Indonesia Siap Tempur di Asian Youth Games dan Islamic Solidarity Games 2025

Tim Indonesia untuk Asian Youth Games dan Islamic Solidarity Games 2025 telah dikukuhkan dan dilepas oleh Menpora.

OlehThomas
Diterbitkan 18 Oktober 2025, 08:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“Kalian adalah yang terbaik untuk bangsa ini, kalian adalah pahlawan untuk kita kirim perang. Kalah menang biasa, tapi kalah sebelum bertanding tidak boleh jadi kebiasaan bangsa ini” ujar Erick Thohir saat melepas kontingen ISG adan AYG

“Siapapun lawan kalian, kita harus kasih lihat siapa Indonesia, ada garuda, ada merah putih, dan kalian bertanding juga menjaga nama baik kalian keluarga serta pengorbanan yang sudah kalian lakukan dalam latihan” Imbuh Erick Thohir yang juga IOC Member satu-satunya dari Indonesia tersebut.

Momentum Penting

Ketua Umum NOC Indonesia menegaskan bahwa kedua ajang ini merupakan momentum penting untuk menjaga kesinambungan pembinaan atlet muda Indonesia sekaligus memperkuat karakter nasionalisme mereka di kancah internasional. Okto juga mengungkapkan optimisme tinggi kepada para atlet yang akan mewakili Indonesia di dua ajang multievent tersebut.

“Asian Youth Games dan Islamic Solidarity Games ini selain berkompetisi, kita juga berdiplomasi. Tapi dalam setiap kompetisi, atlet kita dimotivasi hanya datang untuk menang, untuk membawa pulang medali. Sesuai arahan Presiden RI, kita mau menang di banyak tempat, mau mengumandangkan Indonesia Raya sesering mungkin dan mengibarkan bendera Merah Putih di panggung-panggung dunia,” sebut Okto.

Di sisi lain, masuknya Pencak Silat ke dalam cabang resmi Asian Youth Games menjadi langkah besar bagi diplomasi olahraga Indonesia di level Asia. Dengan menjadi bagian dari Asian Youth Games, lanjut Okto, berarti mata dunia sudah terbuka terhadap pencak silat dan Indonesia semakin dekat melihat olahraga asli Indonesia tersebut tampil di Olimpiade.

“Perintah langsung dari Presiden Persilat (Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa), akhirnya kedua negara penyelenggara bersedia menyelenggarakan pencak silat sebelum kegiatan dimulai dan masuk dalam perolehan medali untuk Asian Youth Games. Ini bagian dari diplomasi melalui AYG dan ISG bisa menduniakan pencak silat,” jelasnya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan