Penghormatan Abadi: Diogo Jota Masuk Hall of Fame Wolverhampton Setelah Tragedi

Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola dengan meninggalnya Diogo Jota, bintang Liverpool dan mantan pemain Wolves, dalam kecelakaan tragis. Klub memberikan penghormatan terakhir.

Diterbitkan 18 Juli 2025, 23:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Diogo Jota berseragam Wolves pada periode 2018 hingga 2020, sebelum akhirnya pindah ke Liverpool. Selama waktunya di Molineux, ia menjadi bagian integral dari tim yang meraih promosi ke Liga Premier di bawah asuhan Nuno Espírito Santo dan tampil gemilang di tahun-tahun awal kembali di kasta tertinggi.

Richards menambahkan, "Kami ingat betapa hebatnya Diogo bagi Wolves selama musim promosi yang tidak terlupakan dan tahun-tahun awal kami kembali di Liga Premier."

Jejak Karier Gemilang dan Penghormatan Liverpool

Sebelum bergabung dengan Liverpool, Diogo Jota telah menorehkan jejak karier yang mengesankan. Ia memulai perjalanannya di Paços de Ferreira sebelum bergabung dengan Atlético Madrid pada tahun 2016. Setelah itu, ia sempat dipinjamkan ke FC Porto dan Wolverhampton Wanderers, di mana bakatnya semakin terasah dan menarik perhatian klub-klub besar.

Puncak karier Diogo Jota tercapai saat ia bergabung dengan Liverpool Football Club. Selama lima tahun membela The Reds, ia mengenakan nomor punggung 20 dan menjelma menjadi salah satu pemain kunci dalam skuad. Kontribusinya di Premier League sangat signifikan, dengan catatan 190 penampilan, 63 gol, dan 20 assist, menunjukkan efektivitasnya di lini serang. Ia juga merupakan bagian dari tim nasional Portugal.

Matt Wild, Direktur Administrasi Sepak Bola Wolves, turut menyampaikan dukungannya terhadap penghormatan yang diberikan kepada Diogo Jota. Wild menilai Jota bukan hanya pesepak bola fenomenal, tetapi juga sosok dengan kerendahan hati dan kebaikan yang sangat dirindukan oleh penggemar. "Warisannya di sini terukir dalam sejarah kita, dan kami bangga melihatnya diakui dengan cara ini," kata Wild, menegaskan dampak positif yang ditinggalkan Diogo Jota.

Sebagai bentuk penghormatan tertinggi, Liverpool FC secara resmi memensiunkan nomor punggung 20 milik Diogo Jota. Ini adalah gestur langka yang menunjukkan betapa besar kontribusi dan kenangan yang ditinggalkan sang penyerang. Penghormatan ini menjadi simbol abadi atas dedikasi dan bakat luar biasa yang dipersembahkan Diogo Jota selama kariernya di Anfield.

Tragedi yang Tak Terduga

Kecelakaan mobil yang merenggut nyawa Diogo Jota dan saudaranya terjadi di Spanyol, saat mereka dalam perjalanan kembali ke Liverpool. Laporan awal mengindikasikan bahwa mobil yang dikendarai melaju melebihi batas kecepatan.

Insiden ini terjadi tak lama setelah Diogo Jota menjalani operasi paru-paru ringan di Porto, dan ia disarankan untuk tidak naik pesawat. Oleh karena itu, ia memilih jalur darat menuju pelabuhan Santander, Spanyol, untuk menaiki feri kembali ke Inggris.

Kepergian Diogo Jota yang mendadak ini menimbulkan kesedihan mendalam di kalangan penggemar sepak bola dan rekan-rekannya di seluruh dunia. Liverpool FC mengadakan penghormatan yang mengharukan untuknya sebelum pertandingan persahabatan pra-musim melawan Preston North End, menunjukkan solidaritas dan rasa kehilangan yang mendalam dari klub.

Diogo Jota, yang lahir pada 4 Desember 1996 di Porto, Portugal, dikenal sebagai pribadi yang rendah hati di luar lapangan. Ia baru saja menikah sebelum kematiannya, menambah pilu cerita kepergiannya. Dengan tinggi 178 cm dan berat 70 kg, ia adalah atlet yang berdedikasi, dan warisannya akan terus dikenang dalam sejarah sepak bola.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan