Ketika Pemain Jebolan La Masia jadi Fondasi Kemenangan Barcelona atas Osasuna

Pemain jebolan La Masia tampil dominan dan jadi kunci kemenangan Barcelona atas Osasuna. Hansi Flick memuji kerja luar biasa akademi legendaris Blaugrana.

Diterbitkan 14 Desember 2025, 14:56 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona menunjukkan identitasnya. Kemenangan 2-0 atas Osasuna pada pekan ke-16 La Liga tidak hanya soal tiga poin, tetapi juga tentang kekuatan regenerasi yang lahir dari La Masia.

Di tengah persaingan ketat papan atas, Blaugrana tampil solid dan efisien. Raphinha memang mencetak dua gol penentu, tetapi fondasi kemenangan dibangun dari lini belakang dan lini tengah yang diisi para pemain muda.

Pelatih Hansi Flick pun menyoroti hal tersebut. Pelatih asal Jerman itu memberi apresiasi tinggi kepada La Masia, yang kembali melahirkan pemain-pemain kunci di momen krusial musim ini.

Para pemain jebolan La Masia seperti Eric Garcia, Pau Cubarsi, hingga Gerard Martin tampil sangat bagus. Mereka menegaskan bahwa La Masia tidak pernah kehilangan talenta yang siap membela tim utama.

Lini Belakang Muda, Mentalitas Dewasa

Barcelona tampil dominan sejak awal, tetapi kunci kemenangan terletak pada pertahanan yang disiplin. Osasuna hanya mampu menciptakan tiga tembakan dengan 0,37 expected goals sepanjang laga.

Gerard Martin, Alejandro Balde, dan Pau Cubarsi menjadi simbol ketenangan itu. Ketiganya berusia 23 tahun atau lebih muda, namun tampil dewasa dalam membaca permainan dan menjaga organisasi lini belakang.

"Yang penting adalah tiga poin. Kami mengontrol permainan, di lini pertahanan kami bermain sangat baik. Mungkin kami tidak memiliki peluang besar, tetapi kami mendapatkan tiga poin," kata Flick.

Eric Garcia, Wajah dari Filosofi La Masia

Dominasi Barcelona semakin terasa di lini tengah. Eric Garcia tampil impresif mendampingi Pedri, memberikan keseimbangan antara kontrol dan agresivitas.

Garcia mencatat akurasi umpan 93,8 persen dan aktif dalam duel. Perannya krusial dalam menjaga tempo sekaligus memutus transisi Osasuna sebelum berkembang.

"Saya harus mengucapkan selamat kepada La Masia atas apa yang telah mereka lakukan dengan para pemain muda. Ini benar-benar luar biasa," ucap Hansi Flick.

Selain nama-nama di atas, representasi La Masia pada duel lawan Osasuna juga ada pada diri Lamine Yamal, Marc Casado, dan Fermin Lopez.

Sumber: FotMob

Klasemen La Liga 2025/2026

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Casemiro Resmi Gabung Inter Miami, Siap Jalani Petualangan Baru Bersama Lionel Messi

Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan
  • La Liga adalah liga sepak bola divisi tertinggi yang ada di Spanyol.
    La Liga merupakan sebuah liga sepak bola divisi tertinggi yang ada di Spanyol.
    La Liga
  • Barcelona adalah salah satu klub besar dunia yang bermain di La Liga Spanyol
    FC Barcelona adalah klub sepak bola Spanyol yang dikenal dengan dominasinya di kompetisi domestik dan Eropa, serta memiliki sejarah panjang dalam pengembangan talenta muda dan strategi transfer yang dinamis.
    Barcelona
  • liputan6
    Hans-Dieter atau dikenal dengan nama Hansi Flick, adalah seorang mantan pemain, dan pelatih sepak bola yang melatih Tim nasional Jerman.
    Hansi Flick
  • Liga Spanyol
  • La Masia