Barcelona jadi Tim Paling Tajam di Eropa

Barcelona menjadi tim paling produktif di lima liga top Eropa musim 2026/2027 dengan 17 gol dari empat laga LaLiga.

Diterbitkan 08 September 2026, 12:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Barcelona mengawali musim 2026/2027 dengan performa menyerang yang luar biasa. Empat pertandingan LaLiga sudah menghasilkan 17 gol sekaligus menempatkan Blaugrana sebagai tim paling produktif di lima liga top Eropa sejauh ini.

Produktivitas tersebut terasa semakin istimewa karena Barcelona gagal mendapatkan target utama mereka, Julian Alvarez. Meski demikian, absennya penyerang tersebut tidak menghambat ketajaman lini depan Barcelona yang terus mencetak gol dalam setiap pertandingan.

Kemenangan 5-0 atas Valencia di Mestalla menjadi bukti terbaru keganasan Barcelona di depan gawang. Hasil tersebut sekaligus membawa mereka unggul jauh dalam statistik produktivitas dibandingkan klub-klub lain dari liga elite Eropa.

Bukan hanya tajam, Barcelona juga tampil solid di lini belakang. Kombinasi 17 gol dan hanya dua kali kebobolan membuat pasukan Catalunya memulai musim dengan selisih gol +15 serta rekor sempurna di puncak klasemen LaLiga.

Barcelona, Tim Paling Produktif di Eropa

Seperti dilaporkan SPORT, belum ada tim dari lima liga besar Eropa yang mampu menyamai catatan 17 gol Barcelona dalam empat pertandingan pembuka. Artinya, Blaugrana memiliki rata-rata produktivitas mencapai 4,25 gol per pertandingan.

Barcelona mencetak lima gol dalam tiga dari empat laga tersebut. Mereka menang 5-0 atas Elche dan Valencia serta menundukkan Rayo Vallecano dengan skor 5-2, sementara satu-satunya laga ketika mereka mencetak lebih sedikit gol terjadi saat menang 2-0 atas Athletic Club.

Produktivitas Barcelona juga terpaut cukup jauh dari para pesaingnya di liga-liga elite Eropa. Di Spanyol, Alaves dan Real Madrid baru mengoleksi 10 gol, sedangkan AS Roma menjadi tim paling tajam di Italia dengan 10 gol dari tiga pertandingan.

Chelsea menjadi tim paling produktif di Inggris dengan delapan gol dari tiga laga. Di Jerman, Augsburg dan Elversberg sama-sama mengoleksi tujuh gol dari dua pertandingan, sedangkan Strasbourg memimpin produktivitas Ligue 1 dengan delapan gol dari tiga laga.

Tajam Tanpa Bergantung pada Satu Pemain

Yang membuat start Barcelona semakin mengesankan adalah keseimbangan antara produktivitas lini depan dan kekuatan pertahanan. Blaugrana baru kebobolan dua gol dalam empat pertandingan, sekaligus membuat Joan Garcia mencatat tiga clean sheet.

Dengan selisih gol +15, Barcelona bukan hanya menjadi tim paling produktif di Eropa, tetapi juga salah satu tim dengan pertahanan paling sulit ditembus. Kombinasi tersebut membawa mereka melesat ke puncak klasemen LaLiga dengan rekor sempurna.

Distribusi gol juga menjadi salah satu kekuatan utama Barcelona pada awal musim ini. Raphinha, Fermin Lopez, dan Lamine Yamal menyumbangkan 14 dari total 17 gol yang telah dicetak Barcelona.

Namun, ketajaman tersebut tidak semata-mata bergantung pada trio tersebut. Ancaman Barcelona datang secara kolektif dari berbagai posisi di lapangan, bahkan ketika mereka belum memiliki penyerang murni atau nomor sembilan yang benar-benar menjadi pilihan utama.

Sumber: Barca Universal

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Daniel Maldini dan Jalan yang Berbeda dari Ayahnya

Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan