BYON Madness Tayang di Vidio, 2 Atlet Indonesia Bidik Sabuk Juara

BYON kembali hadir dengan turnamen terbarunya: BYON Madness. Ajang ini merupakan panggung pembuktian kekuatan, semangat, dan mimpi besar para petinju Indonesia untuk menorehkan sejarah dan meraih gelar juara.

Diperbarui 22 April 2025, 17:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - BYON kembali hadir dengan turnamen terbarunya: BYON Madness. Ajang ini merupakan panggung pembuktian kekuatan, semangat, dan mimpi besar para petinju Indonesia untuk menorehkan sejarah dan meraih gelar juara.

Bakal digelar di Studio 6 Emtek City, Daan Mogot, Jakarta pada 26 April 2025, BYON Madness akan menyuguhkan pertarungan yang tak hanya sarat gengsi, tetapi juga mengusung misi mempercepat langkah para atlet menuju panggung dunia.BYON Madness akan menyajikan 10 laga brutal dan penuh aksi, dengan empat pertarungan utama (Main Card) yang disiarkan secara eksklusif melalui pay-per-view di Vidio yakni:

  • Ongen Saknosiwi vs Jhon Gemino – Perebutan sabuk WBA Asia
  • Felmy Sumaehe vs Tanwarat Saengiamjit – Mempertahankan sabuk WBA Asia
  • Mitra Edisyahputra Waruwu vs Danar Ilmawan – Perebutan sabuk ISKA Nasional
  • Atevus Chima Okefielem (Chima) vs Ida Bagus Dwija Maha Gangga (Ibas) – Debut tinju profesional

Seperti diketahui, Ongen Saknosiwi dan Felmy Sumaehe merupakan dua nama petinju yang sukses dalam gelaran turnamen Byon sebelumnya dan kini, di BYON Madness dipercaya menjadi headliner—hingga kini mereka masih belum terkalahkan. Saat ini, keduanya tengah berjuang untuk memperebutkan gelar juara dunia di kelas mereka masing-masing.

Inilah yang melandasi lahirnya Project Ongen dan Project Felmy dan hadirnya BYON Madness di tahun ini.Tak kalah seru, pertarungan di babak undercard juga akan mempertemukan nama-nama petinju terbaik dan penuh potensi yakni:

  • Jems Mokoginta vs Pawitchaya Ruangchutiphophan
  • Brian Lawitan vs Mohamad Danial Hakim
  • I Ketut Surya Dharma Adnyana vs Evodius Kata (Dion Bajawa)
  • Bobby Simanullang vs Reyhan Ahmad
  • Ammarul Shafiq Bin Ubaidillah vs Laka Anak Sasongko
  • Prastio “The Mini Tyson” vs Slamet Kuwat (Adam Wijaya)

BYON Madness Panggung Perjuangan Atlet Indonesia

“BYON Madness bukan hanya tentang pertandingan, ini adalah panggung perjuangan para atlet Indonesia untuk meraih mimpi. Kami membangun ajang ini dengan penuh semangat, kerja keras, dan integritas. Semua itu demi menciptakan ekosistem olahraga combat yang profesional, berkelas, dan membanggakan,” ucap CEO of Byon, Yoshua Marcellos tentang season dan gebrakan baru yang dimulai pada rangkaian turnamen Byon di tahun ini,

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Berkaitan dengan projek yang sedang dirancang untuk Ongen dan Felmy, Cellos mengaku bahwa turnamen kali ini juga diperuntukkan untuk dua jagoannya tersebut. “Sebenarnya, BYON Madness juga kami hadirkan sebagai bagian dari rangkaian Project Ongen dan Project Felmy. Seperti yang kita ketahui, gelar juara yang nantinya akan diraih oleh Ongen dan Felmy merupakan sebuah misi besar yang sedang kita usahakan bersama untuk mengangkat nama Indonesia di kancah internasional,” tambah Cellos. Tiket untuk menonton Byon Madness tersedia dengan berbagai pilihan yang sesuai dengan kebutuhan. Bagi yang ingin merasakan langsung atmosfer kemeriahan acara dan dekat dengan boxing ring, dapat membeli tiket menonton secara langsung melalui melalui situs resmi Kiostix mulai dari Rp180 ribu hingga Rp600 ribu.

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan