Lomba Lari Ramah Anak dan Disabilitas Diikuti 9.000 Peserta

Lomba lari ini juga menghadirkan lari untuk penyandang disabilitas yakni 2K Wheelchair.

OlehThomas
Diterbitkan 12 November 2025, 11:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Lomba lari amal Bayrun for Charity 2025 sukses digelar pada Minggu 9 November 2025 di Plaza Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Ajang ini diikuti 9.000 peserta. Menariknya, lomba lari ini ramah anak dan disabilitas.

Bayrun 2025 menghadirkan kategori lari 10K, 5K serta 2K Wheelchair dan 2K Family Run yang bisa diikuti oleh siapa saja, termasuk penyandang disabilitas dan keluarga dengan anak-anak.

Adanya kelas 2K Wheelchair menjadi sorotan karena selama ini jarang event lomba lari yang memberi panggung untuk penyandang disabilitas.

"Selama ini event lomba lari jarang yang seperti ini. Salut panitia mengadakan kelas wheelchair ini," ujar Joni, salah satu peserta.

Bayrun 2025 juga menghasilkan donasi lebih dari Rp4 miliar yang akan disalurkan sepenuhnya kepada Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) untuk mendukung program advokasi dan rehabilitasi bagi anak-anak korban kekerasan di seluruh Indonesia.

Lomba lari ini juga memecahkan rekor MURI sebagai ajang lari dengan donasi terbanyak di Indonesia, mencapai Rp 4 miliar.

Layanan Spesial

Dalam Bayrun 2025 ini doctorSHARE (Yayasan Dokter Peduli) turut berpartisipasi melalui Program Pelayanan Medis Urban yang menghadirkan berbagai layanan kesehatan gratis bagi para peserta lari.

Mengusung semangat "Miles for Their Smiles", kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga momentum untuk berbagi dan peduli terhadap sesama. Bersamaan dengan tema utama tahun ini, yaitu "Perlindungan bagi Anak-anak Korban Kekerasan", doctorSHARE mendukung misi sosial BayRun dengan menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan preventif yang mudah diakses oleh masyarakat perkotaan.

Pemeriksaan Gratis

Melalui Pelayanan Medis Urban, tim medis doctorSHARE memberikan layanan gratis berupa pemeriksaan kesehatan umum oleh dokter umum, pemeriksaan laboratorium sederhana (kolesterol, asam urat, dan gula darah sewaktu), pemeriksaan jantung (EKG) untuk deteksi dini risiko penyakit jantung serta edukasi dan konsultasi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat.

"Kesehatan masyarakat tidak hanya dibangun di wilayah terpencil, tetapi juga di jantung kota. Melalui kegiatan seperti BayRun, kami ingin mengingatkan bahwa setiap langkah kecil dalam menjaga kesehatan diri adalah bagian dari gerakan besar untuk hidup yang lebih baik," TutukUtomo Nuradhy, Managing Director doctorSHARE.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Inggris Harus Takut pada Erling Haaland

ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan