Analisis: Sudah Punya Bukayo Saka, Mengapa Arsenal Masih Kejar Noni Madueke?

Arsenal tampaknya akan membuat manuver berani di bursa transfer awal musim 2025/2026. Nama Noni Madueke muncul sebagai target utama.

Diperbarui 08 Juli 2025, 15:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Kehadiran Madueke memberi Arteta pilihan strategis: bisa menggilir Saka tanpa penurunan kualitas drastis, sekaligus menambah opsi di sisi kiri. Sebab di sektor itu, Martinelli tak tampil seimpresif dua musim sebelumnya.

Dengan hanya 398 menit bermain di kiri selama dua musim di Chelsea, Madueke mungkin belum terbiasa. Namun, akhir musim 2024/2025 menunjukkan bahwa ia mampu tampil efektif di sisi itu, termasuk kala menghadapi Liverpool, Manchester United, dan Newcastle.

Fleksibilitas ini penting. Madueke bisa memberi tekanan sehat kepada Martinelli dan juga menjadi opsi andalan ketika Saka butuh istirahat atau bahkan bergeser ke peran berbeda. Jika Arsenal ingin bersaing di empat kompetisi dan mempertahankan intensitas permainan tinggi ala Arteta, mereka butuh pemain seperti Madueke.

Transfer yang Menandai Ambisi Baru

Membayar £50 juta untuk pemain pelapis? Mungkin terlihat berlebihan, kecuali jika pelapis itu bisa langsung masuk ke tim utama kapan pun dibutuhkan tanpa kehilangan kualitas. Dalam konteks ini, transfer Madueke bukan soal membeli pelapis, tetapi memperkaya struktur taktis tim.

Arsenal bukan hanya ingin menyaingi Manchester City dan Liverpool dalam hal kualitas skuad, tapi juga dalam kedalaman.

The Citizens bisa mengganti sayap kanan mereka dari Bernardo Silva ke Jeremy Doku dan Savinho, tanpa mengorbankan dinamika tim. Begitu juga dengan Liverpool dengan Cody Gakpo, Luis Diaz, Florian Wirtz, dan Harvey Elliott. Arsenal kini ingin punya kemewahan serupa.

Sumber: Opta

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Asad ArifinTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan