain ini menunjukkan tingginya penilaian klub terhadap potensinya di masa depan. Ini mengindikasikan bahwa The Reds bersedia menunggu demi memastikan sang bek muda mendapatkan waktu bermain reguler dan berkembang optimal di Ligue 1.
Banyak yang memprediksi bahwa Jeremy Jacquet memiliki potensi untuk menjadi "Virgil van Dijk baru" di Liverpool. Dengan visi jangka panjang dan investasi signifikan yang telah dilakukan, klub berharap Jacquet dapat tumbuh menjadi bek kelas dunia yang akan memperkuat jantung pertahanan mereka untuk tahun-tahun mendatang, menjadi pilar penting di bawah arahan Arne Slot.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714532/original/000144500_1782797436-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-30T122233.633.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/37/original/032272900_1521181228-20180222_142938.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5443111/original/092977100_1765620794-000_84V33W9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1316067/original/044091200_1471006308-Liverpool_FC.svg.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715414/original/056650500_1782804083-AP26180851266408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711445/original/003693600_1782792455-000_B8QK6YV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715315/original/077601700_1782799662-Netherlands__Jan_Paul_van_Hecke.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714917/original/028527700_1782798194-Brazil_s_Gabriel_Martinelli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625301/original/096522400_1782619158-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8713141/original/058795600_1782795003-Germany_players_are_dejected.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4396427/original/066158100_1681546871-000_33CX23R.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261527/original/038516300_1781737862-063_2282106474.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4470758/original/056019700_1687060741-000_33K386L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1776134/original/064656500_1511191072-000_DV1962250.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2216048/original/084255000_1526474163-000_DV140637.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8007732/original/074121600_1780847347-rio.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6814854/original/043925000_1779604832-XABI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4117866/original/013181100_1660044071-000_Par1488242.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7831037/original/012114800_1780651175-andoni_2.jpg)