Tottenham Hotspur Percaya Diri Hadapi PSG di UEFA Super Cup

Pelatih baru Spurs, Thomas Frank menyebut bahwa ada kesempatan bagi timnya untuk mencuri gelar UEFA Super Cup dari PSG. Dengan tambahan pemain baru, tidak musta

Diperbarui 13 Agustus 2025, 22:42 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Laga UEFA Super Cup yang mempertemukan Paris Saint-Germain dan Tottenham Hotspur akan berlangsung pada Kamis (14/08/2025) dini hari. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Bluenergy, Italia.

Kompetisi tersebut merupakan pertemuan antara juara Champions League dan Europa League musim lalu. Di atas kertas, sebagai pemenang kasta yang lebih tinggi, PSG difavoritkan untuk jadi juara pada pertandingan nanti.

Meski begitu, pelatih anyar Spurs Thomas Frank tak mau berkecil diri dan anggap bahwa timnya juga punya peluang yang sama untuk memenangkan gelar Super Cup.

“Saya melihat peluang, bukan tekanan atau apapun itu,” ujar Thomas Frank pada sesi tanya jawab pra pertandingan.

Terakhir kali Les Parisiens bertanding pada final melawan wakil London, mereka harus takluk atas Chelsea di Piala Dunia Antarklub. Maka, The Lilywhites diyakini dapat memberi luka susulan pada skuad asuhan Luis Enrique tersebut.

Era Baru Spurs di Tangan Thomas Frank

Setelah menjuarai Europa League di musim 2024/2025 kemarin, secara mengejutkan Spurs mendepak juru taktik mereka, Ange Postecoglou setelah hanya berhasil finis pada posisi 17 di Premier League, satu strip di atas zona degradasi.

The Lilywhites kemudian menunjuk Thomas Frank yang kala itu masih melatih klub Inggris lainnya, Brentford. Konsistensi dan gaya main atraktif adalah poin kunci Spurs yakin untuk merekrut pria berusia 51 tahun tersebut.

Sejauh ini, mereka telah mendatangkan total 6 pemain pada bursa transfer musim panas tahun 2025. Berhembus kabar bahwa aktivitas mereka belum selesai dan siap menambah nama-nama baru lagi pada tim.

“Jendela transfer kali ini, kami pasti akan masuk pasar dan akan melakukan segala yang kami bisa (lakukan) untuk membuat skuad terbaik dan terkuat untuk 1 September (penutupan bursa transfer),” ungkap Thomas Frank.

Skuad PSG yang Pincang

Pasukan Les Parisiens datang ke Udine, Italia tanpa kehadiran sosok penjaga gawang nomor satu mereka, Gianluigi Donnarumma. Pelatih Luis Enrique telah mengonfirmasi bahwa penjaga gawang asli Italia tersebut telah dipinggirkan dari skuad utama.

“Tujuan saya adalah meningkatkan kualitas tim. Itu keputusan saya, dan klub mendukung saya,” jelas Enrique tentang alasannya mengeluarkan Donnarumma.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Tentu, absennya Donnarumma merupakan angin segar yang bisa dimanfaatkan para pemain depan Spurs. Nama-nama seperti Brennan Johnson, Richarlison, hingga Mohammed Kudus dapat diandalkan untuk jadi mesin gol The Lilywhites. Meski begitu, mereka juga perlu pasang waspada ekstra pada lini serang PSG yang diisi nama-nama tenar seperti Ousmane Dembele, Kvicha Kvaratskhelia, hingga Desire Doue.

Halaman
Show All
Deniz Akbar, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan