Piala Dunia U-17 Semakin Dekat, Kendala Paspor Hantui Pemain Diaspora Indonesia

Timnas Indonesia U-17 menghadapi sedikit kendala terkait pemain diaspora jelang tampil di ajang Piala Dunia U-17 2023. Salah satu nama diketahui belum punya paspor Indonesia, sehingga terancam tak bisa ambil bagian dalam ajang sepak bola muda bergengsi.

Diperbarui 27 Oktober 2023, 14:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Chow dipandang punya kualitas mumpuni untuk masuk dalam skuad FIFA U-17 World Cup. Namun, persyaratan administrasi tetap harus dipenuhi jika hendak memastikan Chow dapat menjadi bagian dari Timnas Indonesia U-17.

"Coba tanya kesekjenan (kalau ingin tahu soal proses pembuatan paspor Chow), tanya administrasi. Secara kualitas, tim pelatih merekomendasikan dia pantas jadi bagian dari skuad Piala Dunia, tetapi ada persyaratan administrasi yang harus dilengkapi," papar Indra Sjafri.

"Seperti saya sampaikan, Chow ini sama amar seperti yang kami diskusikan untuk diperhitungkan masuk skuad," sambungnya kepada awak media.

Pemain Keturunan Lain Sudah Aman

Terlepas dari persoalan Chow, Indra Sjafri memastikan empat pemain diaspora lain sudah aman dari segi administrasi. Baik Amar Raykan Brkic, Maori Ananda Yves, Welber Jardim, maupun Ji Da-bin disebut sudah memiliki paspor Indonesia.

"Amar sudah (ada paspor). Amar bukan naturalisasi, dia keturunan yang sudah punya paspor, termasuk juga Ji Da-bin, Maori, dan Welber," papar sosok yang mengantar Timnas Indonesia meraih medali emas SEA Games 2023.

Sekadar informasi, Timnas Indonesia U-17 bakal mengalami penyusutan skuad jelang Piala Dunia U-17 2023. Pasukan Bima Sakti bakal mencoret delapan nama dan menyisakan 18 pemain ditambah 3 kiper untuk didaftarkan ke ajang sepak bola muda bergengsi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan