Tak Terpengaruh Pergantian Pelatih, Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Tetap Setia dan Punya Komitmen Kuat

Meski Timnas alami dua kali pergantian pelatih, pemain naturalisasi diyakini tetap setia bela Merah Putih.

Diterbitkan 13 November 2025, 13:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Cinta yang Tulus untuk Indonesia

Kesetiaan para pemain naturalisasi ini juga terlihat dari semangat dan pengorbanan mereka saat memperkuat Timnas di lapangan. Bung Ropan menyebut, para pemain menunjukkan emosi dan rasa cinta terhadap Merah Putih dalam setiap pertandingan.

"Saya yakin mereka masih akan tetap memiliki komitmen kuat untuk berada di Timnas Indonesia. Apalagi, Verdonk juga pernah bilang dia akan tetap senang memperkuat Timnas. Apalagi Jay Idzes, sudah mencintai negara ini," ujarnya.

"Itu bisa dilihat dari cara bermain dan kengototan mereka di lapangan. Untuk Garuda dan Merah Putih, mereka bertarung habis-habisan. Saat kalah melawan Irak, mereka tersungkur dan menangis. Itu bukti kesungguhan mereka," lanjutnya.

Kesit Budi Handoyo: Mereka Membela Tanah Leluhur

Pengamat sepak bola lainnya, Kesit Budi Handoyo, juga meyakini bahwa para pemain naturalisasi dan diaspora tetap memiliki komitmen kuat membela Indonesia. Ia menyoroti contoh dari Jay Idzes, yang tampil luar biasa bersama Sassuolo di Italia.

"Kalau kita kaitkan dengan pemain-pemain diaspora saat ini, saya percaya komitmen itu masih dipegang. Jika melihat statement-statement Jay Idzes yang sekarang begitu bersinar bersama Sassuolo di Italia," ujar Kesit.

"Kalau saya perhatikan dari pernyataannya saat diwawancarai oleh klub, dia begitu menjiwai, respek, dan begitu luar biasa membela Merah Putih karena bisa merasakan atmosfer yang berbeda bermain di negara yang jadi tempat lahir orang tuanya," tambahnya.

Fokus ke Piala Asia 2027

Kesit menilai, langkah selanjutnya yang harus dilakukan federasi adalah memastikan agar para pemain naturalisasi tetap termotivasi dengan proyek besar Timnas Indonesia, salah satunya menghadapi Piala Asia 2027.

"Dari pernyataan itu, dia punya komitmen yang kuat. Demikian juga dengan Verdonk, Justin Hubner, hingga Ivar Jenner. Saya yakin mereka juga masih memiliki keyakinan yang kuat bersama Timnas Indonesia," ucap Kesit.

"Saya pikir yang harus diperkuat lagi adalah bagaimana federasi bisa meyakinkan para pemain-pemain ini bahwa proyek ini masih terus berjalan. Masih ada asa yang bisa diraih. Misalnya, Piala Asia 2027," lanjutnya.

Menurutnya, sejumlah pemain senior seperti Joey Pelupessy dan Verdonk masih layak diandalkan untuk memperkuat Timnas di ajang tersebut.

"Pemain-pemain seperti Jay Idzes, Joey Pelupessy, Verdonk, masih bisa menjadi andalan, dan itu menjadi event terdekat yang harus bisa dibuktikan oleh PSSI untuk bisa meraih hasil yang lebih baik dari Piala Asia sebelumnya," pungkas Kesit.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Mochamad Rizal Ahba OhorellaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan