AC Milan, Peluang yang Terbuang, dan Pekerjaan Rumah di Lini Depan

AC Milan gagal memanfaatkan peluang emas untuk memutus tren tanpa kemenangan tandang melawan Juventus di ajang Serie A.

Diterbitkan 06 Oktober 2025, 12:11 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Di sektor tengah, Luka Modric masih menjadi otak permainan. Dengan visi dan akurasi umpannya, pemain asal Kroasia itu mengatur tempo dan menciptakan peluang berbahaya, termasuk umpan kunci untuk Leao di akhir laga. Sementara itu, Youssouf Fofana bekerja tanpa henti dalam memotong aliran bola dan menjaga keseimbangan permainan.

Peluang yang Terbuang dan Pekerjaan Rumah di Lini Depan

Masalah utama Milan kembali mengemuka: efektivitas di depan gawang. Santiago Gimenez memang aktif mencari ruang dan berani menekan, tetapi dua peluang emas di babak pertama tak mampu ia maksimalkan. Kendati demikian, striker asal Meksiko itu tetap menjadi ancaman paling nyata, termasuk saat berhasil memancing penalti.

Christian Pulisic justru tampil di bawah performa. Selain gagal mengeksekusi penalti, kontribusinya di sisi kanan serangan juga minim. Alexis Saelemaekers yang bermain di sayap seberang lebih sibuk bertahan ketimbang membantu serangan, membuat Milan kekurangan variasi di lini depan.

Davide Bartesaghi menjadi salah satu titik terang di sisi pertahanan. Mendapat kesempatan karena absennya Pervis Estupinan, pemain muda itu tampil berani dan disiplin. Sementara itu, Adrien Rabiot juga patut diapresiasi karena kerja kerasnya menutup ruang dan menyeimbangkan permainan di lini tengah Milan.

Menatap Jeda Internasional dengan Catatan Penting

Hasil ini tentu meninggalkan rasa kecewa bagi Massimiliano Allegri dan skuadnya. Milan sejatinya tampil lebih baik dalam hal penguasaan bola, pressing, hingga penciptaan peluang. Akan tetapi, ketidakmampuan mereka mengonversi peluang menjadi gol masih menjadi pekerjaan rumah besar.

Dengan jeda internasional di depan mata, Milan memiliki waktu untuk mengevaluasi lini serang dan memperbaiki koordinasi penyelesaian akhir. Jika ingin tetap bersaing di papan atas, efisiensi di depan gawang tak boleh lagi menjadi kelemahan utama.

Meski tanpa kemenangan di Turin, performa solid ini tetap menjadi modal penting untuk menjaga momentum setelah jeda internasional.

Sumber: Cult of Calcio

Klasemen Serie A/Liga Italia

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gia Yuda PradanaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan