Cetak Brace ke Gawang Juventus, Rasmus Hojlund Ungkap Rahasia Latihan Napoli yang Bikin Moncer

Rasmus Hojlund borong dua gol kemenangan Napoli atas Juventus, bawa tim ke puncak Serie A. Striker pinjaman Man Utd ini ungkap rahasia latihan Napoli di balik performa apiknya.

OlehThomas
Diterbitkan 08 Desember 2025, 14:16 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Secara keseluruhan, Hojlund kini telah mencetak empat gol dan dua assist dari sembilan laga yang dimainkan di Serie A. Penampilan impresif ini mengakhiri "mimpi buruk" yang sempat ia alami di Manchester United, dan kini ia menjadi tumpuan utama lini depan Napoli, terutama setelah cedera yang menimpa Romelu Lukaku.

Masa Depan Hojlund di Napoli: Pinjaman atau Permanen?

Rasmus Hojlund saat ini bermain untuk Napoli dengan status pinjaman dari klub Premier League Manchester United. Kesepakatan pinjaman ini berlangsung selama satu musim, dimulai sejak 1 September 2025, dan memiliki klausul penting yang dapat mengubah statusnya menjadi permanen di masa depan.

Detail peminjaman Hojlund mencakup kewajiban untuk membeli jika Napoli berhasil lolos ke Liga Champions musim depan. Biaya pinjaman dilaporkan sebesar €6 juta, dengan potensi biaya pembelian sekitar £38 juta atau setara €44 juta. Kontrak Hojlund dengan Manchester United sendiri baru akan berakhir pada 30 Juni 2029.

Situasi cedera parah yang menimpa Romelu Lukaku, yang diprediksi absen hingga tahun 2026, telah membuka jalan lebar bagi Hojlund untuk menjadi tumpuan utama di lini depan Napoli. Kondisi ini memberikan Hojlund kesempatan besar untuk membuktikan diri dan mengamankan tempat permanen di Naples.

Melihat performa Napoli yang stabil di papan atas Serie A, skenario lolos ke Liga Champions sangat mungkin terjadi. Jika itu terwujud, maka Hojlund tampaknya akan menjadi aset permanen bagi Partenopei, menandai babak baru dalam kariernya setelah periode yang kurang memuaskan di Old Trafford.

Rahasia di Balik Ketajaman Hojlund di Kotak Penalti

Meskipun Rasmus Hojlund menunjukkan peningkatan performa yang signifikan di Napoli, ia menyatakan bahwa ia tidak mengubah apapun secara fundamental dalam permainannya. Namun, ia mengakui adanya masukan khusus dari staf pelatih Antonio Conte yang mengubah cara bergeraknya di dalam kotak penalti, menjadi kunci ketajamannya.

Dalam wawancara dengan DAZN Italia, Hojlund menjelaskan ia bekerja keras membantu tim meski tidak mencetak gol selama beberapa laga terakhir.

“Kadang sebagai striker Anda tidak mencetak gol, jadi saya mencoba membantu tim dengan berbagai cara,” ujarnya.

“Saya tahu pentingnya menahan bola, menekan, dan menjaga tim tetap compact.”

Hojlund kemudian mengungkap rahasia di balik selebrasinya, yang mengarah kepada staf Conte di bench, bahwa gol tersebut merupakan hasil latihan.

“Gianluca dan staf banyak membahas soal pergerakan saya di kotak penalti. Saya terlalu sering menuju tiang jauh, tapi mereka bilang ada ruang di tiang dekat. Saya menyerang tiang dekat dan itu berhasil, jadi saya senang," ujar Hojlund.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan