Gawat, Cuaca Ekstrem Menanti Pembalap di MotoGP Australia

Para pembalap mulai khawatir dengan prediksi cuaca jelang MotoGP Australia 2023 di sirkuit Philip Island. Angin kencang dan hujan diprediksi terjadi.

Diterbitkan 19 Oktober 2023, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Cuaca ekstrem diperkirakan terjadi MotoGP Australia yang berlangsung di sirkuit Philip Island pada Minggu (22/10/2023). Situs weather.com misalnya memprediksi 70 persen terjadinya hujan dan suhu puncak 14 derajat celcius.

Namun yang paling mengkhawatirkan yaitu kecepatan angin. Balapan di sirkuit Philip Island memang dikenal karena kencacngnya angin yang mencapai 40 sampai 65 km/jam.

Tapi kini diprediksi kecepatan angin bisa mencapai 80 km/jam! Berdasarkan situs Beafort Wind Sccale, angin dengan kecepatan 28-49 km/jam bisa dikategorikan sebagai hembusan kuat.

Sedangkan untuk kategori angin kencang berkisah 62 sampai 74 km/jam dimana ranting dan dahan pohon jatuh dari pohon, berjalan pun sulit. Sedangkan 75-88 km/jam itu angin super kencang dimana bisa akibatkan kerusakan ringan ke bangunan.

Kejadian buruk sempat terjadi di kualifikasi MotoGP Australia 2019. Saat itu, Miguel Oliveira tersapu angin saat melaju kencang di trek lurus. Fakta ini membuat penyelenggaraan MotoGP Australia 2023 pantas ditinjau ulang jadwalnya.

 

Kondisi Cuaca pada Jumat dan Sabtu Lebih Bersahabat

 

Kalau kondisi cuaca di hari Minggu sedikit menakutkan, berbeda dengan prediksi cuaca di hari Jumat dan Sabtu. Kondisi cuaca di dua hari itu lebih menguntungkan.

Kecepatan angin diperkirakan 30 km/jam dan cuaca berkisar 18-21 derajat celcius. Kemungkinan hujan juga di bawah 25 persen.

Inilah mengapa Johann Zarco menyarankan sprint race di hari Sabtu diganti saja menjadi balapan utama. Sedangkan di hari Minggu digelar sprint race, kalau cuaca memungkinkan.

 

 

 

 

Ganti Jadwal Sulit Dilakukan

 

Meski begitu sulit untuk mengganti balapan utama ke hari Sabtu. Hal ini tak dimungkinkan untuk Moto2 dan Moto3 dimana balapan dijadwalkan di hari Minggu.

MotoGP Australia bakal menjadi satu dari lima seri terakhir di musim ini. Persaingan dalam merebut juara makin menegangkan usai salip menyalip posisi terjadi di MotoGP Mandalika pekan lalu.

 

Jorge Martin Lempar Ancaman

Di luar itu, Jorge Martin yang mendapatkan sial di MotoGP Mandalika melempar ancaman kepada rivalnya, Francesco Bagnaia. Dia mengatakan masih percaya diri menjadi juara karena kecepatannya sulit dikalahkan.

Dia mengatakan crash di MotoGP Mandalika bukanlah sebuah bencana. Saat itu, Jorge Martin sudah unggul 3 detik dari Maverick Vinales sebelum akhirnya gagal rebut satu poin pun karena crash di tikungan 11.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Saya senang menjadi yang tercepat dan tak ada yang mendekati kecepatan saya. Saya senang kami punya kecepatan ini," katanya.

Halaman
Show All
Defri Saefullah, AY YustiawanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan