Dean Huijsen Layak Bermain untuk Real Madrid, Kenapa Tidak untuk Juventus?

Fabio Capello mengkritik Juventus karena gagal melihat potensi Dean Huijsen, yang kini tampil impresif bersama Real Madrid di usia 20 tahun.

Diperbarui 02 Juli 2025, 02:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Fabio Capello menyatakan keterkejutannya terhadap keputusan Juventus menjual Dean Huijsen, yang kini tampil gemilang bersama Real Madrid. Mantan pelatih Juventus dan Madrid itu mempertanyakan mengapa Bianconeri tidak mampu melihat potensi besar sang bek muda lebih awal.

Menurut Capello, Huijsen telah menunjukkan bakat yang jelas bahkan sejak masa awal kariernya. Kini, pemain berusia 20 tahun tersebut telah mencuri perhatian di Madrid dan tampil meyakinkan di bawah arahan Xabi Alonso.

"Huijsen tidak tiba-tiba jadi hebat. Kalau dia bisa main untuk Real Madrid di usia 20, seharusnya dia juga cukup bagus untuk Juventus," ujar Capello kepada Gazzetta dello Sport.

Perjalanan Singkat Huijsen dari Turin ke Bernabeu

Huijsen bergabung dengan akademi Juventus pada 2021 dan hanya mencatat satu penampilan di tim utama selama musim 2023/2024. Di paruh kedua musim, ia dipinjamkan ke AS Roma dan menunjukkan performa solid.

Musim panas lalu, Juventus memutuskan menjualnya ke Bournemouth seharga €15 juta plus bonus. Keputusan itu kini dianggap terburu-buru, mengingat Huijsen langsung tampil menonjol di Premier League.

Penampilan gemilangnya di Inggris membuka jalan menuju transfer besar ke Real Madrid, di mana ia dengan cepat menjadi bagian penting dalam skuad utama.

Huijsen Hadapi Juventus di Piala Dunia Antarklub

Kini, Huijsen tampil menghadapi mantan klubnya dalam laga babak 16 besar Piala Dunia Antarklub. Real Madrid dijadwalkan bertemu Juventus pada Rabu 2 Juli 2025 dini hari WIB, duel yang penuh nuansa emosional bagi sang pemain.

Pertandingan itu akan menjadi momen pembuktian bagi Huijsen yang sempat terabaikan di Turin, namun justru bersinar terang di level tertinggi bersama klub raksasa Spanyol.

Performa bek muda ini juga mempertegas penilaian Capello, yang menilai Juventus telah keliru dalam menilai potensi pemain bertalenta yang sudah mereka miliki sejak dini.

 
 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Maroko, Pembawa Mimpi Buruk bagi Raksasa Eropa di Piala Dunia

Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan