DKI Jakarta Bidik Juara Umum Kejurnas Catur 2025 dan Cetak Grand Master Baru

Percasi DKI Jakarta memiliki pengurus baru. Mereka ditantang menjadi juara umum serta mencetak GM baru.

OlehThomas
Diterbitkan 16 Oktober 2025, 05:27 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Kepengurusan Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) DKI Jakarta periode 2025-2029 resmi dilantik pada Rabu (15/10/2025). Hardiyanto Kenneth yang menjadi ketua umum Percasi DKI Jakarta langsung mendapat tantangan dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan ketua Percasi Pusat Utut Adianto.

Seperti diketahui Hardiyanto Kenneth terpilih secara aklamasi menjadi ketum Percasi DKI Jakarta pada 26 Juli 2025 di Tavia Heritage Hotel. Pria 44 tahun itu menggantikan Pandapotan Sinaga.

Pelantikan Pengurus Percasi DKI Jakarta 2025-2029 baru dilakukan di Balai Agung, Balaikota Jakarta, pada 15 Oktober 2025. Utut Adianto yang melantik langsung Kenneth dengan Pramono Anung turut menyaksikan pelantikan ini.

Pramono langsung memberikan tantangan kepada Kenneth untuk Kenneth untuk bisa melanjutkan tradisi DKI Jakarta menjadi juara di Kejuaraan Nasional Catur. Kebetulan Kejurnas Catur 2025 akan segera berlangsung di Mamuju Sulawesi Barat 7 sampai 13 November 2025.

"Dan seperti kita ketahui bersama, Percasi DKI Jakarta ini selalu memberikan kontribusi, capaian, ataupun prestasi yang baik bagi DKI Jakarta, termasuk dalam kejuaran-kejuaran yang ada. Dan saya berharap dalam kejuaraan nasional yang akan diadakan di Mamuju, Sulawesi Barat, saya sungguh berharap Percasi DKI Jakarta tetap menjadi juara umum," kata Pramono Anung.

"Dan untuk itu kepada Pak Kenneth dan kawan-kawan yang baru saja dilantik, mohon apa yang menjadi momentum baik bagi Jakarta ini terus tetap dipertahankan. kemudian di sini saya lihat kan juga hadir dari BUMD DKI Jakarta yang dalam kepengurusan Percasi DKI ini sebagai dewan pembina, tolong kegiatan Percasi ini harus terus di dukung biar kita bisa mempertahankan titel juara umum," ujar Pramono Anung.

Kesiapan DKI Jakarta

Tantangan dari Pramono ini disanggupi Kenneth. Politisi PDI Perjuangan itu siap membawa Percasi DKI Jakarta mempertahankan juara umum yang didapat saat Kejurnas sebelumnya. Saat itu DKI merebut enam medali emas. Kenneth kini mematok target 10 emas.

"Sebelumnya Kejurnas ini diadakan di Jakarta, kita menyabet enam emas. Mungkin mudah-mudahan dalam kepemimpinan saya bisa menambah 4 sehingga menjadi 10 emas dari 17 emas yang tersedia. Target ini tentu tidak mudah, tapi kami optimis karena memiliki stok atlet muda potensial yang terus menunjukkan perkembangan luar biasa," papar Kenneth.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Percasi DKI akan segera menggelar Raker untuk menentukan atlet-atlet yang akan diberangkatkan ke Kejurnas Catur 2025 di Mamuju. "Kita akan segera mengadakan rapat kerja untuk menentukan atlet yang akan kita kirim ke Kejurnas di Mamuju nanti," papar Kenneth. Kent menyebutkan bahwa Kejurnas kali ini bukan sekadar ajang mempertahankan tradisi, tetapi juga menjadi ajang pembuktian bahwa pembinaan catur di Jakarta terus berjalan dengan baik, dan melahirkan bibit-bibit baru berprestasi. "Kejuaraan Nasional Catur 2025 di Mamuju Sulawesi Barat, menjadi momentum penting bagi kami untuk membuktikan konsistensi dan kekuatan DKI Jakarta di dunia catur nasional. Kami datang bukan hanya untuk mempertahankan gelar juara umum, tetapi juga untuk menunjukkan bahwa pembinaan catur di Jakarta terus berkembang dan melahirkan bibit-bibit baru," beber Ketua IKAL (Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI) PPRA Angkatan LXII itu.

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan