Timnas Indonesia Kandas di 8 Besar Piala Asia U-17 2025, Nova Arianto Layak Dipertahankan?

Setelah enam tahun menjabat sebagai asisten pelatih di berbagai kelompok umur Timnas Indonesia, Nova Arianto diangkat menjadi pelatih Timnas U-17 tahun lalu.

Diperbarui 16 April 2025, 18:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Setelah enam tahun berperan sebagai asisten di berbagai kelompok umur Timnas Indonesia, Nova Arianto mendapatkan kesempatan untuk menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 pada tahun lalu.

Perjalanan karier Nova Arianto sebagai pelatih dimulai ketika ia menjabat sebagai asisten pelatih Pelita Bandung Raya (PBR) pada tahun 2014 hingga 2015. Selanjutnya, ia melatih Madiun Putra pada tahun 2016, kemudian Bhayangkara FC U-21 dari 2016 hingga 2017, Lampung Sakti pada tahun 2017-2018, dan juga Bhayangkara FC pada tahun 2019.

Pengalamannya selama lima tahun sebagai asisten Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia, baik di level U-23 maupun U-20, menjadi modal berharga bagi Nova dalam memimpin Timnas Indonesia U-17 yang memiliki target untuk lolos ke Piala Dunia U-17 2025.

Nova memulai debutnya sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 di ajang Piala AFF 2024. Tim Garuda Muda berhasil meraih posisi ketiga setelah mengalahkan Vietnam dalam pertandingan tersebut.

Unggul di Tahap Kualifikasi

Setelah itu, Nova berhasil membawa Timnas Indonesia U-17 melaju ke Piala Asia U-17 2025. Garuda Muda menempati posisi runner-up pada babak kualifikasi Grup G setelah berkompetisi dengan Australia, Kuwait, dan Kepulauan Mariana Utara. Dalam Piala Asia U-17 2025, mereka tergabung di Grup C dan menunjukkan performa yang sangat mengesankan. Tim asuhan Nova ini berhasil meraih kemenangan di ketiga pertandingan yang mereka jalani.

Keberhasilan tersebut termasuk mempermalukan Korea Selatan dengan skor 1-0, menghancurkan Yaman 4-1, dan mengalahkan Afghanistan 2-0. Dengan hasil tersebut, Garuda Muda memastikan diri melangkah ke babak perempat final Piala Asia U-17 2025 serta mendapatkan tiket untuk berpartisipasi di Piala Dunia U-17 2025. Ini menjadi pencapaian yang sangat membanggakan bagi tim dan pelatih, serta menunjukkan potensi besar yang dimiliki oleh para pemain muda Indonesia.

Pernyataan Ketua PSSI

Timnas Indonesia U-17 memperoleh pengalaman berharga setelah melaju ke babak semifinal Piala Asia U-17 2025. Sayangnya, Garuda Muda harus menerima kenyataan pahit ketika kalah dari Korea Utara dengan skor telak 0-6 pada hari Senin, 14 April, di Stadion King Abdullah Sports City Hall.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Sebelum akhirnya dipulangkan oleh Korea Utara dari turnamen tersebut, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan tanggapan mengenai permintaan netizen untuk tidak mengganti pelatih di tengah jalan, setelah Nova Arianto berhasil membawa Timnas Indonesia U-17 lolos ke Piala Dunia U-17 2025. Erick Thohir menyatakan, "Saya rasa, hak prerogatif pergantian pelatih itu ada di PSSI dan kita punya perhitungan yang kita kalkulatif." Ia menegaskan bahwa keputusan untuk mengganti pelatih tidak semata-mata diambil berdasarkan keinginan pribadi atau hanya oleh sebagian anggota Exco. "Jadi, tidak mungkin pergantian pelatih ini karena 'oh saya sendiri yang memutuskan atau sebagian Exco'. Kita review total," tambahnya.

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan