PSG Juara Liga Champions Pertama Kalinya: Bukan Neymar, Bukan Messi, dan Bukan Mbappe yang Jadi Pahlawan

PSG akhirnya juara Liga Champions untuk pertama kalinya dan pahlawannya adalah seorang remaja bernama Desire Doue. Lewat penampilan magisnya, Doue bukan hanya membawa PSG menuju puncak Eropa. Ia juga menandai era baru dalam sejarah klub dan sepak bola Prancis.

Diperbarui 02 Juni 2025, 01:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Transfer Senyap yang Berbuah Trofi

PSG tak lagi mendatangkan nama-nama besar musim ini. Tapi itu bukan berarti mereka berhenti belanja—sekitar 250 juta euro digelontorkan, termasuk 50 juta euro untuk memboyong Doue dari Rennes.

Nama-nama seperti Khvicha Kvaratskhelia, Joao Neves, dan Ousmane Dembele bergabung tanpa kemewahan presentasi. Tapi mereka adalah pondasi dari revolusi diam-diam yang kini membuahkan hasil.

Luis Campos, sang direktur olahraga, terlihat memainkan strategi jangka panjang. Bukan superstar, tapi talenta muda yang lapar akan sejarah.

Penutup Era Lama, Awal Dinasti Baru

Allianz Arena kini menyimpan dua momen historis. Tahun lalu, Lamine Yamal mencuri perhatian di Euro U-21. Tahun ini, giliran Doue bersinar di panggung tertinggi klub Eropa.

PSG tak hanya mengakhiri kutukan Liga Champions mereka. Mereka juga membuka babak baru yang tak lagi tergantung pada individualitas megabintang.

"Kami sedang menulis ulang sejarah. Bukan hanya untuk klub ini, tapi juga untuk sepak bola Prancis dan Eropa," kata Doue. Dan sejarah itu kini dimulai dari dirinya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Richard Andreas LuturmasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan